Tanah Karo (SIB)
  
Tidak diketahui pasti apa penyebabnya, ruas jalan negara jurusan Kabanjahe-Aceh 
Tenggara (batas Pemprovsu dengan Propinsi NAD) kembali rusak parah. Sejumlah 
ruas jalan telah longsor dan lainnya retak-retak. Pihak terkait diharapkan 
secepatnya menanggulangi sebelum memakan korban.
  
Hal itu dikatakan anggota DPRD Karo Ingan Kembaren, Leo Kacaribu, Karim 
Sebayang, Kitemalem Peranginangin dan Dinasti Tarigan kepada SIB secara 
terpisah, Minggu (23/12) di Tigabinanga.
  
Katanya, kerusakan itu perlu segera ditangani pihak terkait, karena jalan 
Medan-Kabanjahe-NAD merupakan salah satu jalan transportasi yang padat dan 
vital setiap hari. Kalau sempat jalan di Desa Sarinembah Kecamatan Munte antara 
Kabanjahe-Tigabinanga putus, transportasi pasti total berhenti. Bahkan setelah 
jalan negara itu kembali rusak berat, tiap hari ada truk dan angkutan 
sejenisnya mogok dan sampai bermalam-malam “nginap” di ruas jalan yang rusak.
  
Demikian juga kerusakan parah lainnya antara Lisang-Butar-Lauperadep-Laubaleng 
dan sampai ke Laupakam Kecamatan Mardinding sebagai batas Kabupaten Karo dengan 
Aceh Tenggara (NAD) mendesak penanganannya. Karena ini juga ikut mengancam 
transportasi antar propinsi ini, tambah Kembaren dan Sebayang mengakhiri.
  
Ketika berkali-kali ingin dikonfirmasi SIB, Akhyar, selaku pimpinan dari Balai 
Satuan Kerja (Satker) yang menangani ruas jalan jurusan 
Kabanjahe-Laupakam-batas NAD, Sabtu (22/12) di kantornya di Kabanjahe tidak 
berhasil. Beberapa stafnya yang ditemui di kantornya, Kabanjahe menyebut, 
Akhyar tidak masuk.
  
“Bapak lebih sering di lapangan,” jelas stafnya setiap kali dikonfirmasi SIB. 
(M37/x)


Best Regarts

www.dausmedia.cjb.net

       
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals?  Find them fast with Yahoo! Search.

Kirim email ke