http://www.harianterbit.com/artikel/info/artikel.php?aid=89275
Konsumsi Softdrink Bakal Picu Diabetes
Tanggal : 12 Mar 2010
Sumber : Harian Terbit
JAKARTA - Diabetes mellitus atau kencing manis telah menjadi masalah kesehatan
dunia. Bila tidak ditangani, diabetes akan membawa komplikasi pada berbagai
penyakit lain, seperti penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, hingga impotensi.
Dr Kristen Bibbins-Domingo, peneliti dari University of California, San
Fransisco, Amerika Serikat, baru-baru ini memublikasikan hasil penelitiannya
mengenai insiden penyakit jantung dengan konsumsi softdrink.
Ia mengatakan, meningkatkan konsumsi minuman bersoda yang umumnya mengandung
gula tinggi berdampak pada terjadinya 130.000 kasus baru diabetes, 14.000 kasus
baru penyakit jantung, dan 50.000 penderita gangguan jantung dalam satu dekade
terakhir.
"Dari hasil penelitian ini bisa disimpulkan, semua kebijakan yang bisa
mengurangi konsumsi softdrink mungkin akan berdampak positif bagi kesehatan
masyarakat," kata Dr Kristen Bibbins-Domingo.
Dengan menggunakan simulasi komputer, penyakit jantung dikaitkan dengan
berbagai faktor, seperti obesitas dan konsumsi makanan mengandung garam.
"Selama ini kita kurang memperhitungkan insiden antara softdrink dengan
penyakit jantung karena memang minuman ini lebih populer pada para remaja.
Fokus penelitian penyakit ini lebih banyak orang dewasa berusia di atas 35
tahun," papar Domingo.
Ia menambahkan, kaitan antara insiden penyakit kardiovaskular dan diabetes
sangat nyata. Meski demikian, faktor meningkatnya obesitas juga mungkin
berpengaruh.
"Berbagai penelitian menunjukkan dampak konsumsi minuman manis. Selama beberapa
dekade terjadi peningkatan konsumsi minuman manis," katanya.
Para ahli mengingatkan, untuk mencegah diabetes, kita harus mengurangi asupan
minuman dengan tambahan gula. Jika didiagnosis diabetes maka gula darah, berat
badan, tekanan darah, dan kadar lemak darah harus dikendalikan. Kalau dengan
olahraga tidak terkontrol, harus dilakukan dengan obat.(tbt)
[Non-text portions of this message have been removed]