Note: forwarded message attached.

Best Regarts

www.dausmedia.cjb.net

       
---------------------------------
Never miss a thing.   Make Yahoo your homepage.
--- Begin Message ---
Pengalaman yang saya forward di bawah bukan mencerminkan seorang Don Juan, tapi 
lebih pada seorang Don "Hepeng"....hati-hati...


Joey Bangun



FYI ....

Best Regards, Sujati

Buat semua orang yang membaca email 
ini (terutama orang batak), mohon
setiap saat waspada dan berhati-hati jika 
ada orang yang menelepon
(pelaku kejahatan) dan kemudian menyatakan ingin 
berkenalan/mencari
jodoh, sehingga membuat orang tua/keluarga kita memberikan 
no telp/hp
anak perempuanya (borunya), keponakannya (berenya), etc supaya 
dapat
diajak kenalan. Hal ini aku alami sendiri (ini pelajaran yang 
berharga
:-)) 

Bersyukur sekali Tuhan terus menjaga dan melindungi aku 
sehingga para
pelaku kejahatan ini (komplotan) tidak berhasil mempengaruhi 
aku untuk
mendapatkan uang yang mereka harapkan masuk ke rekening mereka. 
Cerita
lengkapnya seperti ini:

Minggu, 4 November 2007, kira-kira jam 
16.30 WIB, aku mengaktifkan hp.
Ternyata ada sms masuk dr nomor: 
085885000976, yang isinya sbb: "Mat
hari minggu Yanti apa kbr di hari yg 
bahagia ini moga kbr baik salam
kenal buat keluarga, dari Dr. Jhohanes". Aku 
jawab spt ini: "Slmt hari
Minggu jg. Kabar sy baik. Maaf, dpt no sy dari 
siapa yah?" Kemudian,
orang tsb langsung menelepon. Intinya, dia dapat no hp 
aku dari
<!--
D(["mb","\u003cbr\>\nNantulangku (Bibi/Bule),        dia PTT di Timika dan akan 
pindah tugas ke\u003cbr\>\nRSCM. Dalam percakapan itu,        ada hal yg sangat 
&quot;aneh&quot;, berlebihan, ngga\u003cbr\>\nmasuk diakal, pokoknya ngga       
 banget deh... dia bilang begini &quot;... nanti\u003cbr\>\nYanty mau khan 
kerumah saya?        saya beli rumah di Cibubur tapi belum 
ada\u003cbr\>\nperabotannya, jadi minta        Yanty yang bantu cariin...&quot; 
(gila, kenal aja\u003cbr\>\nbelum dah sePD        
ini?!)\u003cbr\>\n\u003cbr\>\nSenin, 5 November 2007, kira-kira jam 07.00 WIB,  
      alarm hpku bunyi trus\u003cbr\>\naku bangun untuk aktifin hp, ternyata 
ada sms        dari Dr. Jhohanes. Pada\u003cbr\>\nsaat itu, ketika mau reply 
smsnya, ada suara        yang ingetin supaya aku\u003cbr\>\nberdoa dan saat 
teduh dulu. Akhirnya, aku        matikan hp dan melakukan doa\u003cbr\>\nserta 
saat teduh. Selesai itu, baru hp aku        aktifin. Langsung,
 Dr.\u003cbr\>\nJhohanes ini telp. Dia kasih tahu bahwa dia        sedang di 
BRI Timika\u003cbr\>\nmengurus rekeningnya karena sebelum keberangkatan        
ke Jakarta        dia sudah\u003cbr\>\nmenjual rumah dan mobilnya (dalam hati 
nih, koq dokter PTT        punya rumah\u003cbr\>\npribadi yah?! PTT berapa lama 
sih?! didaerah pula,        ck..ck..ck.. .).\u003cbr\>\n\u003cbr\>\nSetelah 
telp pertama, dia telp lagi...        ternyata dia bilang kalau 
di\u003cbr\>\nJakarta dia ngga bisa ambil cash dalam        jumlah besar, hanya 
bisa 5\u003cbr\>\njuta/hari (untuk yang ini aku percaya karena        pernah 
ngalamin sendiri di\u003cbr\>\nBank Mandiri). Akhirnya, dia pinjam no        
rekeningku untuk terima uang\u003cbr\>\ntransferan by RTGS sejumlah Rp. 450 
juta        (yah, aku pikir ngga papa\u003cbr\>\ndeh... ngga rugi ini :-))      
  \u003cbr\>\n\u003cbr\>\nSelesai telp kedua, dia telp lagi dong... dia bilang, 
akta        jual beli\u003cbr\>\nrumah yang
 di Cibubur dah selesai trus biaya notarisnya        ditanggung 
1/2\u003cbr\>\nPembeli dan 1/2 Penjual dan dia minta tolong supaya uang        
yang sudah dia\u003cbr\>\ntransfer ke rekening aku ditransfer ke rekening si    
    Pembeli di Bank\u003cbr\>\nDanamon KCP Kisaran 69285906 a/n Syafri sejumlah 
Rp.        6,7 juta . Dia\u003cbr\>\nbilang juga, si Penjual akan hubungi aku 
dan dateng        kekantor untuk",1]
);

