Pelayanan Puskesmas Tiga Binanga, Kabupaten Karo terhadap masyarakat di 18 desa dan satu kelurahan di daerah tersebut dinilai tidak maksimal. Pasalnya, tingkat kehadiran Kepala Puskesmas Tiga Binanga dr Modal Ginting, minim. "Setiap Senin dan Sabtu kepala puskesmas memang tidak hadir di puskemas untuk melayani keluhan masyarakat soal kesehatan. Ini menyebabkan pelayanan kepada masyarakat terganggu," ujar salahseorang pegawai yang enggan disebut namanya kepada wartawan, Senin (18/1) di Kabanjahe.
Dipaparnya, Puskemas Tiga Binanga hanya memiliki dua dokter, masing-masing seorang dokter wanita dan kepala puskemas itu sendiri. "Bagaimana melayani masyakat yang mendapat keluhan soal kesehatan, dokternya saja dua orang. Sementara, kepala puskesmas sering tidak berada di tempat," tegasnya. Akibatnya, imbuhnya, masyarakat harus ke Kabanjahe untuk mengambil surat kesehatan karena sulitnya mendapatkan tandatangan dari dokter. Selain itu, sumber juga menyebutkkan, mobil Puskemas Keliling yang seharusnya digunakan untuk melayani masyarakat, dijadikan mobil pribadi oleh Kepala Puskemas tersebut. Ditambah lagi penyelewengan perlengkapan yang seharusnya disalurkan kepada sejumlah bidan bantuan dari Dinas Kesehatan Karo TA 2009, dialihkan menjadi peralatan praktek pribadinya. "Masing-masing peralatan tersebut, tempat tidur, tilam, tempat tidur ginekologi, bantal, lemari obat satu set dan kursi tunggu," ujarnya. Kepala Puskemas Tiga Binanga dr Modal Ginting yang dicoba ditemui, Selasa (19/1) oleh wartawan koran ini sempat mengelak bahwa dirinya adalah bukan kepala Puskemas Tiga Binanga. "Saya bukan Kepala Puskemas Tiga Binanga," uja Ginting. Saat ditanyakan kepada pegawai yang sedang bekerja di Puskemas tersebut, ia memastikan bahwa kepala puskemas Tiga Binanga dijabat oleh dr Modal Ginting, pria yang sebelumnya membantah dirinya kepala puskemas Tigabinanga itu. Ketika hal ini ditanyakan kembali kepada Modal Ginting, ia mengakui bahwa ia menjabat sebagai Kepala Puskesmas Tiga Binanga, sembari meminta maaf kepada wartawan Global. "Saya minta maaf soal hal ini. Masalahnya, saya sering didatangi yang mengaku-ngaku bertugas sebagai wartawan dan meminta-minta sejumlah uang berupa bantuan untuk kepentingan pribadinya," ungkap Modal membela diri. Terkait minimnya kehadirannya di Puskesmas Tiga Binanga, Modal Ginting membantah hal tersebut. "Kalau Anda tidak percaya silahkan cek selama dua pekan ke depan kehadiran saya," ujarnya. Sementara mengenai dugaan penyelewengan bantuan peralatan alat-alat tidur dan perobatan yang seharusnya ditujukan kepada bidan-bidan, Modal Ginting juga tidak mengakuinya. "Saya tahu siapa yang melaporkan hal ini. Sebab yang mengadu ini lantaran tidak kebagian. Soalnya peralatan itu tidak mencukupi dibagikan kepada semua bidan," pungkasnya. Kadis Kesehatan Karo dr Diana Ginting ketika dimintai tanggapan melalui telepon selulernya, Rabu (21/1), mengaku akan segera melakukan pemeriksaan ke puskemas tersebut. "Sampai di Kabanjahe saya akan cek. Soalnya saya ada pertemuan sampai besok," ucapnya singkat. DANIEL MANIK| GLOBAL| KABANJAHE Sumber: http://www.harian-global.com/index.php?option=com_content&view=article&id=29536:peralatan-bantuan-dinkes-karo-diduga-diselewengkan&catid=32:sumut-dan-aceh&Itemid=58 Salam Mejuah Juah Karo Cyber Community
