Sabtu, 17 Mei 2008 01:58 WIB                      Medan Kehabisan Premium 
                                                                                
                                Terjadi Antrean Panjang Kendaraan Di Sejumlah 
SPBU
 
 WASPADA ONLINE
 
 (MEDAN) - Ribuan pemilik kendaraan bermotor baik mobil, angkot, sepeda motor 
maupun becak, Jumat ( 16/5) malam, kelimpungan mencari premium karena sejumlah 
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Medan, kehabisan stok premium. 
Antrean kendaraan terjadi beberapa SPBU yang masih memiliki stok.
 
 Pantauan Waspada hingga pukul 23-00, SPBU yang sudah memasang portal dan 
bacaan premium habis yakni di SPBU Jl. Abdul Haris Nasution, SPBU Jln Brigjen 
Katamso, SPBU Jln Sudirman, SPBU Jln Letda Sudjono, SPBU Jln Merak Jingga, SPBU 
Jl. T. Amir Hamzah, SPBU Teladan dan SPBU Simpang Limun. 
 
 Sementara antrean kenderaan terjadi di SPBU Jl. Yos Sudarso, SPBU Jl. Krakatau 
simpang Jln Cemara. Sementara beberapa SPBU sudah tutup seperti, SPBU Jl. 
Sutomo, SPBU Jl. Perintis Kemerdekaan, SPBU Jl. Karya.  
      
 Menurut salah seorang karyawan SPBU di Jln Sisingamangaraja, premium habis 
karena kapal yang membawa pasokan BBM tersebut terlambat. “Kabarnya jam 01.00 
malam nanti premium masuk,” katanya. 
 
 Secara terpisah, karyawan SPBU Jln AH Nasution, mengatakan, antrean itu karena 
ada beberapa SPBU kehabisan pasokan. Sehingga SPBU yang masih menyediakan 
premium diserbu masyarakat.
 
 Menurut dia, seharian kemarin permintaan memang tinggi. Biasanya pasokan 
normal untuk melayani konsumen selama 24 jam mencapai 17-18 ton. “ Itupun bisa 
sisa,” katanya. 
 
 Kemarin, katanya, dari pagi sampai pukul 22.00 stok sudah tipis dan pemilik 
kendaraan yang antre sampai pukul 22.00 dan tidak bisa dilayani lagi. Karena 
pasokan sudah habis, “katanya.
 
 Sementara itu, masyarakat pemilik kendaraan terlihat panik, apalagi kosongnya 
premium di sejumlah SPBU dikaitkan dengan isu akan naikknya harga BBM tersebut 
pada Jumat (16/5) malam. Sehingga, mereka menyerbu SPBU yang masih memiliki 
stok BBM.
 
 Kalangan masyarakat tidak percaya premium bisa habis, apalagi di saat 
pemerintah akan menaikkan harga. Untuk itu, masyarakat minta instansi terkait 
terutama polisi melakukan razia di setiap SPBU, karena tidak mungkin premium 
habis secara mendadak.
 
 ‘’Kalau pun keterlambatan kapal pemasok, juga harus diselidiki,kita nggak 
percaya yang gitu-gitu,’’ kata seorang warga Medan yang enggan menyebut 
namanya. (m15/m26/h11)

Best Regarts

www.dausmedia.cjb.net

       

Kirim email ke