//-->

Nantulangku (Bibi/Bule), dia PTT di Timika dan akan pindah tugas ke
RSCM. 
Dalam percakapan itu, ada hal yg sangat "aneh", berlebihan, ngga
masuk 
diakal, pokoknya ngga banget deh... dia bilang begini "... nanti
Yanty mau 
khan kerumah saya? saya beli rumah di Cibubur tapi belum ada
perabotannya, 
jadi minta Yanty yang bantu cariin..." (gila, kenal aja
belum dah sePD 
ini?!)

Senin, 5 November 2007, kira-kira jam 07.00 WIB, alarm hpku bunyi 
trus
aku bangun untuk aktifin hp, ternyata ada sms dari Dr. Jhohanes. 
Pada
saat itu, ketika mau reply smsnya, ada suara yang ingetin supaya 
aku
berdoa dan saat teduh dulu. Akhirnya, aku matikan hp dan melakukan 
doa
serta saat teduh. Selesai itu, baru hp aku aktifin. Langsung, 
Dr.
Jhohanes ini telp. Dia kasih tahu bahwa dia sedang di BRI 
Timika
mengurus rekeningnya karena sebelum keberangkatan ke Jakarta dia 
sudah
menjual rumah dan mobilnya (dalam hati nih, koq dokter PTT punya 
rumah
pribadi yah?! PTT berapa lama sih?! didaerah pula, ck..ck..ck.. 
.).

Setelah telp pertama, dia telp lagi... ternyata dia bilang kalau 
di
Jakarta dia ngga bisa ambil cash dalam jumlah besar, hanya bisa 
5
juta/hari (untuk yang ini aku percaya karena pernah ngalamin sendiri 
di
Bank Mandiri). Akhirnya, dia pinjam no rekeningku untuk terima 
uang
transferan by RTGS sejumlah Rp. 450 juta (yah, aku pikir ngga 
papa
deh... ngga rugi ini :-)) 

Selesai telp kedua, dia telp lagi 
dong... dia bilang, akta jual beli
rumah yang di Cibubur dah selesai trus 
biaya notarisnya ditanggung 1/2
Pembeli dan 1/2 Penjual dan dia minta tolong 
supaya uang yang sudah dia
transfer ke rekening aku ditransfer ke rekening si 
Pembeli di Bank
Danamon KCP Kisaran 69285906 a/n Syafri sejumlah Rp. 6,7 juta 
. Dia
bilang juga, si Penjual akan hubungi aku dan dateng kekantor untuk
<!--
D(["mb","\u003cbr\>\nserahin Akta Jual Beli (ok, aku bantuin deh... tinggal     
   minta tolong OB\u003cbr\>\naja,        
he3x).\u003cbr\>\n\u003cbr\>\nKemudian, si Penjual (Bpk. Syafri) telepon dari   
     nomor hp: 085282782555\u003cbr\>\ndan minta agar uang tersebut ditrasfer 
sebelum        jam 09.00 karena dia dan\u003cbr\>\nistri mau berangkat ke Medan 
(dalam hati        nih, ngga janji deh... nyampe\u003cbr\>\nkantor pasti jam 
09.30)... ngga berapa        lama, Dr. Jhohanes telepon lagi,\u003cbr\>\ndia 
bilang proses RTGSnya perlu waktu        beberapa jam jadi dia minta 
tolong\u003cbr\>\nsupaya uang sebesar Rp. 6,7 juta        pakai uang aku dulu 
(asli, kaget dan\u003cbr\>\nnyebelin banget nih... gila apa,        kenal belum 
dah pinjam duit?!). Tapi,\u003cbr\>\nentah kenapa sempet kepikiran        untuk 
bantuin (apa jangan2x aku dah kena\u003cbr\>\nhipnotis by phone yah,        
hikssss...)\u003cbr\>\n\u003cbr\>\nAkhirnya, uang sejumlah Rp. 6,7 juta
 aku bawa        dari rumah untuk\u003cbr\>\nditransfer ke rekening si Penjual 
dari Bank Danamon        dekat Pasar\u003cbr\>\nRawamangun. Selama dibajaj, 
yang ada dalam pikiranku        adalah: kayaknya\u003cbr\>\nini ngga bener 
deh... ada yang aneh... kalo aku        transfer bodoh 
banget...\u003cbr\>\njangan2x ini penjahat yang menipu lewat        telepon... 
maka aku putuskan\u003cbr\>\ntidak turun di Bank Danamon tapi langsung        
ke Arion untuk ngecek ATM\u003cbr\>\nMandiri dulu (kalau memang benar ada uang  
      sebesar Rp. 450 juta, baru deh\u003cbr\>\naku transfer, iya dong?!).      
  \u003cbr\>\n\u003cbr\>\nTernyata, uang itu tidak ada. Masih didalam mesin 
ATM, Dr.        Jhohanes\u003cbr\>\ntelp lagi, dia minta aku pastikan ke CS 
Bank Mandiri mengenai        proses\u003cbr\>\nRTGS. Mengikuti permintaannya, 
aku telepon CS Bank Mandiri Bapindo Plaza\u003cbr\>\n(5266601) dengan Mba Lies  
      dan diinformasikan prosesnya 2 jam (ato
 kurang\u003cbr\>\ndari 2 jam). Informasi        tersebut aku sms ke Dr. 
Jhohanes. Kembali dia\u003cbr\>\ntelp aku, minta agar uang        itu 
ditransfer saja dulu. Selesai dia telp,\u003cbr\>\nsemakin kuat dugaanku kalau  
      ini adalah sindikat yang selama ini\u003cbr\>\nmelakukan tindak kejahatan 
by        phone, yang menggiring korbannya untuk",1]
);

