Note: forwarded message attached.
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.--- Begin Message ---
Kasus Roswell: Benarkah Alien ada?
Penelitian di bidang sistem keplanetan di luar Tata Surya terus dilakukan umat
manusia. Penelitian tersebut berhubungan erat dengan pertanyaan mendasar ,
"Apakah kita sendiri di alam semesta ini?" Meskipun tidak memberikan jawaban
langsung, penelitian tersebut dapat menjadi salah satu tahapan penting dalam
rangka pencarian jawaban pasti dari pertanyaan yang dilontarkan. Bagaimana
dengan laporan dan bukti keberadaan UFO dan alien (ETI-extraterrestrial
intellegence) yang sudah ada selama ini? Apakah bukti yang ada tersebut tidak
cukup untuk menjawab pertanyaan ada-tidaknya makhluk tingkat tinggi selain
manusia di alam semesta?
Hingga kini perdebatan tentang ada tidaknya alien di alam semesta yang luas ini
belumlah tuntas, terkait dengan belum kuatnya bukti-bukti yang ada untuk
menyimpulkan bahwa memang benar ada peradaban lain tersebut. Untuk lebih
mudahnya, tentu saja peradaban lain tersebut yang nyata-nyata pernah berkunjung
ke Bumi untuk menunjukkan eksistensi mereka kepada manusia Bumi. Bentuk
interaksi yang dapat terjadi antara alien dan manusia dapat melalui fenomena
kenampakan.
Mayoritas laporan UFO termasuk jenis interaksi ini, baik berupa kesaksian
maupun bukti fisik misalnya foto dan rekaman video. Laporan kenampakan UFO
sudah terjadi di banyak tempat, hal mana menunjukkan tidak adanya kecenderungan
terjadinya kenampakan di daerah tertentu saja. Boleh jadi karena adanya
mekanisme pelaporan UFO, baik oleh institusi negara maupun yayasan swasta,
ditambah kesadaran masyarakat untuk melapor, jumlah pelaporan UFO di suatu
daerah jauh lebih banyak dibandingkan tempat lainnya. Selain tidak adanya
kecenderungan untuk muncul di daerah tertentu saja, laporan kenampakan UFO juga
disampaikan oleh banyak saksi dengan latar belakang yang beraneka ragam, mulai
dari petani hingga tokoh penting di masyarakat.
Modus interaksi lainnya berupa perjumpaan, meski dengan istilah yang dalam
bahasa asalnya adalah encounter ini terdapat potensi untuk terjadinya konflik
antara alien dan manusia. Bukti fisik yang dapat ditemukan melalui interaksi
ini antara lain jejak di tanah maupun tumbuhan (misalnya tanaman yang rebah,
patah, terbakar, atau terbang karena tertiup), benda yang berasal dari UFO
maupun alien (sedikit atau dalam jumlah besar), peningkatan aktivitas
radioaktif, dan gangguan medan magnet pada instrumen elektronik hingga timbul
kerusakan.
Bentuk interaksi lainnya adalah melalui penculikan (abduction). dalam interaksi
ini manusia sudah dapat berinteraksi secara langsung dari jarak dekat. Dari
berbagai kasus yang dilaporkan dapat diperoleh informasi tentang bagaimana
penculikan terjadi, apa saja yang terdapat di dalam wahana penculikan, termasuk
bentuk wajah dan postur alien yang dimaksud.
Meskipun jumlahnya sangat banyak, kesaksian dan bukti fisik yang sudah banyak
belum dapat dijadikan sebagai bukti kuat untuk menyatakan bahwa alien
benar-benar ada. Penyelidik dan ilmuwan yang mendukung teori keberadaan alien
menganggap bahwa sebagian ilmuwan mempunyai sifat yang skeptik dan tidak
ambigu, sehingga sulit untuk meyakinkan mereka mengenai adanya alien di alam
semesta.
Suatu panel yang terdiri atas tujuh orang ilmuwan di bawah pimpinan fisikawan
Peter Sturrock memberikan rekomendasi yang baik dalam melakukan penyelidikan
dan penelitian tentang UFO dan alien. Menurut panel tersebut kita memerlukan
kesaksian dalam jumlah yang banyak sekaligus jenis bukti fisik yang berjumlah
lebih dari satu. Sayangnya, hanya dalam beberapa kasus saja kedua hal tersebut
dapat dipenuhi. Untuk kasus seperti ini, penyelidikan dan penelitian lebih
lanjut perlu untuk dilakukan.
Otoritas yang berkuasa juga mempunyai pengaruh kuat dalam penyelidikan dan
penelitian masalah UFO dan alien ini. Pengaruh tersebut dapat bersifat positif
maupun negatif. Badan Antariksa Perancis telah mengambil kebijakan yang
mengatur penyelidikan kasus UFO pada tahun 1981. Kasus tersebut mempunyai dua
bukti fisik berupa jejak di tanah dan aktivitas radioaktif. Sayangnya, saksi
mata kejadian ini hanya satu orang. Contoh sebaliknya terjadi dalam kasus
Roswell.
Roswell adalah nama salah satu kota di negara bagian New Mexico, AS. Suatu hari
di minggu pertama bulan Juli tahun 1947, seorang peternak bernama Mac Brazel
menemukan adanya puing-puing aneh yang tersebar cukup luas disertai hadirnya
alur yang dangkal. Berdasarkan laporan Brazel, sheriff kota Roswell, George
Wilcoxx, mengontak AU AS (USAF-United States Air Force) yang bermarkas di
Roswell.
Kesatuan angkutan udara di Roswell adalah kesatuan ke-509, yaitu kesatuan bom
atom. Setelah melakukan penyelidikan, pada 8 Juli 1947 komandan kesatuan
ke-509, Kolonel Blanchard, mengeluarkan pernyataan bahwa bukti-bukti yang
ditemukan merupakan puing-puing yang berasal dari pesawat asing tak dikenal
yang telah jatuh (UFO). Kisah ini menjadi berita utama di berbagai surat kabar
sore pada tanggal 8 Juli 1947 dan koran pagi keesokan harinya.
Anehnya, beberapa jam kemudian muncul pernyataan dari Jenderal Roger Ramey,
komandan AU kedelapan yang menarik kembali pernyataan Kolonel Blanchard dan
meralat bahwa puing-puing yang ditemukan hanyalah puing balon udara cuaca
beserta perlengkapannya. Salah satu dari dua pernyataan tersebut pasti salah.
Dari bukti fisik dan kesaksian yang ada mengarah kepada pernyataan Kolonel
Blanchard sebagai pernyataan yang benar, sedangkan pernyataan Jenderal Ramey
sebagai cerita buatan untuk menutupi peristiwa yang sesungguhnya terjadi.
Pada 12 Januari 1994, seorang anggota kongres, Steven Schiff, menyatakan bahwa
Dephan AS tidak mau memberikan informasi mengenai kasus Roswell. Pihak angkatan
udara baru mengeluarkan laporan resminya sembilan bulan setelah pernyataan
Schiffatau 47 tahun setelah peristiwa Roswell! Laporan tersebut menganggap
pernyataan Jenderal Ramey sebagai pernyataan yang benar.
Petunjuk lain adalah tentang Area51, fasilitas rahasia milik AU AS yang
digunakan untuk mengembangkan dan menguji pesawat militer. Pada tahun 1989, Bob
Lazar, seorang ilmuwan yang pernah bekerja disana mengakui adanya pesawat yang
supercanggih dalam kompleks tersebut. Kemudian berkembang anggapan bahwa
pesawat terbang tersebut berasal dari peradaban lain yang jauh lebih maju
dibanding manusia. Dengan adanya pernyataan Lazar dan juga sangat tertutupnya
lokasi tersebut, dengan cepat Area51 menjadi lambang usaha pemerintah AS untuk
menutupi segala aktivitasnya yang berhubungan dengan UFO dan alien.
Kesaksian dari sejumlah saksi cukup kuat, namun bukti fisik berupa puing-puing
sudah dimiliki AUsehingga tidak dapat diselidiki oleh pihak luar. Meskipun
demikian, tidak semua bukti yang mendukung anggapan bahwa UFO pernah jatuh di
Roswell adalah benar. Sebagai contoh adalah tentang film autopsi alien. Film
ini sudah dinyatakan sebagai hoax alias bualan belaka, bahkan oleh peneliti
yang mendukung teori keberadaan alien di alam semesta.
Apabila saksi kejadian di Roswell nyata-nyata benar dan alien memang ada, sudah
menjadi hak setiap penduduk Bumi untuk mengetahui bahwa ras manusia tidak lagi
sendiri di alam semesta yang luas ini. Pengetahuan tersebut semestinya tidak
terikat oleh hak khusus yang hanya boleh dimiliki oleh sekelompok orang hanya
karena kekuasaan yang dimilikinya.
Dading H. Nugroho, M.Si., bergiat dalam popularisasi sains pada Najmascience
e-mail: [EMAIL PROTECTED]
--- End Message ---