DARI MILIS TETANGGA 

 OBRALAN  DITENGAH MALAM ..........
 
** Makanya ....apa yg dng bangga mereka pernah  namakan  dng istilah 
REFORMASI" sebanarnya tidak lain adalah : "RE-FORMASI (Pembentukan kembali)
ORBA " dan 
    jika kita singkat dng istilah yg lebih sederhana lagi - Apa yg dinamakan
Rezim atau ERA REFORMASI -tidak lebih tidak kurang adalah "ERA NEO-ORBA"
 
** Puncak dari pembuktian Politik -nya ialah :
   01) Terpilihnya kembali SBY untuk kedua kalinya sbg The NO.1
   
  02) Come-backnya "Pemerintahan Keluarga "Ken Arok" Cendana Junior  dng
ambisinya yg tidak kepalang besarnya -seperti juga dng "Omong Kosong-nya
atau Bualan
          Politiknya TOMMY " yg dewasa ini santer terdengar bhw akan 
mencalokan dirinya (bersama) Kakanya -Tutut  - diantaranya sbg Ketua Umum
Golkar dng perhitungan
          setelah th 2013 Kedua Kakak-beradik tsb menginginkan menjadi
President dan WaPres RI  dng sendirinya sambil belajar dari "OM"nya (SBY) 
         yg sementara ini memegang Tampuk kekuasaan - dan mempeng SBY jadi
PRESIDENT maka TOMMY + TUTUT sudah disiapkan segalanya ..... untuk
         kemudian pd saat SBY mundur dari panggung Politik ( setelah 2x jadi
The NO.1) maka sang Ken Arok Junior sudah siap mengambil alih Kekuasaan ....
..
 
 03)   Dengan demikian - karena Tommy + Tutut sudah akan "diaktivkan" jauh
sebelumnya (sebelum Pencalonan atau Pemilihan uUmum untuk  The No.1 dan NO.2
pd thn 2013 )
          maka nanti pd thn 2013 Jikapun Mereka berdua misalnya bisa pd
akhirnya menduduki Kursi No.1 dan No.2....(Mudah2an tidak  akan sampai
terjadi) , maka 
          akan nampak  dan memberikan kesan dimuka Umum dan Mass Media
Indonesia serta" Dunia International"...bhw Tommy+ Tutut ( Tom and Jerry..
whhaaaaa) 
          "SE-OLAH2 " telah dipilih secara "DEMOKRATIS "..................
 
  04)   Dibelakang Strategy Politik ini ...tentu ada dalangnya  dan Tidak
mustahil jika Subjekt2 Security  + Subjekt2 yg sejajar dng NYA ( baik
didalam negri maupun yg diluar negri )
         mempunyai "INEREST" nya yg langsung -  agar Scenario dari Strategy
Politik dan segalanya (termasuk Kampanye Politik - Mass Media -dan "POLITIK
YG PRO RAKYAT
         INI"  bisa berhasil dan kembali dikuasai dan jatuh ditangan "GOLKAR
" -(ABRI) , yg pd saat Kabinet SBY+KALLA - justru seballiknya pernah
diselewengkan ( lebih di
          " komersial"kan oleh Pimpinannya- J.Kalla ) yg  praktis ingin
melepaskan dirinya (Golkar sbg ParPol) dari ikatannya yg ketat dng ABRI
(TNI-AD)............
  
 05)   Disaat Kabinet SBY-Kalla , nampak hubungan kedua Officials ini cukup
tegang. SBY merasa tersaingi oleh J.Kalla . SBY (TNI-AD) merasa bhw Golkar
(dibawah J.Kalla)
          sudah tidak atau sudah Tidak mau lagi dijadikan Alat Politik 
sebagian kalangan tertentu ..... 
          Ketegangan dan atau sering tidak ada nya "kerja-sama dan
pengertian yg 1OO % Kompak antara SBY dan J.Kalla (sbg Ketua Umum Golkar) pd
saat itu - nampak dimata
         umum , juga sangat disayangkan dimata Mass-Media , se-olah2 hanya
sbg suatu " Ketidak Cocokan Pribadi " antara SBY sbg No.1 dan J.Kalla sbg
WaPres dan Ketua 
          Umum Golkar saat itu ........ Padahal sebetulnya adalah suatu hal
yg lebih jauh dari pada hanya sbg "Misundertanding antara SBY-J.Kalla.
          
