Salam
 
Ada PERBEDAAN BESAR antara berpikir POSITIF dan MENGHIBUR DIRI
KAlo cuman mengandalakan dan menunggu  Pemangku kepentingan, gak akan kemana2 
negara ini
JAdi lebih baik kalo kita kirim saja Agen Keonaran ( bisa dari TKI ) kita ke 
MAlaysia . . (kontra intelejen)
bukan jadi TKI tapi buat keributan disana jadi orang2 malaysia gak sempat 
klaim2 lagi soalnya mereka sibuk ngejar2 Agen kita
Heheheh.... just an Opinion
 
Best Regards
 
 
Risky A

--- On Mon, 8/24/09, Candra Ridou Ginting <[email protected]> wrote:


From: Candra Ridou Ginting <[email protected]>
Subject: Bls: [infokaro] Malaysia- Teror Bom - Klaim Tari Pendet
To: [email protected]
Date: Monday, August 24, 2009, 4:52 AM


  




Ada nasehat seorang pawang mengatakan "kalau mau nangkap ular, tangkap kepala 
nya dan bukan ekor nya".
Menyambung ke kasus peng-klaiman tari pendet, siapa yg bertanggung- jawab?

Aku coba copy-paste kan opini yg pernah kulontarkan tentang kasus ini yg pernah 
menjadi topik pembahasan di fb :
Pengkaliman Tari Pendet oleh Malaysia, wajar kah ?
Aku ga begitu yakin kalo pemerintah sudah mematenkan tarian pendet ini sbg 
kebudayaan khas negeri tercinta. Jadi kita ga punya dasar yg kuat utk 
meng-klaim kalo itu milik kita.
Ada kemungkinan fenomena nya seperti ini : ada beberapa org yg dulu warga INA 
pindah dan menetap di Malay, serta menjadi warga sana. Nah, mrk coba kembangkan 
tarian tradisional (asal INA) yg mrk punya. Kemudian dijadikan sbg aset 
kebudayaan mrk. Wajar kah mrk meng-klaim tarian itu juga milik mrk?  Sepertinya 
sah2 saja.
Kemungkinan kedua, pelancong asal malay datang ke wilayah INA dan mempelajari 
budaya nya. Dikarenakan masyarakat kita terkenal dengan ramah-tamah nya dan 
sangat senang disanjung2, alhasil mrk mengorek ilmunya lebih dalam dan kemudian 
mengembangkan serta melestarikan budaya itu di negeri mrk. Unik nya, mrk mampu 
berpikir satu-dua langkah ke depan dengan menjadikan ini bukan hanya sbg aset, 
melainkan omset yg sangat bernilai-jual tinggi. Dan beberapa kemungkinan lain 
nya. 
Fyi, tanaman khas Kalimantan baru2 ini juga sudah dipatenkan oleh Amrik. Nama 
tanaman nya pasak bumi. 
Aku coba lihat sisi positif dan negatif dari smua kasus ini.
Positif :
(a). Sbg bahan introspeksi pemangku kepentingan terhadap pelestarian budaya 
daerah utk lebih mengenal dan benar2 melestarikan serta mempromosikan nya baik 
sbg aset maupun omset yg sangat penting.
(b). Kita bisa berbangga bahwa ada negara lain yg sudah benar2 terpikat hati 
nya dengan budaya INA. Kita merasa terbantu memperkenalkan budaya daerah dengan 
ada nya aksi mrk. Ada pepatah yg mengatakan "bangkai yg disimpan rapat2 pun 
akan kecium juga akhir nya", jadi ujung2 nya akan ketauan juga itu adalah asli 
dari budaya kita. Nah, proses di awal (promosi oleh Malay) kan sudah cukup baik 
utk mengenalkan budaya kita ke dunia Internasional.  Jadi, salah satu langkah 
memajukan dunia pariwisata sudah terpenuhi.
(c). Kasus ini akan sangat membantu rakyat INA utk lebih mempererat rasa 
persatuan dan kesatuan. Rasa senasib-sepenanggun gan nya akan semakin mencuat. 
:-)
Negatif :
(a). Borok nya para pemangku kepentingan semakin mencuat.
(b). Budaya Jepang mengenal isitilah kaizen atau continuous improvement, 
kesalahan yg sama tidak akan pernah ter-ulang sampai kedua bahkan ketiga kali 
nya. Kegagalan dikarenakan faktor yg sama terjadi ber-ulang benar2 fatal. Para 
pemangku kepentingan benar2 tidak bisa belajar dari 'kesalahan/kecolong an' 
pertama.
c. Negara luar akan lebih dikenal daripada negeri tercinta ini. 

