Bom, Modus Baru Konflik Pribadi
Irwan Nugroho - detikcom
Jakarta - Ledakan di Bali diduga bukanlah aksi terorisme, melainkan
dilatarbelakangi masalah antar pribadi. Hal itu menjadi modus baru konflik di
masyarakat.
"Membuat aksi yang dilatarbelakangi oleh bisnis dengan bom itu suatu hal yang
baru," ujar Kriminolog Universitas Indonesia (UI), Adrianus Meliala, saat
berbincang dengan detikcom, Minggu (18/2/2008) malam.
Namun, menurutnya, ledakan yang terjadi di Jl Kebo Iwa, Denpasar, itu tetap
menimbulkan dampak psikologis bagi masyarakat. Trauma yang timbul akibat Bom
Bali I dan II, terusik kembali.
"Trauma-trauma itu sebenarnya telah kering dan terkubur," sambungnya.
Untungnya, kata Adrianus, aparat Kepolisian segera mengadakan olah TKP dengan
cepat. Kesimpulan yang didapatkan, ledakan yang terjadi pada Jumat, 15 Februari
2008, itu bukanlah aksi terorisme.
Adrianus pun menjadi sanksi apakah pelaku ledakan terispirasi oleh Amrozi Cs.
"Kalau terinspirasi tentu bom-nya yang ditanam. Tapi menurut saya, itu jauh
sekali," imbuhnya. ( irw / ndr )
Best Regarts
www.dausmedia.cjb.net
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.