06)    Ketidak cocokan antara SBY dna J.Kalla  - dalam kamus Politik
sebenarnya adalah Ketegangan dan atau Hubungan yg retak antara ABRI (TNI-AD)
dan Golkar, yg saat itu 
          sudah  tidak dibawah Kekuasaan atau sudah tidak bisa dikendalikan
oleh  TNI-AD  seperti dijaman Era "Mbah Harto" dng ORBAnya ....dimana Golkar
adalah Partai 
          Politiknya Militer (Soeharto) .....mengingatkan Kita pd  NSDAP
(Partai Nasional Socialis Jerman) yg total dibawah kekuasan Fasis Hitler pd
jamannya ( bahkan sampai 
          sekarang - kendatipun sudah Tanpa Hitler ................ tetapi
melalui Generasi mudanya..............) .Juga KEHADIRAN BEBERAPA ELEMENT (
bersenjata) yg masih tetap
          mempertahankan dan menunjang Kekuasaan Orba (Soeharto) sbg
Führernya bahkan sbg "PAHLAWAN BANGSA" sampai sekarang ..........
mengingatkan Kita pula pd 
         Kekuasan HITLER dng SA nya ( Sicherheits Abteilung-nya) ...........
..........
          
         
07)   Oleh karena Era dan atau Kabinet REFORMASI yg pernah didengungkan SBY
- pada prakteiknya adalah suatu " Political camouflage" -.... Entah dimana
letaknya dan
         kongkretnya bentuk dan isi dari REFORMASI yg didengungkan SBY tsb.
Pada kenytaannya adalah sebaliknya : Soeharto adalah seorang Militer -
demikian pula dng SBY.
         System dan Bentuk Kekuasaannya tetap sama  ...yg berbeda dan
dirubah adalah "HAK KEBEBSAN BEBICARA DAN BERPENNDPAT " yg SE-OLAH2 bhw
Bangsa ini 
         sekarang punya Kedsulatan dan Kebebsan Mengemukakan Pendapatnya (
alias "DEMOKRASI " ...) - yg nota bene pada kenytaannya  adalah sbg berikut
:
       
       *  "RAKYAT INDONESIA SEKARANG BISA BEBAS BERBICARA DAN BERPENDAPAT " 
... TAPI TOH SAMA SAJA TIDAK  DIDENGAR PENDAPATNYA DAN TIDAK
           TIDAK DIPENUHI JANJI2 YG DIBERIKAN PADANYA........  
     
        * "RAKYAT INDONESIA SEKARANG BISA BEBAS BERBICARA DAN BERPENDAPAT " 
.. ( selama hanya bicara dan punya pendapat saja sih  ...yah  silahken  saja
 ...., 
           Tapi  kalau sudah soal Memutuskan - Membuat Keputusan , KEADILAN
HUKUM , kESEJAHTERAANAN , TUNTUTAN  SOCIAL  DAN PERUBAHAN NASIB  YG LEBIH 
           BAIK serta  "BAGI HASIL" ......??..ITU SIH sudah "URUSAN KAMI THE
ROOLING CLASS " .......( apalagi  kalau sudah soal UANG , Gajih, Fasilitas2
yg besar dan luas )...  
            .
           KAMI PEJABAT NEGARA DAN PARA WAKIL RAKYAT yg Kalian Pilih dan
Berikan Mandat  itu ...lho JANGAN KIRA DAN PUNYA PIKIRAN YG MIRING DONK...
Kami ini 
           kan  bukan Duduk untuk BERPIKIR DAN BEKERJA UNTUK  BANGSA DAN
NEGARA  ataupun untuk Kalian.........  Lha sapa yg salah ?? Lha wong Kalian
kok yg milih. kAMI..
         