Dengan tetap berlandaskan pada sikap berpikir positif, mudah2-an kasus ini bisa 
'mencambuk' para pemangku kepentingan utk lebih mencintai serta benar2 serius 
dalam mengembangkan budaya negeri sendiri.
Jaya lah Indonesia ku!



thanks & best regards,
- Candra Ridou Ginting -












Dari: param sumatera <param_sumatera@ yahoo.co. id>
Kepada: ElshintaGroup@ yahoogroups. com; Forum-pembaca- kom...@yahoogrou 
ps.com; wartawanindonesia@ yahoogroups. com; mediac...@yahoogrou ps.com; 
infok...@yahoogroup s.com; komunitaskaro@ yahoogroups. com
Terkirim: Senin, 24 Agustus, 2009 18:27:46
Judul: [infokaro] Malaysia- Teror Bom - Klaim Tari Pendet

  





 Sumber : http://pemudaindone siabaru.blogspot .com
Malaysia dan teror Bom di Indonesia

Sikap dan prilaku malaysia beberapa tahu ini sungguh membuat darah kita sebagai 
bangsa yang bermartabat merasa dilecehkan.
Sipadan dan ligatan yang direbut dengan konspirsi politik dunia, kunyit yang 
telah dipatenkan, melakukan provokasi di blok ambalat, pengklaiman beberapa 
budaya asli indonesia seperti yag terahangat baru-baru ini yaitu tari pendet. 
beberapa hal ini tentunya merupakan bentuk pelecehan kepada bangsa indonesia 
sebagai bangsa yang berdaulat. Wilayah kita telah diambil, kemudian tanaman, 
dan budaya kita.

Dibeberapa forum, ada juga yanag menyatakan bahwa jangan-jangan Malingsia yang 
merupakan dalang kerusuhan/ teror bom yang ada di indonesia. Indikasinya memang 
ada karena yang mejadi dalang bom tersebut merupakan warga negara malaysia.Dan 
bebarapa postingan dimilis menyatakan bahwa Nordin M Top an DR.Azhari merupakan 
agen asing.

Bila kita telurusi dan telaah dengan seksama, teror bom yang dilakukan jaringan 
Noerdin M Top semuanya berada dipadati warga asing, hal ini bertujuan untuk 
merusak stabilitas negara indonesia, agar investor ragu menanamkan investasinya 
di Indonesia, begtu juga turist , akan enggan datang ke indonesia.

jadi Menurut pemuda Indonesia baru, Gerakan teroris yang ada di indonesia lebih 
dari pada sekedar gerakan penegakan idiologi islam akan tetapi ada kepentingan 
lain dibalik itu. Dengan bertopeng Penegakan Idilogi islam dan solidaritas 
muslim ditimur tengah yang sasarannya adalah bangsa asing (USA, dan sekutunya) 
alasan gerakan teror ini sangat tidak rasional.

Ada satu pertanyaan yang juga sangat menarik, yaitu mengapa aksi teror dibuat 
di Indonesia? Seperti yang kita ketahui bahwa dalang teror di Indonesia adala 
warga negara malaysia, mengapa mereka tidak melakukan gerakan teror di negara 
muslim lain misalnya malaysia ? toh juga sama-sama negara yang mayoritas 
penduduknya islam.

