Rehab Pasar Harus Dihentikan Rabu,
30/01/2008 KARO(SINDO)
Perwakilan Pedagang Pasar Buah Berastagi menyerahkan keputusan hasil voting
pedagang yang mayoritas menolak dilanjutkannya pembangunan pasar ke DPRD.
Dari 90 pedagang di pasar itu, sebanyak 50 pedagang menolak dengan tegas
rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo itu. Sikap ini langsung diserahkan
Ketua Pedagang Pasar Buah Berastagi Thomas Ginting. Anggota DPRD Maju Ginting
menerima langsung aspirasi itu, kemarin.
Selain surat pernyataan penolakan, dalam berkas yang diserahkan pedagang juga
turut melampirkan akta sewa-menyewa pedagang dengan Pemkab Karo serta fotokopi
kartu tanda penduduk (KPT) milik pedagang. Akta sewa-menyewa ini diberikan,
untuk menguatkan kalau yang memberi hak suara murni adalah pemilik kios yang
sudah berusaha di pasar ini sejak 23 tahun.
Ketua Pedagang Pasar Buah Berastagi Thomas Ginting saat ditemui SINDO usai
menyerahkan surat penolakan pedagang kemarin, berharap setelah diserahkannya
berkas tadi, DPRD Karo segera memverifikasi kembali hasil voting itu.
Dia mengatakan, perlu secepatnya dilakukan verifikasi agar segala sesuatu yang
berkaitan dengan kontroversi pembangunan pasar yang menjadi salah satu objek
wisata andalan Karo ini dapat segera terselesaikan, tanpa adanya konflik antara
pedagang dan Pemkab Karo.
Thomas juga menambahkan, bila dilihat dari hasil voting itu yang mayoritas
menolak pembangunan pasar, maka tempat penampungan sementara (TPS) yang
dibangun di pelataran parkir Taman Mejuah-juah Berastagi secepatnya dibongkar.
Mengingat sejak dibangunnya lokasipenampungan akhir tahun lalu, sangat
berpengaruh pada tingkat kunjungan wisata ke lokasi Pasar Buah
Berastagi,sebutnya.
Pasalnya,pengunjung menjadi enggan datang karena lahan parkir dipakai untuk TPS
tadi. Sekretaris Komisi B DPRD Karo Sudarto Sitepu saat ditemui kemarin
mengatakan, selain pihak pedagang yang menolak kelanjutan pembangunan Pasar
Buah Berastagi, pihaknya beberapa hari yang lalu juga sudah menerima pernyataan
pedagang yang menyetujui. Berkas itu diserahkan pedagang ke Dinas Pendapatan
Daerah (Dispenda), lalu diteruskan ke DPRD Karo.
Pernyataan pedagang yang menyatakan pembangunan Pasar Buah perlu dilanjutkan
sebanyak 40 pedagang. Jadi saat ini kita sudah menerima sebanyak 90 surat
pernyataan,sebut Sudarto. Jika tidak ada halangan, sebut Sudarto, DPRD Karo
akan memverifikasi seluruh hasil voting itu pada Selasa (5/2) mendatang.
Nantinya, seluruh pedagang dan Pemkab Karo akan diundang.
Dari hasil yang kita terima sekarang, lebih banyak pedagang yang menyatakan
penolakan dilanjutkannya pembangunanPasarBuah. Namun, data yang kita terima
tersebut akan kita verifikasi kembali, untuk menghindarkan adanya permainan
dalam pengumpulan suara oleh kedua belah pihak,terang Sudarto. (makmur
sembiring)
Best Regarts
www.dausmedia.cjb.net
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.