       *  Apa yg ingin Kami katakan pd Kalian ("SEBAGAI PEJABAT NEGRI INI
DAN WAKIL2  RAKYAT BANGSA INI")   IALAH BAHWA  :
           KALIAN SEHARUSNYA MENGIKUTI Motto DAN kata2 bijaksana dari EX
President Amerika Serikat  ( sbg President AS saat itu ) yg mengatakan sbb :

            " DON´T  ASK ME WHAT I HAVE TO DO FOR YOU .... ´BUT ASK YOURSELF
WHAT YOU CAN DO FOR YOUR COUNTRY !!"" ...............begitulah Pemerintah RI
ini 
            mengatakan pada Bangsanya  (Pemilihnya).. ................
HEUBAT  DAN SANGAT TERPUJI  BUKAN...................??? Mereka hanya mau
memerintah - sambil Korupsi dan
           makan Gajih Buta sambil asyik Tidur disidang DPR  dan Rakyatlah
yg  harus banting tulang bekerja  dan  "Membayar Pajak " ........dan 
rakyatpun manggut2 ..."NERIMO".....
  
       
      *    "RAKYAT INDONESIA SEKARANG BISA BEBAS BERBICARA DAN BERPENDAPAT "
.....dan  "KAMIPUN TETAP BERKUASA DAN MENENTUKAN NASIB KALIAN..."
            ....BEGITUUUUU......

       Salam Hangat Mas.....
 
       
      
-------Original Message-------
 
From: bambang purwanto
Date: 09/30/09 02:21:52
To: [email protected]
Subject: Re: [inti-net] PARADIGMA BARU PARTAI GOLKAR - Mau Kemana GOLKAR
bersama HUTOMO ?
 
  Maaf bukannya saya mau jadi analis politik. Tetapi bukannya kondisi negara
yang sekarang ini akibat ulah Golkar sejak Orba dan bukannya para pemimpin
yang sekarang ini merupakan didikan Golkar sejak Orba? Reformasi juga ngga
berhasil karena yang berada di pemerintahan juga orang-orang lama didikan
Golkar? Sebetulnya kalau Golkar mau jujur sebaiknya membubarkan diri saja.

________________________________
From: Al Faqir Ilmi <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Monday, September 28, 2009 9:14:18
Subject: [inti-net] PARADIGMA BARU PARTAI GOLKAR - Mau Kemana GOLKAR bersama
HUTOMO ?

PARADIGMA BARU PARTAI GOLKAR

Mau Kemana GOLKAR bersama HUTOMO ?

Berkelanjutan Paradigma Usang tentang Negara Bangsa dan Pembangunan yang
berakibat pada kesengsaraan rakyat, ketidakadilan yang menyolok,
ketertinggalan terhadap bangsa-bangsa lain, budaya yang terkikis menuju
punahnya jatidiri bangsa sementara dunia sudah berubah.

ANALISA SITUASI

1.Proses demokratisasi tidak sistemik sehingga sistem kenegaraan semrawut 
2.Tarik menarik antara pusat dan daerah dalam kebijakan otonomi amburadul
3.BUMN menjadi sapi perahan
4.Sistem Kepartaian menghisap rakyat
5.Nasib rakyat terlantar di semua bidang, dan tidak ditangani
6.Peluang global yang terlewatkan
7.Ketertinggalan kemajuan telematika dan peneparannya
8.Degradasi moral bangsa yang nyaris sempurna rusak
9.Ancaman disintegrasi dan tantangan baru nasionalisme
10.Sementara itu, perubahan regional –global, dimulai sejak diberlakukannya
AFTA, menuntut negara untuk mulai menggeser orientasi mereka dalam
pengelolaan kawasan dari “local orientation” menuju ke “global orientation”
dengan segala tantangan dan peluangnya.
11.Negara perlu segera merombak dan menata diri menjadi KORPORASI KERAKYATAN
yang berazas kepada trisakti: Berdaulat di Bidang Politik, Mandiri di Bidang
Ekonomi, Berkepribadian di bidang Kebudayaan.

MASALAH BANGSA

1.Kesemrawutan Sistem Ketatanegaraan
2.Ancaman disintegrasi negara
3.Rekolonialisasi Ekonomi Tanpa Model
4.Kesenjangan pertukaran barang dan jasa
5.Kelemahan jiwa wirausaha dan krisis kepercayaan diri
6.Kelemahan kelembagaan sosial, hukum, dan moral sosial serta ketergantungan
asing
7.Tidak tanggap dalam menyikapi globalisasi dengan segala aspeknya
8.Partai Dagang Sapi, Bukan Kendaraan bagi Aspirasi Rakyat

DASAR PEMIKIRAN PARTAI GOLKAR

1.Perlunya paradigma baru tentang negara bangsa yang menjamin
terselenggaranya prinsip kemanusiaan yang adil dan beradab.
2.Terselenggaranya pembangunan sebagai proses penyejahteraan dan
pemartabatan manusia Indonesia.
3.Terwujudnya persaudaraan dan solidaritas dalam semangat kebangsaan
Indonesia sebagai dasar persatuan nasional.
4.Terlaksananya peran Indonesia secara nyata di dalam membangun pergaulan
antar bangsa yang damai dan berkeadilan.

MISI PARTAI GOLKAR

1.Membangun kesadaran kolektif untuk kebangkitan kembali bangsa yang
bermartabat dan mampu menjawab tantangan peradaban zaman dan peradaban baru.
2.Membangkitkan prakarsa rakyat untuk mengambil peran secara sadar dan aktif
di dalam membangun hubungan kekuasaan yang egaliter dan demokratis.
3.Membangun ekonomi rakyat berbasis “Ekonomi Jaringan” yang mampu mewujudkan
hubungan ekonomi yang berkeadilan, unggul, dan mandiri sebagai dasar
hubungan internasional yang setara.
4.Membangun negara-bangsa dengan dasar sistem ketatanegaraan yang demokratis
 rasional, sistemik yang menjamin kesetaraan dan keadilan.

PROGRAM 1

1.Reformasi Budaya Rakyat dan Budaya Pemerintahan menuju Korporasi
Negara-Bangsa 
2.Reformasi Ketatanegaraan dan Hukum menuju Korporasi Negara Bangsa
3.Demokrasi Ekonomi dalam Paradigma Ekonomi Jaringan menuju Korporasi Negara
Bangsa
4.Pembaharuan Kebijakan Usaha, Perdagangan, Industri dalam Paradigma Ekonomi
Jaringan 
5.Pembaharuan Pengelolaan BUMN dalam Korporasi Negara Bangsa 

PROGRAM 2

1.Politik Infrastruktur Telekomunikasi dalam Korporasi Negara Bangsa
2.Politik Infrastruktur Pembiayaan Usaha dan Sektor Perbankan dalam
Korporasi Negara Bangsa
3.Politik Infrastruktur Perdagangan, Distribusi dan Logistik serta Jaringan
UKM dalam Korporasi Negara Bangsa
4.Politik Perencanaan Tata Ruang dan Wilayah serta Lingkungan Hidup dalam
Korporasi Negara Bangsa
5.Politik Kebudayaan yang Aktif, Partisipatif dan Atraktif dalam Percaturan
Global

PROGRAM 3

1.Pembaharuan Pengelolaan Sumber-sumber Kekayaan Negara untuk Kepentingan
Rakyat dalam Korporasi Negara BangsaSektor: Sumberdaya Mineral dan Gas
BumiSektor: Kehutanan, Perkebunan, Peternakan, PertanianSektor: Maritim
(Kelautan, Perikanan, Pesisir)
2.Pembaharuan Sistem Kesejahteraan Sosial dan Kesehatan dalam Korporasi
Negara Bangsa
3.Demokrasi Pendidikan dan Pembaharuan Pendidikan Nasional serta
Ketenagakerjaan dalam Korporasi Negara Bangsa

BERSAMA GOLKAR, HUTOMO MENGUTAMAKAN RAKYAT

HMPG ONE CENTRE
Gedung Granadi Lantai 9
Rasuna Said Kav. XI No. 8-9 Jakarta Selatan
021 52964960 Ext 908, Fax. 021 52964944 Ext 905
Email : hutomoforgolkar@ yahoo.com
Website : www.hutomoforgolkar .org

Get your new Email address!
Grab the Email name you&#39;ve always wanted before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

[Non-text portions of this message have been removed]



 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke