yach...aku lenga bo kudat ja tampukna e....saja ngenca perlu denga tole kita erlajar guna pemetehta janah guna bangsanta......mekatep....merandal siakap man banta tapi si merandalta e megatin ndehken teman..... ibarat adi nangkih ateta ku datas...megatin si nangkihi gurung kalak guna nagkih...labo si buat redan, si pajekken, nteguh si ban perpajekna, emaka nangkih kita arah redan e...tentu kita lebe..emaka temannta si deban pe banci nangkih arah redan e. Bagi kata ku ndai..gatin la bage...gurung temannta nge si nangkihi ganti redan, nce ge..temanta e kertangka tading tulan, sementara kita mbestang ras mbor perban buena si pan LEMAK si la erturin...ma mbengkong nari temannta e si nangkihi ganti redan...banci banci penggel pe tulanna(gatin bage).... cheerssss
--- On Wed, 7/30/08, Alexander Firdaust <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Alexander Firdaust <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Re: [infokaro] MS Kaban: Saya Merasa Tidak Pernah Menerima To: [email protected] Date: Wednesday, July 30, 2008, 9:03 AM Sada dengang manuk kalak karo kutengah, tapi epe kepeken ma ka terpake (erkaskus lalap) Best Regarts www.dausmedia. cjb.net --- On Tue, 7/29/08, Anthony Malem Ukur <gurukinayan@ yahoo.com> wrote: From: Anthony Malem Ukur <gurukinayan@ yahoo.com> Subject: Re: [infokaro] MS Kaban: Saya Merasa Tidak Pernah Menerima To: [EMAIL PROTECTED] s.com Date: Tuesday, July 29, 2008, 6:48 PM Apa kesimpulan kita dari berita ini ?????????? --- On Wed, 7/30/08, Alexander Firdaust <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: From: Alexander Firdaust <[EMAIL PROTECTED] com> Subject: [infokaro] MS Kaban: Saya Merasa Tidak Pernah Menerima To: [EMAIL PROTECTED] s.com, [EMAIL PROTECTED] ps.com, komunitaskaro@ yahoogroups. com Date: Wednesday, July 30, 2008, 8:41 AM Sumber: http://kompas. com/read/ xml/2008/ 07/29/10291380/ ms.kaban. saya.merasa. tidak.pernah. menerima Menteri Kehutanan MS Kaban membantah tuduhan Hamka Yandhu yang menyebutkan bahwa dirinya menerima aliran dana Bank Indonesia sebesar Rp 300 juta. "Saya sudah jelaskan di KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) bahwa apa yang dikatakan Hamka Yandhu tidak benar. Saya merasa tidak pernah menerima," ujar Kaban yang dihubungi, Selasa (29/7) siang. Hamka Yandhu, mantan Ketua Subkomisi Keuangan di Komisi IX DPR, memberikan kesaksian dalam sidang dugaan korupsi penggunaan dana Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI) dan Bank Indonesia (BI) di Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Senin. Ia mengungkapkan, semua anggota Komisi IX DPR periode 1999-2004, yang berjumlah 52 orang, termasuk Kaban, menerima dana yang jumlah totalnya Rp 21,6 miliar. Kaban, disebut Hamka, menerima Rp 300 juta. "Angkanya saja simpang siur. Sebelumnya dibilang saya terima Rp 200 juta lalu Rp 300 juta. Dari angka saja tidak jelas. Bagaimana juga logikanya, saya kan tidak ikut dalam panitia revisi Undang-Undang Bank Indonesia," jelas Kaban. Kaban menduga Hamka Yandhu panik sehingga berusaha menyelamatkan diri dengan menyeret-nyeret nama orang lain. "Sehari sebelum diperiksa KPK saya menerima SMS dari nomor yang tidak saya kenal, yang isinya meminta saya untuk kooperatif saja atas apa yang disampaikan Hamka Yandhu. Apa maksudnya ini?" ucap Kaban. Menurut catatan Kompas.com, Kaban memenuhi panggilan KPK tanggal 9 Juni 2008. Ia dimintai keterangan terkait aliran dana BI. Saat ditanya apakah ia akan menempuh langkah hukum terkait tuduhan Hamka, Kaban menjawab, "Saya sudah memberikan keterangan di KPK. Itu sudah clear." Best Regarts www.dausmedia. cjb.net
