apa bener ya , yg high light itu orang KARO ????????????????????
 
kalau benar...bisa juga ya.......kok rasanya sebelum ini ga pernah ada orang 
Karo yg begitu..........padahal Janji-Janji yg di berikan pada orang KARO 
(selama ada pemerintahan di Indonesia) banyak...malah sampai sampai Orang KARO 
kasi oleh2 juga...tetap aja ga ada KALAK KARO..........capek deh janji mulu di 
pakai untuk "kuda tunggangan" aja....ntar yg terjadi malah "jual sana jual sini 
dagang sana dagang sini habis dong di jual semua".........
 
bujur
 
Nayan-batam
 
 
 

--- On Sun, 6/14/09, Alexander Firdaust <[email protected]> wrote:


From: Alexander Firdaust <[email protected]>
Subject: Re: [infokaro] Nama-nama tim sukses DR.SBY dan jabatannya
To: [email protected]
Date: Sunday, June 14, 2009, 6:02 PM












udah masuk berita resmi di situs berita online inilah.com , bisa dibaca 
selengkapnya disini http://pemilu. inilah.com/ berita/2009/ 06/11/114405/ 
politik-balas- budi-di-bumn- berlanjut/

Salam Mejuah Juah

Karo Cyber Community


--- On Sat, 6/13/09, La Mindo <la_mi...@yahoo. com> wrote:


From: La Mindo <la_mi...@yahoo. com>
Subject: [infokaro] Nama-nama tim sukses DR.SBY dan jabatannya
To: suara_rakyat_ indonesia@ yahoo.com
Date: Saturday, June 13, 2009, 10:12 AM









Renungann... ...

Buat pemerhati Indonesia Lebih Baik, saya ada pertanyaan. apakah harus menjadi 
tim sukses Pilpres terlebih dahulu untuk menjadi seorang komisaris BUMN? 
Bagaimana mau memperbaiki kinerja BUMN yg professional, sementara pemerintah 
mengangkat seorang komisaris yg sama sekali enggak pernah berkarier di dunia 
professional? 
Ini  mirip-mirip dengan apa yg dilakukan Pemerintahan Soeharto…..

Beberapa anggota tim sukses DR.sby  pada Pilpres 2004  yg diangkat menjadi 
komisaris BUMN :
1. Dino Patti Djalal menjadi Komisaris PT Danareksa.
2. Syaifullah Yusuf menjadi Komisaris Bank Rakyat Indonesia (BRI)
3. Andi Arief (PT. Pos Indonesia) 
3. Mayjen (Purn.) Samsoeddin (mantan Sekjen Tim Kampanye) menjadi Komisaris 
Jasa Marga, 
4. Umar Said (mantan Ketua Seksi Kampanye) menjadi Komisaris Pertamina, 
5. Brigjen Rubik Mukav (mantan Ketua Seksi Pengumpulan dan Pengolahan Data) 
menjadi Dewan Pengawas TVRI, 
6. Hazairin Sitepu (mantan Waka Seksi Pengumpulan dan Pengolahan Data) menjadi 
Ketua Dewan Pengawas TVRI, 
7. Mayjen (Purn) Soeprapto (mantan Ketua Seksi Pembinaan, Penggalangan, dan 
Pengerahan Massa) sebagai Komisaris Indosat, 
8. Yahya Ombara (Sekretaris Seksi Pembinaan, Penggalangan dan Pengerahan Massa) 
sebagai Komisaris PT Kereta Api Indonesia (KAI), 
9. Mayjen (Purn) Sulatin (mantan Koordinator Wilayah Sulawesi) sebagai Dewan 
Pengawas Bulog. 
10. Heri Sebayang (PTPN Sumatera Utara), 
11. Syahganda Nainggolan (PT Pelindo).
12. Aam Sapulete menjadi komisaris PT Perkebunan VII (Lampung).


La Mindo 
demi Indonesia... ..

















      

Kirim email ke