Benar kita harus dukung Presiden untuk menjaga kedaulatan NKRI.secara emosional 
PM malaysia juga adalah Berdarah Indonesia dia itu keturuna ke 7 raja Goa 
Sulawesi selatan jadi wajarlah kita menciptakan perdamaian.

-----Original Message-----
From: "Halimchow" <[email protected]>

Date: Wed, 10 Jun 2009 18:20:15
To: <[email protected]>
Cc: <[email protected]>
Subject: [inti-net] Prabowo Dukung SBY Soal Ambalat


Prabowo Dukung SBY Soal Ambalat
Rabu, 10 Juni 2009 16:36 WIB | Peristiwa | Politik/Hankam | Dibaca 280 kali

Prabowo Subianto (ANTARA/Widodo S. Jusuf)
Jakarta (ANTARA News) - Calon Wakil Presiden Prabowo Subianto menyatakan 
dukungan terhadap langkah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam 
mempertahankan kedaulatan RI di Perairan Ambalat.

"Khusus masalah kedaulatan negara dan ancaman dari luar negeri, kita mesti 
bersatu di bawah presiden berkuasa. Itu sikap yang paling benar," katanya di 
Jakarta, Rabu.

Mantan Pangkostrad itu mengingatkan agar tidak mengkritik "nakhoda " (presiden) 
yang memimpin di saat "kapal" (negara) sedang terkena ombak.

"Itu sikap saya, kita dukung pemerintah yang sah. Kita bersatu dan tidak akan 
kompromi," katanya.

Prabowo mengaku percaya siapapun yang memegang pemerintahan juga tidak akan 
kompromi bila mana kedaulatan negara terancam.

"Makanya saya katakan, perkuat ekonomi, selamatkan kekayaan kita," kata 
purnawirawan jenderal berbintang tiga itu.

Dia menduga adanya pihak dari luar yang ingin mengganggu kedaulatan negara 
tidak terlepas dari "bocornya" kekayaan negara sehingga tidak memiliki uang 
lagi untuk membeli kapal perang dan pesawat tempur.

"Karena uang tidak ada, jumlah kapal dan pesawat terbatas. Perawatan peralatan 
juga terbatas. Akibatnya kita dianggap tidak kuat oleh negara lain," kata 
mantan Danjen Kopassus itu.

Meski begitu, Prabowo mengaku bersyukur, Malaysia di bawah Perdana Menteri (PM) 
yang baru, Dato` Seri Mohd Najib Tun Abdul Razak, menyatakan tidak ingin 
berperang dengan Indonesia.

"Saya baca pernyataan PM Malaysia, dia ingin bersahabat. Kita bersyukur dengan 
pernyataan itu," katanya.(*)

[Non-text portions of this message have been removed]




[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke