Refleksi : NKRI tidak cemas? 

http://www.antaranews.com/berita/1253849509/uni-eropa-sangat-cemas-pada-negosiasi-iklim


Uni Eropa `Sangat Cemas` Pada Negosiasi Iklim
Jumat, 25 September 2009 10:31 WIB | Warta Bumi | Pemanasan Global | 

(ANTARAGrafis/Ardika)Pittsburgh, Pennsylvania,(ANTARA News) - Uni Eropa pada 
Kamis menyuarakan keprihatinan mendalam tentang negosiasi perubahan iklim, 
memperingatkan mereka sedang menuju ke arah yang salah dengan minggu-minggu 
sebelum membuat atau putusnya konferensi Kopenhagen . 

Perdana Menteri Swedia Fredrik Reinfeldt, kepala Uni Eropa saat ini, datang ke 
kota AS Pittsburgh untuk KTT ekonomi kelompok 20-negara setelah pembicaraan 
tingkat atas di Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang perubahan iklim, sebagaimana 
dikutip dari AFP.

"Kami berdua sangat khawatir tentang situasi," kata Reinfeldt dalam jumpa pers 
bersama dengan Kepala Komisi Eropa Jose Manuel Barroso. 

"Ketika datang ke perundingan, mereka sebenarnya memperlambat; mereka tidak 
akan ke arah yang benar," kata Reinfeldt. "Kami sangat khawatir bahwa kita 
perlu untuk mempercepat negosiasi." 

Sedikit lebih dari dua bulan tersisa hingga konferensi di Kopenhagen, yang 
dimaksudkan untuk menyetujui kerangka pengganti Protokol Kyoto, perjanjian yang 
mengharuskan pengurangan emisi disalahkan atas pemanasan global. 

Uni Eropa dan Jepang telah menjadi juara terkemuka Protokol Kyoto, yang tidak 
membuat persyaratan pada negara-negara berkembang untuk mengurangi emisi 
karbon. 

Namun, negara-negara kaya termasuk Amerika Serikat bersatu dalam bersikeras 
bahwa perjanjian berikutnya juga memerlukan tindakan oleh negara-negara 
berkembang. 

Presiden China Hu Jintao mengatakan hari Selasa bahwa negara berkembang 
terbesar di dunia itu siap untuk memperlambat pertumbuhan emisi karbon 
sepertidi negara maju, tapi ia tidak menetapkan angka.(*)

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke