Tanggapan :

Kalau anda mengalami kesulitan untuk ciuman dikarenakan "Halitosis" (bau
mulut) , maka ada beberapa faktor yang mungkin bisa ditanggulangi, antara
lain;

- Apakah anda sudah membersihkan gigi anda, sikat gigi, dental floss, atau
berkumur dengan mouth wash selama 30 detik, serta menggaruk punggung lidah
anda dari kotoran keputihan yang sering bertandang disana. Apakah anda sudah
membersihkan kotoran dibawah Bridge anda dengan threader & dental floss?
Demikianpula dengan gigi palsu anda, apakah senantiasa dibersihkan secara
reguler?

- Apabila anda sudah melakukan komplit diatas , tapi tetap masih bau juga,
maka pergilah periksa ke dokter gigi. Beberapa kemungkinan akan ditemukan
dokter gigi anda. Apakah anda mempunyai karang gigi (calculus/tar-tar)?,
Apakah anda mempunyai penyakit infeksi gusi dan periodontal pocket ? .Apakah
ada gigi yang berlubang atau busuk, semacam sisa akar yang tertinggal
dimulut anda ?, Apakah ada tambalan gigi yang bocor, atau Jacket/ Crown yang
bocor ?. Biasanya crown yang bocor bisa ditemukan dari diagnosa klinis atau
dengan x'ray . Kalau pemeriksaan tanpa x'ray , kadang tidak bisa menemukan
kebocoran itu. Apakah ada Treatment Root Canal (perawatan syaraf) yang belum
tuntas sampai ke restorasi komplit juga bisa memberikan bau yang tidak sedap
itu.
Terlebih kalau mempunyai infeksi chronis didalam mulut yang bisa menyebabkan
Focal Infection dan berakibatkan gagal ginjal dan cuci darah , seperti yang
pernah saya utarakan dulu.

-Dalam keadaan tertentu seperti anda sedang mengkonsumsi obat-obatan
tertentu, bisa saja terjadi kekeringan mulut akibat inhibisi terhadap
kelenjar ludah, menyebabkan mulut kering, dan ini akan menyebabkan bau mulut
juga. Ada beberapa produk pelumas rongga mulut di pasar, atau penstimulasi
kelenjar ludah bisa digunakan sebagai kompensasinya. Minum air yang cukup
bisa juga untuk menaggulanginya.

- Bila semua diatas sudah dilaksanakan dan no problem , maka kemungkinan bau
datang dari Paru-paru dan GI-Tract (saluran pencernaan) , dalam hal ini anda
harus cukup minum , dan banyak makan sayuran yang hijau-hijau . Kalau mau
lebih effective boleh juga minum kapsul Chlorophil (hijau daun).  Pada
paru-paru yang terkena infeksi chronis mungkin saja terjadi bau yang tidak
sedap, atau perokok berat. Untuk yang terakhir ini anda pasti tahu bagaimana
cara pencegahannya.

- Terakhir adalah, anda harus cukup tidur. Kurang tidur menyebabkan regulasi
enzym dalam tubuh terganggu dan pencernaan juga terganggu dan gas tidak
sedap akan kemana-mana.

Dalam keadaan darurat anda bisa mengusir bau-bauan dari mulut itu dengan
mengunyah permen karet,  atau menggunakan pewangi mulut, bisa juga berkumur
dengan backing soda atau  Hidrogen Peroxide 1-1,5%. Tapi ingat penyebab
utamanya yang seharusnya dihilangkan.

Semoga berguna,
salam,
Dr.Irawan.

