perlu renungan yang lebih dalam, 31 665 Rumah Tangga bukan angka yg sedikit untuk jumlah penduduk Kabupaten KARO. What happen ???? Apa yang harus dan dapat kita lakukan ???? Tell us bujur Nayan-Batam
--- On Wed, 7/16/08, Alexander Firdaust <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Alexander Firdaust <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [infokaro] 31.665 Rumah Tangga Menerima BLT Di Karo To: [email protected], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] Date: Wednesday, July 16, 2008, 3:42 AM Sumber: http://www.seputar- indonesia. com/edisicetak/ sumatera- utara/31. 665-rtm-terima- blt-2.html 31.665 RTM Terima BLT Wednesday, 16 July 2008 KARO(SINDO) – Hingga kemarin sebanyak 31.665 rumah tangga miskin (RTM) di Karo sudah menerima dana bantuan langsung tunai (BLT) yang penyalurannya dimulai sejak Senin (14/7). Kepala Kantor Pos Berastagi Sakat Berampu menyatakan, penyaluran BLT tersebut dilakukan bergantian antara satu desa dan lainnya hingga Desember mendatang.Hal ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan masyarakat yang akan mencairkan BLT. Dengan demikian, bantuan untuk masyarakat miskin tersebut benar-benar sampai ke tangan yang berhak. ’’Kami menjadwalkan pembagian BLT selama 10 hari. Apabila dalam jangka waktu tersebut masih ada RTM yang belum menerima,masih dapat diambil hingga Desember,” paparnya saat ditemui di sela-sela pengucuran dana BLT di Kantor Pos Berastagi kemarin pagi. Pembagian BLT ini dimulai pukul 09.00–14.00 WIB setiap hari. Sementara itu, saat pembagian kemarin pagi di Kantor Pos Cabang Berastagi, tampak ratusan penerima BLT dari Kelurahan Gundaling I,Berastagi, berdesak- desakan untuk mendapatkan kartu nomor urut dari petugas kantor pos yang dibantu petugas kelurahan. Padahal, panitia telah mengeluarkan nomor urut antrean. Karena banyaknya masyarakat yang akan mencairkan dana BLT, terjadilah desak- desakan antara sesama warga. Akibatnya, sejumlah pot bunga di kantor milik pemerintah tersebut pecah. Jabda Situmorang,warga Jalan Perwira,Gang Surya Indah, Berastagi, yang menerima BLT menyatakan tidak sabar menerima uang tersebut karena biaya kebutuhan hidup semakin tinggi. ’’Kami bukannya tidak mau antre,tetapi sudah tidak sabar lagi menerima uang. Maklum, biaya hidup selama ini sudah tidak sebanding dengan penghasilan sehari-hari,” ujarnya. Krismanto, salah seorang anak yatim piatu yang tinggal di Listrik Atas, Kelurahan Gundaling I, Berastagi––saat ini duduk di bangku kelas 6 SD––ketika ditemui seusai menerima BLT mengaku sangat bersyukur mendapatkan uang tersebut. Anak kedua dari empat bersaudara ini menambahkan, uang itu akan digunakan untuk membeli beras. ’’Ayah dan ibu saya telah meninggal.Kami akan menggunakan uang ini untuk membeli beras,”ujarnya yang saat ini tinggal dengan neneknya. Lurah Gundaling I KecamatanBerastagiH ermawatibr Kaban yang berada di lokasi penyaluran mengungkapkan, mereka berjanji tidak akan mempersulit proses administrasi penerima BLT. ’’Kami melakukan pelayananprimauntuk masyarakatpeneri ma BLT.Hari ini saya di sini untuk membuat surat-surat yang diperlukan warga,”ujarnya. Bentuk bantuan kelurahan yang dimaksud Hermawati itu, di antaranya secepatnya mengeluarkan kartu tanda penduduk (KTP) warga yang masa berlakunya sudah habis serta membuat surat keterangan bagi penerima BLT yang namanya di kartu dan KTP tidak sesuai yang tertera di kartu BLT. Berdasar data Kantor Pos Berastagi,jumlah RTM penerima BLT di seluruh Kecamatan Berastagi mencapai 3.426, dengan rincian Desa Doulu sebanyak 147 RTM,Kelurahan Gundaling I (482 RTM),Kelurahan Gundaling II (408 RTM). Desa Gurusinga (364 RTM),Desa Raya (382 RTM), Desa Rumah Berastagi (792 RTM), Desa Sempajaya (466 RTM), Kelurahan Tambak Lau Mulgap I (242 RTM),dan Kelurahan Tambak Lau Mulgap II (143 RTM).Pembagian BLT dilaksanakan berdasar urutan kelurahan/desa tersebut. Setiap hari BLT dibagikan di satu kelurahan/desa. (makmur sembiring) Best Regarts www.dausmedia. cjb.net
