sumber:
http://hariansib.com/2008/06/22/kapolri-saya-pilih-sumut-karena-saya-cinta-sumut/
Kapolri : Saya Pilih Sumut Karena Saya Cinta Sumut
Posted in Berita Utama by Redaksi on Juni 22nd, 2008
Parapat (SIB)
Kapolri Jenderal Pol Drs Sutanto memilih Sumatera Utara sebagai tempat
pencanangan penanaman sejuta pohon karena dirinya
cinta Sumatera Utara. “ Saya memilih Sumut untuk pencanangannya,
mengapa ? Karena saya cinta Sumatera Utara,“ ujar Kapolri disambut
tepuk tangan riuh para undangan, Sabtu (21/6) pada acara pencanangan
sejuta pohon di Dusun Bangun Dolok Kelurahan Parapat Kecamatan Girsang
Sipanganbolon Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara.
Kecintaan terhadap Sumatera Utara diceritakan Kapolri sebelum ia
menjabat Kapolri. Saat itu lanjutnya dalam “Fit and Profer Test” di
hadapan anggota DPR RI tiga tahun lalu, banyak pertanyaan tentang
kepolisian. Namun ada pertanyaan di luar materi yang dipaparkannya.
“Saya ditanya anggota Dewan, apa lagu kesukaan saya, Saya jawab lagu “
Sai Anju Ma Au”. Kenapa Saya jawab demikian, karena Saya cinta
Indonesia dan cinta Sumatera Utara, “tegasnya.
Dijelaskannya kalau dia (Kapolri) orang Jawa cinta Sumatera Utara,
tentunya orang Sumatera Utara lebih cinta tanah airnya daripadanya.
Kalau sampai orang Sumatera Utara merusak lingkungan tidak bisa
dibayangkan !. Berarti merusak kehidupannya sendiri, merusak anak
cucunya ke depan.
Oleh karena itu kata Jenderal berbintang empat tersebut, mulai hari ini
tidak ada lagi pembabatan hutan semena –mena dan harus diatur sesuai
dengan ketentuan yang ada. Lahan- lahan yang gundul diupayakan supaya
ditanam. Jangan kita ingin membuat rumah, memotong pohon untuk membuat
pintu, tiang dan sebagainya, lama – lama pasti akan habis.
“Kalau nanti sudah habis tidak ada penanaman, mungkin tidak sampai dua
puluh atau tiga puluh tahun habis Danau Toba. Tidak ada lagi kehidupan,
alangkah sayangnya Danau Toba yang indah, yang tidak ada duanya di
dunia ini, musnah karena ulah kita” ujar mantan Kapolda Sumut sembari
mengajak masyarakat Sumut memelihara, menghijaukan dan melestarikan
lingkungan.
Sutanto lebih lanjut menyarankan kepada Gubsu H Syamsul Arifin SE, di
samping Pemda juga mengupayakan penanaman, melalui peraturan daerah
(Perda) sudah sangat bagus sekali bisa dibuat. Mungkin juga bisa
diberlakukan kepada masyarakat yang hendak kawin menanam lima pohon dan
dia pelihara.
“Kalau semua warga Sumatera Utara yang mau kawin menanam lima pohon,
katakanlah ada 2 juta di kali lima sudah 10 juta pohon yang ditanam.
Kalau terus menerus generasi ke generasi akan menjadi “ hijo royo royo”
(lingkungan yang hijau dan asri) kembali, “simpul Kapolri.
Sementara itu sebelumnya, Gubsu H Syamsul Arifin SE dalam sambutannya
mengatakan mendukung pencanangan penanaman sejuta pohon dalam rangka
HUT Bhayangkara ke 62.
Dijelaskannya, ada pembabatan liar kita selalu dituding,aparat bilang
rakyatnya susah diatur, rakyat bilang oknum pejabat yang membeking
–beking, korban terakhir biasanya Bupati. Jangan selalu saling menuding
mari kita balik ini seperti Pak Sutanto, Pak Nurudin Usman yang menilai
apapun masalahnya hutan gundul dia tidak mencari siapa yang membabat
tetapi bagaimana kita menanam kembali.
Inilah pikiran yang diberi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Dimohonkannya
kalau boleh Gubsu mengeluarkan perintah, kepada Bupati, Walikota se-
Sumut untuk melakukan penanaman pohon mulai saat ini, karena apa yang
kita tanam hari ini besok kita akan menuai.
Mulai saat ini kita harus mau atau tidak mau menghadap Tuhan Yang Maha
Kuasa ada diminta pertanggungjawaban merusak alam ini, ada diminta
pertanggungjawaban pemimpin sampai dimana tanggungjawab Kau terhadap
kerusakan alam ini. Ada yang paling sakit ditanya kalian menonton saja,
alam yang aku punya ini, aku titipkan kepada Ummatku tidak kau jaga,
ini yang paling sakit, tak jelas.
Salah satu Firman Allah, aku tidak akan merubah alam ini, kecuali
hambaku yang merusaknya. Di akhir sambutannya Gubsu meminjam keimanan
Pak Tumanggor yaitu Sabda Jesus yang terakhir “ Oh Tuhan, Ampunilah
mereka- mereka ini, karena mereka-mereka ini tidak tahu apa yang mereka
perbuat”.
Kapolri Tabur Ikan di Danau Toba
Sebelumnya Kapolri didampingi Ibu dan Kapoldasu menabur 150.000 ekor
ikan nila ditengah Danau Toba Sumut. Dalam acara tersebut Kapolri dan
rombongan menumpang kapal KM Lopo Parindo dengan pengawalan ketat tim
gegana serta Dit Pol Air Poldasu. Usai melakukan penaburan ikan
rombongan Kapolri melanjutkan perjalanan ke Mapolsek Parapat
menyaksikan pelayanan gratis bagi masyarakat. Setelah acara di Parapat
selesai rombongan Kapolri menuju Medan guna kembali ke Jakarta .
Pada acara tersebut turut hadir Deputi Operasi Kapolri Irjen Pol Drs
Rubbani Pranoto, Deputi Humas Polri Irjen Pol Drs Abubakar Nataprawira,
para pejabat Mabes Polri, Gubsu H Syamsul Arifin SE beserta Muspida,
Pangdam Mayjen TNI Markus Kusnowo, para Bupati/Walikota, Kasatwil
sejajaran Poldasu, Para pimpinan perusahaan negara dan swasta serta
elemen masyarakat.
Acara turut diwarnai tor –tor somba dari Kabupaten Simalungun,
penyerahan rangkaian bunga kepada Ny Sutanto dan Ny Nurudin Usman oleh
dua mayoret, Marching Band binaan PT Toba Pulp Lestari. (M16/M18/S21/c)
Best Regarts
www.dausmedia.cjb.net