2010/1/21 sunny <[email protected]>

>
>
>
>
> http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/wanita/2010/01/18/786/Rahasia-Sebuah-Ciuman
>
> Seks
> 18 Januari 2010 | 16:00 wib
> Rahasia Sebuah Ciuman
>
> Saat Anda dan pasangan larut dan hanyut dalam perasaan yang dalam, saling
> tatap dan merasakan detak jantung berdegup cepat, tiba-tiba dia merengkuh
> Anda dalam pelukannya. Sebuah ciuman panas dilesakkannya di bibir Anda.
> Namun, betapa kagetnya Anda ketika dia melepaskan ciumannya. Ada yang salah,
> dear? Sikapnya ini tentu saja membuat Anda bertanya-tanya, "apakah saya
> terlalu menekannya? ataukah napas saya bau?
>
> Riset pernah dilakukan oleh sebuah situs di Amerika, dalam penelitian itu
> disebutkan bahwa kemampuan seseorang mencium dapat membuat pasangan betah
> berciuman bahkan terlena dan lalu bersedia untuk bercinta. Tapi jika ini tak
> Anda dan pasangan rasakan, bisa jadi ada yang salah. Anda dan pasangan
> mungkin bukan termasuk kategori good kisser atau pasangan Anda memang tidak
> terlalu suka ciuman. Penasaran?, coba cek fakta berikut ini untuk menemukan
> jawaban yang melegakan
>
> Dia menghentikan ciuman 'panas' Anda
> Jika dia tiba-tiba menghentikan ciuman Anda yang bergairah dan lalu malas
> untuk kembali melanjutkannya, bisa jadi ini pertanda Anda terlalu
> mendominasi ciuman padanya. Ini tentu saja membuatnya sulit bernapas. Solusi
> yang bisa Anda lakukan, ciumlah pasangan dengan penuh perasaan, santai
> melakukannya, dan lakukan dengan penuh kelembutan.
>
> Dia berhenti bernapas saat Anda menghembuskan napas
> Jangan terlalu yakin dan percaya diri nafas Anda sesegar udara pagi. Jika
> ternyata sebaliknya, ada cara terbaik untuk menyiasatinya. Pastikan
> kesegaran mulut dan nafas Anda sesaat sebelum ciuman. Berkumurlah dengan
> cairan antiseptik, semprotkan juga penyegar mulut atau kunyahlah permen
> karet rasa mint dan satu yang tak boleh ditinggalkan untuk selalu menjaga
> kebersihan mulit dan gigi dengan menggosok gigi dua kali sehari, pagi dan
> malam.
>
> Dia menjauhi bibir Anda
> Setiap akan berciuman, pasangan seperti ingin menghindar. Bahkan dia lebih
> memilih bagian tubuh Anda yang lain saat intim bersama. Ini tentu saja
> membuat Anda penasaran dengan sikapnya. Jika ini yang terjadi, bisa
> disimpulkan teknik Anda berciuman memang kurang oke. Tapi tak usah khawatir,
> ini malah memberi keuntungan bagi Anda di sisi lain, karena pasangan akan
> selalu memanjakan bagian tubuh Anda yang lain.
>
> Dia malas memulai ciuman
> Rasa malu biasanya tak lagi dipedulikan jika berciuman dengan orang yang
> dicintai, meski pasangan yang pemalu sekalipun. Jika dia tak pernah
> berinisiatif untuk memulai ciuman, itu artinya dia memang agak malas
> meladeni ciuman Anda yang tak berteknik. Kalau sudah begitu, pikirkan segera
> cara untuk memperbaiki ciuman Anda. Anda bisa bertanya langsung padanya,
> ciuman seperti apa dan bagaimana yang dia inginkan.
>
> Hei, bibir si dia bukan permen karet
> Pria atau wanita pasti sangat suka jika sesekali berciuman dengan
> pasangannya dan memberi gigitan kecil di bibir. Tapi ini menjadi fatal,
> karena tak mengerti tekniknya, bibir pasangan malah dikunyah layaknya permen
> karet. Ketidakpintaran melakukannya ini, tentu akan membuat pasangan malas
> menerima ciuman Anda lagi.
>
> Anda mengetahui dia mencium wanita lain
> Selain karena memang tak setia, bisa jadi selama ini dia tak pernah puas
> dengan ciuman Anda. Kalau sudah begitu, segera perbaiki teknik ciuman Anda
> dan buat dia menyesal telah mencium orang lain yang membuatnya tampak
> pengecut di depan Anda.
>
> So, segera kuasai tekniknya dan taklukkan dia dengan ciuman Anda.
>
> (cnq/maya)
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>  
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke