Jual diri tidak hanya dilakukan di kalangan manusia karena bangsa monyet juga 
melakukannya. Monyet jantan juga suka jajan. Perilaku tersebut mungkin memang 
berakar dari nenek moyang primata. 
   
  Monyet makaka jantan, misalnya, diketahui bersedia ’membayar’ untuk dapat 
kawin lebih sering dengan monyet betina yang disukainya. Imbalan jasa yang 
ditawarkan kepada monyet betina berupa pelayanan istimewa mengambili kutu di 
sela-sela rambut. 
   
  Transaksi seks di antara monyet tersebut ditemukan Michael Gumert dari 
Universitas Teknologi Nanyang, Singapura. Ia mempelajari sekawanan monyet 
makaka berekor panjang yang terdiri dari 50 individu di Kalimantan Tengah 
selama 20 bulan. 
   
  Setiap monyet betina rata-rata melakukan hubungan seksual dengan lawan 
jenisnya 1,5 kali setiap jam. Namun, kecenderungan ini meningkat menjadi 3,5 
kali setiap jam setiap kali monyet betina diberi layanan khusus pencarian kutu 
oleh monyet jantan. Untuk sekali kawin, monyet jantan harus mencari kutu 
rata-rata selama 16 menit. 
   
  Jual beli seks di antara monyet-monyet tersebut juga dipengaruhi hukum pasar. 
Jika di sana terdapat beberapa monyet betina, ongkos yang harus dibayar pun 
menurun. Seekor monyet jantan cukup mencari kutu selama 8 menit untuk bisa 
kawin dengan betina yang diinginkannya 


sumber: http://www.kompas.co.id/ver1/Iptek/0801/03/135001.htm

Best Regarts

www.dausmedia.cjb.net

       
---------------------------------
Never miss a thing.   Make Yahoo your homepage.

Kirim email ke