Linus Airways & Lorena Air siap terbang Desember
JAKARTA: Dua maskapai penerbangan baru, yakni Linus
Airways dan Lorena Air, segera beroperasi mulai awal
dan akhir Desember tahun ini. Pada tahap awal, kedua
maskapai itu akan menggarap beberapa rute domestik.
Direktur Angkutan Udara Ditjen Perhubungan Udara
Departemen Perhubungan Tri S. Sunoko mengatakan kedua
maskapai baru tersebut telah mendaftarkan pesawatnya
pada November.
"Maskapai yang akan terbang dalam waktu dekat adalah
Linus, sedangkan Lorena kemungkinan pada akhir tahun,"
katanya, akhir pekan lalu.
Dia menjelaskan Linus Airways telah mendaftarkan dua
pesawatnya dari jenis BAe 146-200 Jetliners produksi
BAE System Regional Aircraft, Inggris, ke Direktorat
Sertifikasi Kelaikan Udara (DSKU) Dephub.
Sementara itu, Lorena Air telah melaporkan persiapan
operasi dengan menggandeng Malaysia Airlines
Commercial & Engineering untuk perawatan pesawatnya.
"Lorena Air kemungkinan terbang akhir tahun ini, tapi
perlu diperoleh konfirmasi lebih lanjut," ujarnya.
Dia juga enggan menjelaskan rute penerbangan yang akan
dibidik kedua maskapai baru tersebut karena masih
dalam proses perizinan di Ditjen Perhubungan Udara.
Direktur Utama Linus Airways Julius Indra mengatakan
pekan lalu satu pesawat BAe 146-200 telah tiba di
Indonesia dari BAE System Regional Aircraft. Pesawat
pertama itu, ungkapnya, saat ini ditempatkan di
Bandara Pondok Cabe Jakarta untuk dicat dan diberi
logo sebelum memulai penerbangan perdana.
"Kami berencana mulai terbang awal Desember 2007,"
kata Julius. Dia mengatakan satu pesawat lain dari
jenis yang sama akan tiba dalam waktu dekat ini untuk
ditempatkan di bandara kedua.
Dua pangkalan
Linus Airways merencanakan memiliki dua pangkalan
(home base), yakni Jakarta dan Pekanbaru, Riau. Satu
pesawat di Jakarta akan melayani rute
Jakarta-Semarang, Jakarta-Tanjung Pandan, dan
Jakarta-Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.
Pesawat kedua di Pekanbaru akan menerbangi rute
Pekanbaru-Malaka, Malaysia, Pekanbaru-Medan, dan
Pekanbaru-Palembang .
Julius menyatakan pada tahap awal Linus berencana
mengoperasikan sedikitnya enam pesawat dari jenis yang
sama untuk menerbangi rute pengumpan (feeder).
Dirjen Perhubungan Udara Dephub Budhi M. Suyitno
sebelumnya mengungkapkan pihaknya akan menerapkan
kebijakan yang lebih jelas kepada pelaku bisnis di
penerbangan.
Saat ini, pihaknya memproses revisi beberapa aturan
yang berisi persyaratan yang memberi kelonggaran
masuknya pelaku bisnis baru di penerbangan.
Oleh Hendra Wibawa & Erwin Nurdin Bisnis Indonesia
RAHMAT GINTING
Travel Consultant
PT. TERULIN TRAVELINDO WISATA
Jl. Putri Hijau Baru No 21 - Medan
Sumatera Utara - Indonesia
Ph: 061 4521020 Fax: 061 4159820
____________________________________________________________________________________
Looking for last minute shopping deals?
Find them fast with Yahoo! Search.
http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping