Petani Juga Harus Gunakan Pupuk Organik
Binjai, (Analisa)
Petani jangan hanya handalkan pupuk bersubsidi atau pupuk kimia, tapi juga 
harus mencampurnya dengan pupuk organik.
Hal itu dinyatakan Kepala Dinas Pertanian Kota Binjai Drs Kongsi Tarigan  
kepada wartawan di ruang kerja, Senin (8/7).
Jerami yang selama ini dibakar, tapi kali ini dapat
diolah hingga dapat dijadikan pupuk organik, termasuk pupuk kandang
juga dapat dijadikan pupuk, katanya.
Untuk Kota Binjai membutuhkan pupuk sebanyak 1.441 ton
bersubsidi saat ini menerima sesuai kuota sebanyak 650 ton setiap
tahunnya,jelas kita masih kekurang pupuk brsubsidi,baru 55 perosen
dapat diatasi, kata Kongsi.
Namun demikian, kita telah meminta kepada Gubsu, untuk
penambahan pupuk bersubsidi,tapi sampai saat ini permintaan itu belum
mendapat jawaban dari Gubsu, sebagai mengatasi kekuranganpupuk tadi
diimbau kepada pihak petani untuk memaksimalkan pupuk yang didapat
dengan mencampurnya dengan pupuk organik, kata Kongsi.
Hal ini sudah pernah di sosialisasikan kepada petani,
untuk Kota Binjai kita memiliki 96 Kelompok Tani di samping ada juga
petani yang tidak bergabung dengan kelompok itu.
Kongsi Tarigan menyebutkan, Dinas Pertanian Kota Binjai
ada mempunyai penangkar benih padi dan kedelai di Kecamatan Binjai
Selatan seluas 10 hektare penangkar benih padi dan 5 hektare penangkar
benih kedelai. (anaf)

Best Regarts

www.dausmedia.cjb.net



      

Kirim email ke