Ini sudah sangat Bejat,Lebih Baik Mantan Preman dari Pada Mantan 
Ustat..kayaknya perlu waspadai..oleh sebab itu org Bejat seperti ini perlu 
dipertanyakan keabsaan dia sebagai Guru Ngaji..sungguh Kafir org seperti ini..

-----Original Message-----
From: "sunny" <[email protected]>
Date: Tue, 1 Dec 2009 03:31:26
To: <Undisclosed-Recipient:;><Invalid address>
Subject: [inti-net] Habis Belajar Mengaji, Rita Dimesumi

http://regional.kompas.com/read/xml/2009/11/30/22224078/habis.belajar.mengaji.rita.dimesumi

Habis Belajar Mengaji, Rita Dimesumi


SHUTTERSTOCK
IlustrasiSenin, 30 November 2009 | 22:22 WIB
PAMEKASAN, KOMPAS.com - Mohammad Jubir, 57, warga Desa Pagerungan Besar, Pulau 
Sapeken, Sumenep, dilaporkan ke polisi karena dituduh memerkosa, Rita (bukan 
nama sebenarnya), 10, anak tetangganya sendiri.

Kejadiannya sudah berulangkali, namun baru beberapa hari lalu diketahui setelah 
korban mengadu kepada ibunya kesakitan pada alat vitalnya.

Setelah kedua orangtuanya mendesak, korban menceritakan sering kali diperkosa 
Jubir, ketika korban pulang habis belajar mengaji.

Dia tidak berani menceritakan aib yang menimpa dirinya itu, lantaran setiap 
kali Jubir mengancam akan membunuh dirinya jika bercerita pada orang lain.

"Kami sadar apa yang dialami keponakan saya merupakan aib bagi keluarga. Tapi 
demi tegakknya hukum, kami melaporkan kasus ini ke polres," kata Suraini, salah 
seorang bibi korban, saat melapor ke Polres Sumenep.

Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Mualimin, yang dimintai konfirmasinya, Minggu 
mengatakan, sudah menerima laporan pengaduan keluarga korban, dengan tuduhan 
dugaan perkosaan yang dilakukan tetangganya.

"Kami sekarang masih meminta keterangan keluarga korban dan menunggu hasil 
visum berikut keterangan korban. Baru kemudian kami akan melangkah," kata 
Mualimin


[Non-text portions of this message have been removed]




[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke