Sumber selengkapnya: 
http://pemudaindonesiabaru.blogspot.com/2009/06/batu-menjadi-sup-untuk-presiden.html

Alkisah pada jaman dulu ada seoarang pemuda yang mengebara dari satu desa 
kedesa lain untuk mencari arti hidup. Pada suatu hari pemuda tersebut sampai 
pada satu desa yang sunyi. Dipusat desa dia menemukan beberapa orang sedang 
duduk berbincang-bincang dan bertanya kepada mereka, apa yang sedang terjadi 
pada desa tersebut sehingga desa tersebut macam desa tidak berpenghuni. 
Penduduk desa itu menjawaba bahwa hal itu terjadi karena desa tersebut sangat 
menginginkan sup yang enak. Akan tetapi mereka tidak mampu membuatnya karena 
tidak mempunyai bahan-bahan. Hal itulah membuat orang desa tersebut putus 
kehilangan gairah untuk hidup.

Mendengar jawaban dari orang desa tersebut pemuda itu pergi kepenggiran desa 
dan mengambil sebiji batu krikil dan kembali kepada mereka. Kemudian pemuda itu 
berkata kepada mereka bahwa dia mampu membuat sup yang enak untuk mereka karena 
dia punya batu ajaib . Mendengar hal itu penduduk desa itu semua berkumpul di 
lapangan. 

Setelah semua penduduk berkumpul pemuda tersebut meminta kepada penduduk agar 
menyediakan kuali yang besar yang telah diisi oleh air penuh dan ditempakan 
pada perapian. Sebagian penduduk bertanya tanya dan ada juga yang pesemis 
dengan hal itu. Tapi karena pemuda tersebut mengatakan mempunyai batu ajaib, 
penduduk desa tersebut hanya menurut saja.

Kuali telah berada ditungku perapian dengan air penuh. Pemuda tersebut memasuk 
batu "ajaib" nya tadi. Beberapa saat kemudian pemuda itu mengaduk dan 
mencecapnya dan berkata, sup enak, tapi alangkah lebih enak bila ditambahkan 
sedikit garam, seorang penduduk mengatakan bahwa dia mempunyai garam dan 
langsung mengambilnya kerumah. Pemuda tersebut memasukkan garamnya dan 
mengaduknya dan berkata ohh.. makin enak, tapi makin enak bila ada sedikit 
cabe. Seorang penduduk mengatakan dia punya cabe dan mengambilnya dikebun. 
Pemuda tersebut mengaduknya kembali dan menyatakan hal sama seperti awal 
sehingga bawang, daun prei, daun sup, kentang, wortel, dan daging dll ( Bumbu 
Sup) telah ada dan telah dimasukkan kedalam kuali.

Aroma Sup sudah menyebar dan baunya enak sekali, membuat penduduk desa nampak 
berseri-seri. Beberapa saat kemudian sup sudah masak. Pemuda tersebut 
mempersilahkan penduduk desa mencicipinya. Sungguh sup yang enak dan lezat. 
Penduduk desa tersebut sungguh gembira ria menikmati sup yang lezat tersebut. 

Pendudk desa tersebut semu kebagian. Desa yang sepi tersebut kembali menjadi 
desa yang meriah dan punya gairah untuk melanjutkan hidupnya. Melihat hal itu 
pemuda tersebut pamit kepada penduduk desa tersebut. Penduduk desa terebut 
sangan berterima kasih kepada pemua tersebut. Setelah berjalan beberapa 
langkah, seoarang penduduk berseru, hai pengembara batu "ajaib" mu ketinggalan. 
Pemuda itu berkata, simpan saja untuk kalian. Kemudia pendudk desa tersebut 
bertanya bagaiman menggunakan batu tersebut kalau mereka mau membuat sup. 
Pemuda itu menjawab, ada dan tanpa ada batu tersebut kalian tetap bisa membuat 
sup seperti tadi bila kalian membuat sup dengan cara seperti tadi.

Dari cerita diatas banyak sekali makna yang dapat kita peroleh yang bisa kita 
pelajari untuk kehidupan kita terkhusus bagi seorang pemimpin. Dimana seorang 
pemimpin haruslah mampu membuat hal kecil menjadi besar. Membuat rangsangan 
agar orang lain dapat bekerja sama dalam mencapai tujuan bersama. Karena banyak 
kelebihan dan kekurangan manusia bila disatukan akan menjadi kekuatan yang luar 
biasa. 









      Lebih Bersih, Lebih Baik, Lebih Cepat - Rasakan Yahoo! Mail baru yang 
Lebih Cepat hari ini! http://id.mail.yahoo.com

Kirim email ke