Pemilu legislatif usai sudah. Penjajakan koalisi dimulai. Apakah hasilnya 
setimpal dengan biaya yang dihabiskan KPU sebesar 24 triliun? Rasanya jauh 
panggang dari api. Hajat 24 triliun (belum termasuk biaya iklan parpol yang 
juga mencapai 25 triliun) rasanya sekadar hajat bagi para elit semata. Rakyat 
yang katanya penentu, dalam kenyataannya hanya penonton. Tapi jangan berontak. 
Sebab itu adalah realitas politik yang terjadi di mana-mana. Pertanyaannya, di 
mana kita berada? Peran signifikan apa yang bisa kita mainkan dalam gawe besar 
itu? Pelajaran apa yang bisa kita petik dari pemilu ini dalam konteks orang 
karo? Jika berkenan mari kita saling berbagai ilmu, dan informasi. Diskusi 
sepeti ini mungkin ada gunanya karena Juli nanti negeri ini akan kembali 
memilih presiden dan wakilnya.
Petrus Barus
Wartawan Harian Merdeka Jakarta

--- On Sun, 4/12/09, Alexander Firdaust <[email protected]> wrote:

From: Alexander Firdaust <[email protected]>
Subject: [infokaro] Fw: Walikota Medan suka jalan berlobang2 ???
To: [email protected], [email protected], 
[email protected]
Date: Sunday, April 12, 2009, 11:27 PM












Enda ku foward ken kerna email keluhen kade-kadenta soal keadaan dalan 
berlobang i kota Medan, informasi selengkapna lit ibas email iteruh enda....

--- On Sun, 4/12/09, Nelson Absony Barus <sonab...@yahoo. com> wrote:


From: Nelson Absony Barus <sonab...@yahoo. com>
Subject: Walikota Medan suka jalan berlobang2 ???
To: daustco...@yahoo. com
Date: Sunday, April 12, 2009, 9:23 AM





 Walikota Medan suka jalan berlobang ???? jln. sunggal dari simpang jln Batang 
Hari ke simpang jln Gaatot Subroto masih bagus ( tidak ada lobang2) sejak 
kemaren diaspal hotmix dgn alat , , , , tapi yg dari simpang jln.  Batang Hari 
ke Sunggal berlobang2 parah ( ada yg hilang aspalnya pas simpang ringroad) di 
BIARIN dan sdh bertahun2 . . . . wa ka ka ka . . . wa kakakakakaksibar em bujur 

salam kenal ras mejuah




Nelson Absony Barus



















      

Kirim email ke