Releksi :   Apakah ajakan ini tidak bertentangan dengan arus mode wanita 
berpakain hitam dan orang laki berjubah putih? 




http://www.antaranews.com/berita/1254033062/sby-ajak-rakyat-2-oktober-pesta-batik

SBY Ajak Rakyat 2 Oktober Pesta Batik

Minggu, 27 September 2009 13:31 WIB | Peristiwa | Umum | 
Boston, Massachusetts (ANTARA News) - Berkaitan dengan akan diumumkannya batik 
sebagai warisan budaya dunia asal Indonesia oleh badan Perserikatan 
Bangsa-Bangsa urusan budaya (UNESCO) pada 2 Oktober 2009, Presiden Susilo 
Bambang Yudhoyono mengajak seluruh rakyat Indonesia berpesta batik pada tanggal 
yang sama. 

Ajakan itu dilemparkan Yudhoyono saat mengadakan dialog dengan ratusan 
mahasiswa dan anggota masyarakat Indonesia di Boston, Sabtu malam. 

"Saya ajak rakyat Indonesia di mana pun berada agar kita menggunakan batik pada 
tanggal 2 Oktober," kata Presiden, yang disambut tepukan riuh hadirin yang 
mengikuti acara dialog tersebut di Hotel Four Seasons Boston. 

Pada acara temu muka itu sendiri, Presiden, Ibu Negara Ani Yudhoyono, para 
menteri dan anggota rombongan Presiden hadir dengan mengenakan batik. 

Demikian pula dengan sebagian besar masyarakat dan mahasiswa Indonesia, mereka 
datang dengan mengenakan baju batik. 

Menurut SBY, pesta batik perlu dilakukan agar dunia makin tahu bahwa seni kain 
batik memang berasal Indonesia --yang mulai dikembangkan pada zaman Majapahit 
pada abad ke-14. 

UNESCO sebelumnya telah mengakui keris dan wayang sebagai warisan budaya dari 
Indonesia. 

Berkaitan dengan itu, Yudhoyono juga menjanjikan bahwa pemerintah akan 
mendaftarkan angklung untuk mendapat pengakuan yang sama dari UNESCO. 

Namun ia meminta masyarakat, terutama kalangan muda, untuk terus mengembangkan, 
mempelajari dan memainkan musik angklung. 

"Tapi harus diteruskan... karena itu adalah warisan yang harus terus 
dimainkan... jangan nanti justru dicabut (setelah dinyatakan UNESCO sebagai 
warisan budaya dunia asal Indonesia, red)," katanya mengingatkan. 

Diakuinya batik sebagai peninggalan budaya dunia dari Indonesia oleh UNESCO 
juga telah menyebar ke berbagai kalangan masyarakat, baik di dalam maupun luar 
negeri. 

Melalui berbagai forum, termasuk jejaring `Facebook`, mereka saling mengajak 
dan mengingatkan untuk memakai pakaian batik terutama pada 2 Oktober.  (*)

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke