Sumber: 
http://www.kompas.com/read/xml/2008/10/21/20374544/Situs.Putri.Hijau.Mulai.Digali

Peneliti dari Balai Arkeologi dan Pusat Studi
Sejarah dan Ilmu Sosial Universitas mulai menggali situs Putri Hijau di
Deli Serdang. Penggalian dilakukan untuk menyelematkan situs ini dari
ancaman perusakan. Penggalian ini persis bersebelahan dengan
pembangunan perumahan yang sedang berjalan."Pihak pengembang
perumahan mengizinkan kami meggali kawasan ini. Ini penting demi
penyelamatan jejak sejarah yang belum tergali," kata Kepala Balai
Arkeologi Medan Lucas Partanda Koestoro, Selasa (21/10).Menurut
Lucas, penelitian ini merupakan yang pertama kali dilakukan Balai
Arkeologi Medan. Sebelumnya pada 1996-1997 Balai Arkeologi Medan hanya
melakukan survei di tempat ini. Pada 2000, Balai Arkeologi melakukan
hal yang sama.Kali ini penggalian resmi mulai dilakukan secara serius setelah 
adanya banyak desakan dari kelompok masyarakat dan sejarawan.Di
tempat terpisah, Kepala Pusiss Universitas Negeri Medan Ichwan Azhari
mengatakan, penggalian di Putri Hijau penting artinya bagi kepentingan
ilmu sejarah sekaligus menghindari kerusakan karena adanya pembangunan
perumahan di kawasan itu."Kawasan ini bukan tempat sembarangan.
Jadi harus menjadi objek penelitian sebelum nantinya hilang beberapa
jejak sejarah penting," katanya.Situs Putri Hijau merupakan
jejak sejarah Kerajaan Aru abad ke-12 sampai 15. Kerajaan Aru dalam
literatur sejarah pernah berdiri dan berkembang di pesisir timur
Sumatera Utara. Pusat kerajaan ini berpindah-pindah seiring dengan
jatuh bangunnya kerajaan.Di sekitar tempat ini warga biasa
menemukan pecahan keramik abad ke-12 sampai 15. Tidak hanya itu, di
kawasan ini mudah ditemukan koin-koin kuno berhuruf China dan Arab.  

Salam Mejuah Juah

Karo Cyber Community



      

Kirim email ke