Disitulah tantangannya, bgmn membahas topik tsb dgn dewasa tanpa melanggar parameter yg hrs dijaga. Hal ini tentu berlaku pertama2 kpd penulis topik ini sendiri. Bukan berarti saya pribdi setuju dgn semua yg dituliskan oleh Pak Simb Bangun ini. Bukan begitu. Tetapi judulnya diatas mnrt saya bagus utk bahan diskusi, tetapi pd isinya terdpt hal2 yg hrs dikoreksi. Memperlakukan sex hrslah tetap berpegang pd aturan2 (pranata) yg ada, baik pranata sosial, agama yg melekat dan mengikat setiap individu dlm setiap interaksi sosialnya. Saya pribadi percaya semua ada aturan mainnya agar semuanya berjalan baik. Kecuali utk orang yg tdk hidup dlm masyarakat, misalnya dia hidup sendirian dihutan. CMIIW...
Bage sitik opiniku 'Palku Nde Iting na. /JK "il Cacciatore" "honest, clean & healthy life movement!" On SGH-i600 Blackjack -----Original Message----- From: "Dinas Ginting`s" <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: 8/20/2008 7:52 PM Subject: [infokaro] Re: Hubungan Sex Harus Dihargai, Disucikan, Dimuliakan, dan Dilindungi KERINA sAH-SAH SAJA SIBAHAS,TAPI JANGAN MENYANGKUT SARA....ME PAYO AKAPNDU IMPALKU MA CHARO... --- In [email protected], John MacKaro <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Sentabi kel, sharing saja...tp labo pemuja iblis tah pe pemuja free-sex: > > Menurutku topik dibwh sah2 saja dibahas, untuk menantang daya pikir dan wawasan kita, sejauh mana kita mampu memandangnya secara objektif sbg topik diskusi, menelaahnya dr semua sudut yg mgkn... [truncated by sender]
