Ulasan Saja di bulan natal 


Natal dimana hari yang penuh dengan suka cita dan damai untuk setiap
orang yang telah menerima kelahiran Yesus Kristus ke dunia yang
menyelamatkan manusia dari dosa.

Setiap  orang yang saat ini merayakan hari yang penuh sukacita ini
akan mendapatkan kebahagiaan tersendiri. Bahkan NATAL juga sangatlah
bermanfaat untuk sosialisasi politik atau tebar pesona tapi kebanyakan
merayakan Natal dengan sungguh-sungguh dan menerima juru slamat datang
ke dunia.



tetapi pemikiran yang terjadi dan tampa kita sadari banyak juga dampak
terjadi di kehidupan kita nantinya, memang saat ini belum kita rasakan,
tetapi saya mengulas dari kegiatan natal-natal saat ini

kita contohkan GBKP dimana Gereja GBKP seluruhan berkisar 800 gereja
tersebar di seluruh dunia melaksanakan Natal dan menebang pohon cemara
untuk Pohon terang. dan ditambah dengan 2 Sektor saja melakukan Natal.
Sedangkan dalam satu gereja diperkirakan lebih dari 2 sektor.

Jadi Jika 800 gereja Menebang pohon cemara di tambah 1600 sektor
menebang pohon maka jumlah pohon yang ditebang sebanyak 2400 pohon.
Belum Permata dan KA/KR pun beraksi.



Jika untuk menanam Sawit seluas 1 Ha =  400 batang maka untuk 2400 batang 
dibutuhkan lahan 6 Ha.

Dalam pelaksanaan Natal tahun ini Gereja GBKP harus menggunduli lahan seluas 6 
Ha dalam 1 bulan saja. 

ini baru 1 Gereja, bayangkan HKBP 1600 gereja tersebar di dunia. Apa
yang terjadi jika begitu banyak jenis gereja di indonesia ini melakukan
hal ya sama bahkan dunia? Global warning.......mungkin kado natal
belakangan datangnya 



Saya telah SMS Menteri Kehutanan agar Pohon terang yang terbuat dari
plastik yang di jual di toko harus mendapat SUBSIDI dari pemerintah
(biaya reboisasi efektif)

Bujur nake.... enda pemikiren ngenca tah la kin siakap payo, Selamat Natal Man 
Banta Kerina Bujur





Maaf Yang Berilmu Tinggi



Andreas R. Bangun




      

Kirim email ke