//-->

serahin Akta Jual Beli (ok, aku bantuin deh... tinggal minta tolong 
OB
aja, he3x).

Kemudian, si Penjual (Bpk. Syafri) telepon dari nomor 
hp: 085282782555
dan minta agar uang tersebut ditrasfer sebelum jam 09.00 
karena dia dan
istri mau berangkat ke Medan (dalam hati nih, ngga janji 
deh... nyampe
kantor pasti jam 09.30)... ngga berapa lama, Dr. Jhohanes 
telepon lagi,
dia bilang proses RTGSnya perlu waktu beberapa jam jadi dia 
minta tolong
supaya uang sebesar Rp. 6,7 juta pakai uang aku dulu (asli, 
kaget dan
nyebelin banget nih... gila apa, kenal belum dah pinjam duit?!). 
Tapi,
entah kenapa sempet kepikiran untuk bantuin (apa jangan2x aku dah 
kena
hipnotis by phone yah, hikssss...)

Akhirnya, uang sejumlah Rp. 
6,7 juta aku bawa dari rumah untuk
ditransfer ke rekening si Penjual dari 
Bank Danamon dekat Pasar
Rawamangun. Selama dibajaj, yang ada dalam pikiranku 
adalah: kayaknya
ini ngga bener deh... ada yang aneh... kalo aku transfer 
bodoh banget...
jangan2x ini penjahat yang menipu lewat telepon... maka aku 
putuskan
tidak turun di Bank Danamon tapi langsung ke Arion untuk ngecek 
ATM
Mandiri dulu (kalau memang benar ada uang sebesar Rp. 450 juta, baru 
deh
aku transfer, iya dong?!). 

Ternyata, uang itu tidak ada. Masih 
didalam mesin ATM, Dr. Jhohanes
telp lagi, dia minta aku pastikan ke CS Bank 
Mandiri mengenai proses
RTGS. Mengikuti permintaannya, aku telepon CS Bank 
Mandiri Bapindo Plaza
(5266601) dengan Mba Lies dan diinformasikan prosesnya 
2 jam (ato kurang
dari 2 jam). Informasi tersebut aku sms ke Dr. Jhohanes. 
Kembali dia
telp aku, minta agar uang itu ditransfer saja dulu. Selesai dia 
telp,
semakin kuat dugaanku kalau ini adalah sindikat yang selama 
ini
melakukan tindak kejahatan by phone, yang menggiring korbannya untuk
<!--
D(["mb","\u003cbr\>\nmentransfer sejumlah uang ke no        rekening 
tertentu.\u003cbr\>\n\u003cbr\>\nJam 09.30, Dr. Jhohanes telp lagi. Aku        
bilang, maaf banget aku tidak\u003cbr\>\npunya uang segitu dan dia minta tolong 
       supaya aku usahakan ke teman2x\u003cbr\>\nyang lain... aku bersikukuh 
bahwa        teman2xku tidak punya uang... aku\u003cbr\>\nbilang, bahwa gaji 
kami baru        ditransfer tanggal 5 dan tanggal 6 baru\u003cbr\>\nmasuk ke 
rekening karyawan        (untuk meyakinkannya, aku mengarang 
cerita...\u003cbr\>\nmaaf banget yah Tuhan,        saya berbohong :-)). Trus, 
dia bilang akan bicara\u003cbr\>\ndengan si        
Penjual.\u003cbr\>\n\u003cbr\>\nSetelah itu, dia kirim sms bunyinya begini: 
&quot;aku        jd pusing dia mara2 tdk\u003cbr\>\nmau nunggu tetap aja 
berangkat kt dia&quot;        akhirnya, aku reply dan sengaja\u003cbr\>\njawab 
begini &quot;duh, maaf banget yah bang        blum bisa bantu... nti pas
 makan\u003cbr\>\nsiang aku cek ke Bank Mandiri deh...        kalo udah masuk, 
langsung aku\u003cbr\>\ntransfer, ke no yg sudah di sms&quot; (gantian        
dong aku yang ngerjain, he3x)\u003cbr\>\neh, dia langsung telp bilang &quot;... 
ngga        usah dikirim lagi uangnya...&quot; dia\u003cbr\>\nbilang juga 
&quot;saya harus balik ke        Timika lagi karena menurut orang 
BRI\u003cbr\>\nada masalah di pengiriman        
RTGS...&quot;\u003cbr\>\n\u003cbr\>\nSaat ini dan hari2x ke depan, mungkin 
orang-orang        ini akan terus mencoba\u003cbr\>\nmencari korban. Untuk itu, 
saya sengaja menulis        kejadian ini untuk\u003cbr\>\nmenjadi pelajaran 
bagi orang lain. Tolong di forward        kepada yang lain\u003cbr\>\nyah  
:-)\u003cbr\>\n  \u003cbr\>\n\u003cbr\>\nBest 
Regards,\u003cbr\>\n\u003cbr\>\nLucy\u003cbr\>\n\u003ca 
href\u003d\"http://bitelucy.blogspot.com\"; target\u003d\"_blank\" 
onclick\u003d\"return
 
