T Karo (SIB)
Jabatan Wakil Bupati Karo sampai saat ini masih kosong, belum ada tanda-tanda
terisi menggantikan almarhum Ir Nelson Sitepu yang meninggal 28 Oktober 2008
silam. Sebelumnya 2 kandidat pengganti diusulkan 8 gabungan partai politik
(Parpol), 28 Januari 2009 kepada bupati Karo atas nama : Ir Sanusi Surbakti MBA
dan H Abdul Aziz Tarigan Sc S.Pdi, namun setelah 3 bulan baru ditolak bupati.
Usulan kedua diajukan 4 figur kandidat yaitu : Sopiana Br Sembiring (istri
almarhum Ir Nelson Sitepu), Persatuan Tarigan, Septa Peranginangin dan Kena
Ukur Surbakti.
Karenanya, diterima atau tidak diterima bupati 4 kandidat figur wakil bupati
pengganti yang kembali diajukan, sebaiknya 8 gabungan Parpol segera audiensi
dengan bupati. Apa maunya bupati, figur bagaimana yang diinginkan atau ada
figur yang telah ada dikantongi bupati sehingga kandidat yang diajukan tidak
salah lagi sehingga jabatan wakil bupati pengganti segera terisi.
Hal itu dikatakan Selamat Ginting ST dan Drs Ngadep Tarigan secara terpisah
kepada SIB, Sabtu (6/6) di Kabanjahe.
Selamat dan Ngadep yang termasuk 10 figur kandidat Wakil Bupati Karo yang
sebelumnya telah mengikuti fit and proper test beberapa waktu silam
dilaksanakan 8 gabungan Parpol di Berastagi, mengaku kecewa atas kinerja 8
gabungan Parpol yang mencalonkan 2 kandidat calon wakil bupati Karo pengganti
yang tidak mengikuti fit and propert tes, yaitu Kena Ukur Surbakti dan Septa
Peranginangin.
Sebaiknya, 8 gabungan Parpol, yaitu Partai PKB, PPP, PKPB, PBB, PKPI, PPDI,
Demokrat dan PKS segera audiensi dengan bupati Karo untuk mengisi jabatan
pengganti Wakil Bupati Karo. Apa kriteria dan siapa kandidat yang diinginkan
bupati sebaiknya langsung ditanyakan 8 gabungan Parpol agar jabatan wakil
bupati pengganti tersebut segera terisi,” ujar Selamat dan Ngadep menyarankan.
Sekretaris 8 gabungan Parpol, Anwar Sadat S.Sos yang dikonfirmasi SIB, Minggu
(7/6) melalui telepon selulernya membenarkan saran para kandidat Wakil Bupati
Karo pengganti agar segera terealisasi.
“Jauh-jauh hari, saya sudah mengusulkan kepada pimpinan Parpol untuk melakukan
audensi kepada bupati. Tapi kurang direspon. Saya kan hanya perpanjangan tangan
8 Parpol, bukan bisa menentukan. Informasi terakhir bahwa, DPRD Karo juga telah
mendesak bupati agar memproses pengisian jabatan pengganti Wakil Bupati Karo
untuk menyikapi surat gabungan 8 Parpol,” ujar Sadat.
Tentang isu salah satu oknum kandidat wakil bupati pengganti telah memberikan
uang Rp5 juta kepada masing-masing pimpinan 8 Parpol untuk memasukkan namanya
menjadi kandidat Wakil Bupati Karo pengganti kepada bupati Karo, tidak
diketahui pasti Anwar Sadat.
“Perihal pemberian Rp5 juta tersebut, silakan saja konfirmasi kepada
masing-masing pimpinan 8 Parpol, jangan kepada saya. Saya bukan pimpinan
Parpol, kecuali sebagai sekretaris 8 gabungan Parpol,” ujar Sadat.
Sejumlah pimpinan Parpol yang dikonfirmasi SIB secara terpisah baru-baru ini,
tidak dijawab. “Gak ada itu,” ujar Jerman Sitepu, Ketua DPC PKPI Karo
membantah. (M37/p)
Lebih bersih, Lebih baik, Lebih cepat - Yahoo! Mail: Kini tanpa iklan.
Rasakan bedanya! http://id.mail.yahoo.com