Tetap Tidak Diperbaiki Jalan Provinsi Karo-Langkat Akan Putus Rumah
Kabanjahe, (Analisa) Selama pergantian tahun dari 2009 ke 2010 arus
pemudik yang melewati jalan Karo–Langkat sangat padat.
Namun sangat disayangkan kondisi jalan sangat parah
dan akan putus total bila tidak segera diperbaiki. Titik terparah
berada di Lau Berneh Desa Rumah Kabanjahe yang longsor pada November
tahun silam. Pantauan wartawan sampai
Minggu (3/1) belum ada perhatian dari Pemprovsu maupun Pemkab Karo
bahkan kondisi jalan yang layak dijalani hanya tinggal beberapa meter
saja dari lebar jalan sekitar 3,5 m. Beberapa pengguna jalan seperti
Superiadi Ginting (23) dan Mahanaim Sembiring (30) menyampaikan rasa
takutnya ketika melintas apalagi di malam hari hampir tidak ada
penerangan seperti rambu-rambu penunjuk bagi sopir. Selain
warga beberapa tokoh masyarakat dan anggota DPRD telah menghimbau
pemerintah agar dapat memperbaiki infrastruktur ini sesegera mungkin.
Di antaranya Taufan Agung Ginting, Layari Sinukaban, Dermawan Sembiring
ketika mengunjungi lokasi tersebut dalam masa reses. Menurut
mereka sarana infrastruktur jalan sangat berperan penting dalam
perekonomian masyarakat. Dengan baiknya kondisi jalan maka seluruh
petani baik warga Langkat maupun Kabupaten Karo dapat membawa hasil
tani dari ladang untuk dipasarkan ke Kabanjahe atau Medan . "Sekarang
masyarakat semakin terbeban dan rentan terhadap kecelakaan, oleh sebab
itu kita mengharapkan pihak pemprovsu dapat memperbaiki sesegera
mungkin. Apalagi penyebab kerusakan adalah bencana alam (force mayeur )
maka dana perbaikan harus dikucurkan,"ujar mereka kala itu. Hal
senada juga disampaikan Ketua Fraksi Pijer Podi DPRD Karo Rendra Gaulle
Ginting SH. Menurutnya akan sangat merugikan dari segi kemanan,
kenyamanan dan ekonomis kerusakan jalan tersebut. Disamping itu jarak
tempuh juga semakin memakan waktu yang lebih lama karena roda empat
tidak dapat berpapasan di kawasan tersebut Hal
senada juga disampaikan Ketua Perkumpulan Independen Pesikap Tanah Karo
Robert Tarigan kepada Analisa, Minggu (3/1) di Kabanjahe. Menurutnya
perbaikan sangat mendesak dilakukan mengingat beberapa objek wisata
seperti Danau Lau Kawar, Gunung Sinabung dan Gua Liang Dahar ditempuh
melalui jalur tersebut. Wisatawan akan malas mengunjungi objek wisata
tersebut bila kondisi jalan seperti ini yang rentan akan kecelakaan.
Dirinya
juga mengharapkan Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin, SE dapat
segera memperhatikan kondisi jalan tersebut dengan menugaskan Dinas PUD
segera melakukan tindakan perbaikan. Sebab sampai saat sekarang yang
ada hanya dua buah tong dipasang di sisi jalan yang longsor sebagai
tanda bagi supir kenderaan untuk berhati-hati. Sesuai dengan janjinya
kepada masyarakat Sumatera Utara apalagi Pak Gubsu adalah mantan Bupati
Langkat maka kita sangat berharap ada upaya perbaikan lanjut ujar
Robert Tarigan didampingi Korwil PIPTK Kecamatan Simpang Empat K.
Ginting. (ps)
Sumber:
http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&view=article&id=39523:tetap-tidak-diperbaiki-jalan-provinsi-karo-langkat-akan-putus-rumah-&catid=51:umum&Itemid=31
Salam Mejuah Juah
Karo Cyber Community