Metrotvnews.com, Karo: Kelangkaan minyak tanah masih
mewarnai seluruh pangkalan di Kabupaten Karo, Sumatra Utara. Harga
minyak tanah memang dijual Rp 3.250 per liter, namun antrean warga
masih terjadi di pangkalan. Warga takut tidak kebagian jatah minyak
tanah dengan harga murah.



Begitulah yang terjadi di Kelurahan Negeri Simpang Enam, Kabanjahe
hingga Kamis (14/1) ini. Ratusan warga rela antre sejak pagi hingga
siang hari hanya untuk mendapatkan jatah minyak tanah empat liter per
kepala keluarga. Antrean ini selalu terjadi dalam satu bulan terakhir
jika minyak tanah bersubsidi masuk ke pangkalan yang dikirim agen
minyak tanah Kabupaten Karo.



Dalam satu bulan terakhir, minyak tanah di Kabupaten Karo mengalami
kelangkaan. Di luar pangkalan, minyak dijual antara Rp 5.500 hingga Rp
6.000 setiap liter. Tuti, salah seorang warga mengaku kesulitan
mendapatkan minyak tanah telah berjalan dua bulan. Ia berharap agar
pemerintah memperhatikan masalah kelangkaan minyak tanah ini agar warga
tidak antre untuk mendapatkan minyak tanah.



Pemerintah Kabupaten Karo menetapkan harga eceran tertinggi (HET) Rp
2.800 untuk setiap liter. Sementara sejumlah pangkalan menjual di atas
HET. Hilangnya minyak tanah di Karo ini terkait banyaknya pihak agen
yang menjual minyak tanah keluar dari Karo. Mereka tergiur harga yang
lebih tinggi.(BEY/Nurmansyah)

Sumber: 
http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/news/2010/01/14/8873/Minyak-Tanah-Masih-Langka-di-Karo

Salam Mejuah Juah

Karo Cyber Community



      

Kirim email ke