Kalau Gitu Tanggkap Boediono,sebab dia Terlibata dgn mengetahui suatu perampokan dn membiarkan serta turut serta membantu.
-----Original Message----- From: "sunny" <[email protected]> Date: Tue, 12 Jan 2010 20:54:50 To: <Undisclosed-Recipient:;><Invalid address> Subject: [inti-net] Boediono: Century Hancur Akibat Perampokan dan Krisis Refleksi : Kalau pemilik BC merampok hartanya mumpung ada krisis lantas bagaimana dengan sumbangan penguasa untuk menutup kerugian BC? Apakah ini bukan sendiwara kongkalikong? http://www.gatra.com/artikel.php?id=133842 Boediono: Century Hancur Akibat Perampokan dan Krisis Jakarta, 12 Januari 2010 16:36 Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Boediono mengatakan, hancurnya Bank Century sebagai bank gagal terjadi karena adanya perampokan dari pemilik bank dan juga imbas krisis global. "Saya kira dua-duanya, perampokan dan krisis," kata mantan Gubernur BI Boediono, yang kini Wakil Presiden, pada panitia angket kasus Bank Century di gedung DPR-RI Senayan, Jakarta, Selasa (12/1). Sebelumnya anggota Fraksi Hanura Akbar Faisal menanyakan apakah hancurnya Bank Century sebagai bank gagal akibat perampokan atau krisis, Boediono tetap dalam jawabanya, hal itu terjadi karena keduanya. Mendengar jawaban Boediono tersebut Akbar menyatakan jawaban tersebut merupakan hak saksi namun agar jadi catatan. Sementara ketika ditanyakan apakah BI juga melaporkan ke Presiden Yudhoyono atau Wapres Jusuf Kalla soal pemberian dana talangan tersebut, Boediono mengaku hal tersebut tidak wajib. "Tidak wajib (lapor)," kata Boediono. "Lho ini kan dunia mau kiamat, katanya waktu itu dalam keadaan krisis hebat, tidak juga lapor ke Wapres yang presiden ad-interim ?," kata Akbar. "Tidak wajib pak," kata Boediono. Mendengar jawaban Boediono tersebut Akbar meminta jawaban ini sebagai catatan untuk pengambilan keputusan panitia angket ini. [TMA, Ant] [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