top.js.OpenExtLink(window,event,this)\"\>bitelucy.blogspot.com\u003c/a\>\u003cbr\>\n
       
\u003cbr\>\n------------------------------\u003cWBR\>---\u003cbr\>\nLooking for 
last minute shopping deals?  Find them fast with Yahoo! 
Search.\u003cbr\>\n\u003cbr\>\n[Non-text portions of this message have been 
removed]\u003cbr\>\n\u003cbr\>\n\u003c/p\>\n    \u003c/div\>  \n\n    \n    
\u003cspan width\u003d\"1\" style\u003d\"color:white\"\>\u003c/span\>\n    \n   
 \u003cdiv\>\n              \u003cspan\>\n          \u003ca 
href\u003d\"http://groups.yahoo.com/group/penulislepas/message/19102;_ylc\u003dX3oDMTM2ZWltajZpBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzI4MzI5MDYEZ3Jwc3BJZAMxNzA3MjM5MDQ3BG1zZ0lkAzE5MTAyBHNlYwNmdHIEc2xrA3Z0cGMEc3RpbWUDMTE5ODgwODk1OAR0cGNJZAMxOTEwMg--\";
 target\u003d\"_blank\" onclick\u003d\"return 
top.js.OpenExtLink(window,event,this)\"\>",1]
);

//-->

mentransfer sejumlah uang ke no rekening tertentu.

Jam 09.30, Dr. 
Jhohanes telp lagi. Aku bilang, maaf banget aku tidak
punya uang segitu dan 
dia minta tolong supaya aku usahakan ke teman2x
yang lain... aku bersikukuh 
bahwa teman2xku tidak punya uang... aku
bilang, bahwa gaji kami baru 
ditransfer tanggal 5 dan tanggal 6 baru
masuk ke rekening karyawan (untuk 
meyakinkannya, aku mengarang cerita...
maaf banget yah Tuhan, saya berbohong 
:-)). Trus, dia bilang akan bicara
dengan si Penjual.

Setelah itu, dia 
kirim sms bunyinya begini: "aku jd pusing dia mara2 tdk
mau nunggu tetap aja 
berangkat kt dia" akhirnya, aku reply dan sengaja
jawab begini "duh, maaf 
banget yah bang blum bisa bantu... nti pas makan
siang aku cek ke Bank 
Mandiri deh... kalo udah masuk, langsung aku
transfer, ke no yg sudah di sms" 
(gantian dong aku yang ngerjain, he3x)
eh, dia langsung telp bilang "... ngga 
usah dikirim lagi uangnya..." dia
bilang juga "saya harus balik ke Timika 
lagi karena menurut orang BRI
ada masalah di pengiriman RTGS..."

Saat 
ini dan hari2x ke depan, mungkin orang-orang ini akan terus mencoba
mencari 
korban. Untuk itu, saya sengaja menulis kejadian ini untuk
menjadi pelajaran 
bagi orang lain. Tolong di forward kepada yang lain
yah :-)


Best 
Regards,

Lucy
bitelucy.blogspot.com




      
____________________________________________________________________________________
Never miss a thing.  Make Yahoo your home page. 
http://www.yahoo.com/r/hs

--- End Message ---

Kirim email ke