Beginilah Partai yg tidk konsisten selalu mengatasnamankan Ummat tapi ternyata 
Suara ummat di perdagangkan demi kekuasaan..PKS partai mba lelo..Payah ...Gila 
Jabatan Suara rakyat diperjual belikan..dasar partai Munafiq.

Salam

-----Original Message-----
From: "sunny" <[email protected]>

Date: Tue, 26 May 2009 01:04:15
To: <Undisclosed-Recipient:;><Invalid address>
Subject: [inti-net] PKS dapat Jatah Kursi Kabinet Kedua Terbanyak setelah 
Demokrat


Jawa Pos
 Senin, 25 Mei 2009 ]


PKS dapat Jatah Kursi Kabinet Kedua Terbanyak setelah Demokrat


JAKARTA - Jatah kursi kabinet parpol pendukung SBY- Boediono mulai terkuak. 
PKS, parpol pendukung dengan saham terbesar setelah Partai Demokrat, hampir 
dipastikan mendapatkan jatah kursi terbanyak kedua setelah partai yang 
didirikan SBY itu.

Jika menang, kabinet SBY-Boediono berencana memiliki 33 menteri. Jatah untuk 
parpol adalah 17 kursi menteri, sisanya 16 menteri akan diisi profesional.

Menurut sumber di internal PKS, pembicaraan tentang pembagian kursi 
antarpeserta koalisi sebenarnya telah dilakukan. Bahkan, personal yang akan 
mengisi pun sebenarnya sudah dikantongi. Di antaranya, posisi menteri 
pertahanan akan diisi dari angkatan darat dan menteri keuangan tetap dipegang 
Sri Mulyani.

"Kalau alokasi, PKS minimal dapat empat. Yang terbanyak tetap Demokrat," ujar 
sumber itu saat dihubungi tadi malam (24/5). Menurut dia, pembagian kursi 
tersebut dilakukan SBY dengan asas proporsionalitas. Dengan didasarkan pada 
perolehan kursi di DPR, hal itu diharapkan meminimalisasi potensi masalah di 
kemudian hari.

Jika mengacu pada persentase perolehan kursi hasil penetapan KPU, PKS 
diperkirakan mendapatkan empat kursi. PAN, PPP, dan PKB diperkirakan hanya 
mendapatkan masing-masing dua kursi. Demokrat akan mendapatkan tujuh kursi. 
"Namun, kemungkinan jatah Demokrat itu akan dikurangi kalau ada partai di 
putaran kedua ikut bergabung, minimal jadi lima," tambahnya. Sayang, dia tak 
bersedia mengungkapkan pos apa saja yang akan didapat partainya.

PKS, seperti pernah diberitakan, disebut mengincar delapan menteri. Salah satu 
pos menteri yang mereka inginkan adalah Mendiknas.

Dikonfirmasi terpisah akan hal itu, anggota Majelis Syura PKS Soeripto tak 
menampik bahwa ada pembicaraan soal alokasi kursi untuk setiap parpol. Termasuk 
cara pembagian dengan didasari perolehan kursi tersebut. "Tapi, itu urusan 
ketua majelis syura (Hilmi Aminuddin, Red) dan SBY langsung, kita tidak 
ikut-ikut," ujarnya.

Pengurus dan kader PKS lainnya, kata dia, cukup berkonsentrasi untuk 
menyukseskan pemenangan SBY-Boediono. Sebab, menurut Soeripto, ukuran hak untuk 
mendapatkan jatah kabinet juga akan mengacu pada seberapa besar sumbangsih 
parpol memenangkan pilpres. "Itu menjadi salah satu kesepakatan di antara 
parpol koalisi," tambahnya.

PKS termasuk parpol yang mempunyai banyak kader yang bisa dipasang di kursi 
menteri. Selain Soeripto, ada Hidayat Nurwahid, Tifatul Sembiring, Anis Matta, 
dan Irwan Prayitno. (dyn/tof)

[Non-text portions of this message have been removed]




[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke