Mantan Ketua Tim Sukses Kyai Dukung Malik Salim
Selasa, 18 Agustus 2009 17:58 Acep Suherlan
SUMBAWA BARAT, SumbawaNews.com.- Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (pilkada)
Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang akan digelar tahun 2010 mendatang, suhu
politik di daerah Pariri Lema Bariri ini mulai memanas.
Dukung-mendukung dari sejumlah kalangan mulai bergelontoran. Terlebih lagi
setelah nama Malik Salim (MS), mantan Senior Manager Eksternal PT Newmont Nusa
Tenggara menyatakan diri siap untuk maju pada Pilkada mendatang.
Nama MS ini ternyata mendapat dukungan kuat dari masyarakat KSB baik dari
kalangan bawah maupun tokoh-tokoh KSB yang ada di luar daerah. Amir Jawas
contohnya, Selasa (18/8) kemarin via telepon mengatakan, dirinya siap mendukung
MS untuk maju sebagai calon bupati, "Saya siap mendukung MS seratus persen,"
katanya.
Menurutnya, sejak beberapa tahun lalu, sebagian besar warga KSB yang ada
di Jakarta beberapa kali mendatangi MS untuk minta kesiapannya maju sebagai
calon bupati. Hanya saja pinangan ini tidak begitu direspon oleh MS. "Saat itu
Malik Salim tidak menjawab apakah bersedia atau tidak," ujar mantan ketua tim
sukses bupati KSB, KH. Zulkifli Muhadli ini.
Rupanya, saat itu Malik Salim masih melihat dukungan dari rakyat KSB
secara nyata bukan kalangan tertentu. Derasnya dukungan arus bawah inilah yang
membuat MS menyatakan diri siap untuk maju. "Karena dukungan arus bawah inilah,
MS dengan tegas menyatakan diri maju sebagai calon bupati," katanya.
Calon pemimpin seperti itulah yang perlu mendapat dukungan penuh dari
warga KSB, bukan pemimpin yang berani mencalonkan diri hanya karena kemauannya
semata tanpa dukungan dari masyarakat.
Dengan tampilnya Malik Salim, menurut Amir Jawas, akan ada perubahan besar
bagi dunia perpolitikan di KSB, karena yang bersamgkutan mendapat dukungan luas
dari masyarakat KSB.
Pengusaha sukses asal KSB yang berkiprah di Jakarta ini menyatakan dirinya
siap menjadi ketua tim sukses bagi pasangan Malik Salim jika dibutuhkan. Dia
juga mengatakan, dirinya menyesal menjadi ketua tim sukses Kyai Zul setelah
melihat kinerjanya selama empat tahun ini. "Saya minta maaf kepada seluruh
warga KSB karena saya salah memilih orang, katanya.
Terlebih lagi setelah melihat bupati jarang berada ditempat, dimana bupati
hanya ada dua hari dalam seminggu di KSB, sisanya dihabiskan diluar daerah.
Itupun terkadang seminggu penuh dihabiskan diluar daerah.
Dengan majunya Malik Salim, akan ada perubahan besar bagi KSB kedepan
karena kemampuan dan komitmen membangun daerah sudah tidak diragukan lagi.
Dilihat dari segi financialnya, Malik Salik juga sudah sangat mapan. Berbicara
kemampuan memimpin, juga sangat mumpuni, sebutnya.
Dipenghujung pembicaraan, tokoh Himpunan Warga Sumbawa Barat (HWSB)
Jakarta ini mengatakan, seluruh teman-temannya warga KSB yang ada diperantauan
akan pulang kampung selama satu bulan untuk mensukseskan keinginan masyarakat
KSB menjadikan Malik Salim sebagai bupati. ( Cep )