Sudah tercatat beberapa PILKADA di berbagai daerah-daerah di seluruh Indonesia di ikuti oleh balon-balon independen. Kalau saya tidak salah, PILKADA di Kabupaten Deli Serdang baru-baru ini diikuti oleh 3 pasang kandidat independen dari 10 pasang yang maju... Mohon dikoreksi. Bujur.
--- Pada Sel, 26/5/09, Alexander R Surbakti <[email protected]> menulis: Dari: Alexander R Surbakti <[email protected]> Topik: Re: [infokaro] Gerakan Independen untuk Mencari Cabup Tanah Karo 2010 Kepada: [email protected] Tanggal: Selasa, 26 Mei, 2009, 11:34 AM Mejuah-juah Belum lama ini MK tidak meloloskan uji materil untuk uu capres independen yang diperjuangkan Fadjroel Rachman dan kawan-kawan. Bagaimana dengan cabup, apakah bisa jalur independen? 2009/5/26 Imanta Sembiring <AIS_Meliala@ yahoo.com> Pemena kupetandaken lebe diringku, gelarku Imanta, mergangku Sembiring Meliala bebere Sinulingga. Ndeharangku beru Sitepu, pupus sada emkap tergelar si Roy Sembiring. Kami tading I Padang Bulan. Medan. Selanjutna, Ersentabi aku man seluruh anggota milis enda erkiteken “bahasa pengantar” sikugunaken emkap bahasa "pemersatu Republik Indonesia". Saya tergerak memberikan pandangan atas antusiasme dan kepedulian teman-teman, baik yang diungkapkan di milis ini maupun para alumnus SMA Negeri Kabanjahe yang telah memotori Seminar Sehari "MENCARI FIGUR BUPATI KARO 2010 MELALUI DEBAT MORAL" pada 23 Mei 2009 lalu di MKDU Universitas Quality Kabanjahe (selanjutnya disebut dengan "Seminar"), untuk mencari figur yang “TEPAT” memimpin Pemerintahan Kabupaten Tanah Karo untuk periode 2010-2015. Pandangan saya ini, hingga pada saat saya menuliskannya, hanya merupakan pandangan pribadi seorang Karo yang merindukan keunggulan Suku Bangsa Karo; sama sekali tidak mempunyai kepentingan yang mewakili partai apapun, maupun figur tertentu yang saya jagokan… Sebagai salah seorang yang kebetulan menghadiri Seminar, saya melihat ke-kurangjelas- an arah gerakan yang kalian rancang. Ini mungkin disebabkan karena langkah awal kalian sebagai gerakan independen ini juga ”disponsori” (baik secara sengaja ataupun tidak) oleh balon-balon yang sudah mulai “mengudara”…. Namun, sebagai langkah awal untuk menemukan formulasi kelembagaan gerakan independen ke depan yang lebih bagus, saya sangat setuju dan mendukung, yang akhirnya menjadi salut apabila gerakan kalian ini mempunya hasil yang berarti bagi penduduk Kab. Tanah Karo… Ke-kurangjelas- an arah yang saya maksud adalah: 1. Sebagai langkah awal gerakan independen, saya melihat kalian belum mewakili elemen-elemen yang nyata hidup ditengah-tengah masayarakat Kab. Tanah Karo. Sebagai contoh: kalau kita bicara ttg debat moral ada baiknya gerakan ini juga diwakili oleh para pembina agama, pemangku adat, dan sosiolog; kalau kita bicara ttg kelangkaan pupuk, ada baiknya ada keterwakilan petani; demikian juga dengan perbinaga, permotor, dsb., dsb. Ini penting untuk menjamin kompetensi gerakan ini ke depan. 2. Saya belum melihat kalian dapat menjaring kandidat ”balon” bupati (bakal calon) yang visioner, akuntabel, kapabel, dan ”menjual”. Pada saat Seminar, panitia sudah menampilkan tiga orang kandidat yang saya yakini belumlah menjawab apa dan siapa yang kami perdebatkan saat itu. Saya menghargai pandangan-pandangan dari kandidat Sdr. Drs. Sumbul Depari, M.Si; saya juga mengakui gagasan-gagasan dari Sdr. Robert Sinuhaji, SE adalah baik adanya; saya menghormati Sdr. Effendi Hansen Sinulingga karena telah memberikan warna baru sebagai kandidat dari etnis TionghoaTanah Karo. Tapi bagaimana dengan figur-figur lainnya, yang saya dengar akan menggunakan jalur independen juga, yang sayang apabila tidak dilihat dan didengar serta disimak profil dan paparan gagasannya untuk Kab. Tanah Karo? Figur-figur yang saya dengar itu antara lain adalah: Drs. Inget Sembiring (Bapak ini, kalau saya tidak salah lihat, hadir juga di Seminar tapi tidak mempresentasikan dirirnya...) Kena Ukur surbakti ”Karo Jambi” Drs. Nabari Ginting MSCPersadan Girsang, SH, MAKol. Inf. Drs. Abednego Sembiring 3. Untuk mengantarkan figur terseleksi menjadi calon independen sampai dengan memenangkan PILKADA, kalian harus mencari sumber dana yang ”cukup”. Uang itu bukan segalanya, tapi sekarang ini segalanya memerlukan uang... Masalah pendanaan jangan sampai ”mengikat” figur yang terleseleksi nanti. Anggaplah ajang yang kalian gagas ini seperti American Idol, dimana pada akhirnya audience/penonton yang membiayai dan mendukung pendanaan acara tsb melalui sms... Apa bisa? Pasti bisa ! Ini menarik sekali kalau bisa terlaksana.. . Karena, biasanya kita melihat para kontestan balon kepala daerah beramai-ramai ”menyiram” pemilihnya dengan uang, tapi forum ini malah mengharapkan kucuran uang dari para pendukungnya ! Karena semua kucuran dana itu rata seragam, tidak ada yang menumpuk di satu orang, satu kelompok atau segolongan sponsor, maka independensi forum ini akan terjaga. 4. Untuk mencapai ketiga hal di atas, kalian harus ”mengemas” gagasan kalian ini dengan sempurna! Perencanaan, organisasi, komunikasi, objektivitas dan transparansi harus tercermin dalam setiap langkah pelaksanaan forum ini... Sekian dulu tanggapan saya kali ini, semoga bermanfaat.. . Hidup Karo Raya... Bujur ras mejuah-juah kita kerina... Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang! -- Alexander R. Surbakti Lebih bersih, Lebih baik, Lebih cepat - Yahoo! Mail: Kini tanpa iklan. Rasakan bedanya! http://id.mail.yahoo.com
