Inilah 10 Siaran TV Yang Perlu Diwaspadai Versi KPI
Arifin Asydhad - detikcom

 Jakarta - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat menetapkan sepuluh tayangan 
siaran TV bermasalah dan meminta publik untuk mewaspadainya. Tayangan-tayangan 
tersebut mencakup sinetron serial, variety show, dan tayangan anak.

Berikut 10 siaran TV tersebut seperti dalam siaran pers KPI, Jumat (9/5/2008) 
dan dipublikasikan di situs KPI: 

1. Cinta Bunga (SCTV)
2. Dangdut Mania Dadakan 2 (TPI)
3. Extravaganza (Trans TV)
4. Jelita (RCTI)
5. Mask Rider Blade (ANTV)
6. Mister Bego (ANTV)
7. Namaku Mentari (RCTI)
8. Rubiah (TPI)
9. Si Entong (TPI)
10. Super Seleb Show (Indosiar)

Penetapan ini didasarkan atas hasil evaluasi tim panelis yang diketuai oleh 
Prof. Dr. Arief Rahman, wakil ketua Dedy Nur Hidayat Ph.D, dan anggota Dr. Seto 
Mulyadi, Dra. Nina Armando MSi, Bobby Guntarto, MA, dan Ir. Razaini Taher serta 
dibantu oleh 11 orang analis.

Menurut anggota KPI Pusat bidang isi siaran, Yazirwan Uyun, dasar pertimbangan 
dianalisanya tiga jenis acara tersebut adalah laporan pengaduan tayangan 
bermasalah yang paling banyak menurut masyarakat ke KPI. Dan, tayangan-tayangan 
yang dianalisa oleh KPI yakni periode antara tanggal 1 sampai tanggal 13 April 
2008.

"Jumlah tayangan yang ada pada periode tersebut ada 198 tayangan atau episode 
dari 75 judul dan ditayangkan oleh 9 stasiun TV yaitu Indosiar, SCTV, TPI, 
RCTI, Global TV, ANTV, TVRI, Trans TV dan Trans 7," ujar Uyun ketika 
mengumumkan tayangan-tayangan bermasalah tersebut di hadapan para wartawan dan 
undangan di kantor KPI Pusat.

Dalam kesempatan itu, Ketua KPI Pusat, Sasa Djuarsa Sendjaja menerangkan, suatu 
tayangan dinilai bermasalah apabila mengandung unsur kekerasan (fisik, sosial, 
dan psikologis) baik dalam bentuk tindakan verbal maupun non verbal, pelecehan 
terhadap kelompok masyarakat maupun individual, penganiayaan terhadap anak 
serta tidak sesuai dengan norma-norma kesopanan dan kesusilaan.

Sementara itu, mewakili tim panelis, Nina Armando menjelaskan, hasil dari 
evaluasi secara umum tim panelis menyimpulkan bahwa banyak acara yang tidak 
mencantumkan klasifikasi acara sesuai usia khalayak. Kemudian, banyak acara 
non-anak ditayangkan pada jam anak-anak biasa menonton. "Banyak juga acara yang 
tidak memperhatikan norma kesopanan dan kesusilaan," ungkapnya.

Selain itu, kata Nina Armando, dari hasil eveluasi terdapat banyak tayangan 
menampilkan aksi kekerasan. Aksi kekerasan tersebut ditampilkan sebagai komedi 
dan juga terdapat penampilan kekerasan terhadap anak. Adapun yang terakhir, 
kata Nina, banyak tayangan menampilkan kata-kata kasar, merendahkan, melecehkan 
orang lain dan sebagian besar aksi tersebut ditampilkan sebagai komedi.

Dalam kesempatan itu, Ketua KPI Pusat, Sasa Djuarsa Sendjaja juga menyatakan, 
akan terus memantau secara periodik tayangan-tayangan TV bermasalah tersebut 
dan berjanji akan memberikan sanksi, apabila stasiun TV tidak melakukan 
perbaikan terhadap acara tersebut. ( asy / asy ) 

sumber:
http://www.detiknews.com/indexfr.php?url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/05/tgl/09/time/201601/idnews/937055/idkanal/10
  




Best Regarts

www.dausmedia.cjb.net

       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

Kirim email ke