Jadi Menurut Pemuda Indonesia Baru. bahwa aksi teror bom di indonesia saat ini 
adalah Gerakan Intelijen Asing, yang mempunyai kepentingan di indonesia, 
waspadalah-waspadal ah...!!!  

Relevansi BOM Bali dengan Klaim Tari Pendet.

Bom Bali 1 dan 2 beberapa tahun lalu membuat situasi pariwisata kita menjadi 
shock. Setelah kejadian itu banyak turis macanegara mengurungkan niatnya untuk 
berlibut di indonesia khusunya di Bali dan ada beberapa negara megadakan 
larangan kunjungan bagi rakyatnya ke indonesia. Hal ini secara  ekonomi dan 
politik sangat merugikan bangsa indonesia.

Bali tetap pulau dewata yang terus diminati, waluapun ada teror bom dan 
larangan beberapa negara tidak iklim wisata bali menurun. Beberpa waktu setelah 
Bom bali tersebut iklim wisata bali kembali normal, karena dengan balutan 
budaya dan wilayah yang indah bali tetap objek wisata yang menarik.

Pelaku dan dalang aksi bom telah terungkap yakni jaringan Nordin M top Yang 
nota bene adalah warga negara malaysia. Beberapa pelaku telah dihukum sesuai 
dengan perbuatannya, akan tetapi dalangnya sampai kini yaitu Nordin M Top belum 
juga diketahui keberadaanya.

Setelah Bom Bali, di indonesia masih terjado beberapa aksi teror bom, yakni di 
kedutaa filpina, Australia, Hotel JW- Marriot. Yang terkhir sekali adalah BOm 
Kuningan, yang meledakan hotel Jw-Marriot dan Ritz-Charlton. Dan lagi-lagi yang 
menjadi dalangnya adalah Noerdin M Top yang berkewarganegaran malaysia.

Dari Setiap Aksi Bom yang dilakukan jaringan Noerdin M Top ini mempunyai satu 
persamaan yaitu meledakan bom yang fasilitas sering dikunjungi oleh orang 
asing. Pada tulisan sebelumnya ( Malaysia dan teror Bom di Indonesia) , Pemuda 
indonesia telah menulis bahwa alasan Teror tersebut yag ternyata tidak rasional 
bahkan ada indikasi bahwa Aksi teroris di Indoesia merupakan Gerakan Intelijen 
Asing.

Klaim Malaysia Terhadap Tari Pendet.

Tari Pendet merupakan asli tarian daerah Bali, akan tetapi malaysia mengklaim 
bahwa tari tersebut merupakan tarian malaysia, hal ini dapat kita jelas pada 
iklan pariwisata malaysia tahun ini.

Menurut Pemuda Indonesia Baru, hal ini dilakukan malaysia  untuk lebih menarik 
minat wisatawan melanjong kenegiri jiran tersebut, dimana tari pendet meupakan 
sebuah ikon yang dapat menarik wisatawan, apalagi baru-baru ini Indonesia ada 
aksi teror bom.  Jadi teror Bom ini paling tidak mengingatkan bahwa Indonesia 
tidak aman, di malaysia pun ada tari pendet. seperti itulah kira-kira pesan 
dari iklan tersebut.

Aksi Teros Bom di Indonesia yang didalangi orang Malaysia ini telah merugikan 
Indonesia dari ekonomi dan Politik. Kemudian saat ini Malaysia telah mengklaim 
tari Pendet merupakan tariannya. Mugkin sesaat lagi mereka mengklaim bahwa 
Indonesia merupakan Miliknya.

Jadi Ledakan Bom bali dan Klaim Tari Pendet, mempunyai hubungan dan merupakan  
serangkaian skenario sistematis penghancuran indonesia, mulai dari ekonomi, 
politik, dan budaya. Waspadalah- waspadalah.. !!!! 





Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman
Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang!



Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang! 















      

Kirim email ke