Refleksi : Apakah pedang-pedang ini hanya dipakai oleh Nabi Muhammad sebagai 
hiasan ataukah untuk sikat-menyikat kepala melayang. Bila sikat menyikat, maka 
pertanyaannya  berapa banyak hayat yang meningalkan tubuh dengan pedang-pedang 
ini.

http://www.indonesiamedia.com/2011/03/09/pedang-pedang-milik-nabi-muhammad-saw/?replytocom=33366#respond

Pedang-pedang Milik Nabi Muhammad SAW
Posted on March 9 2011 by Jonathan S 
 
Ini adalah pedang-pedang yang pernah dipakai oleh Nabi Muhammad SAW semasa 
hidupnya untuk berdakwah, jumlah total pedang yang pernah digunakan ada 9 buah.

1. Al Ma'thur 
Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami,
Suyuf al-Rasul wa 'uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).

Juga dikenal sebagai 'Ma'thur Al-Fijar' adalah pedang yang dimiliki oleh Nabi 
Muhammad SAW sebelum dia menerima wahyu yang pertama di Mekah. Pedang ini 
diberi oleh ayahnya, dan dibawa waktu hijrah dari Mekah ke Medinah sampai 
akhirnya diberikan bersama-sama dengan peralatan perang lain kepada Ali bin Abi 
Thalib.

Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan 
panjang 99 cm. Pegangannya terbuat dari emas dengan bentuk berupa 2 ular dengan 
berlapiskan emeralds dan pirus. Dekat dengan pegangan itu terdapat Kufic ukiran 
tulisan Arab berbunyi: 'Abdallah bin Abd al-Mutalib'.



2. Al 'Adb 
Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa 'uddah 
harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).
Al-'Adb, nama pedang ini, berarti "memotong" atau "tajam." Pedang ini dikirim 
ke para sahabat Nabi Muhammad SAW sesaat sebelum Perang Badar. Dia menggunakan 
pedang ini di Perang Uhud dan pengikut-pengikutnnya menggunakan pedang ini 
untuk menunjukkan kesetiaan kepada Nabi Muhammad SAW. Sekarang pedang ini 
berada di masjid Husain di Kairo Mesir.
3. Dhu Al Faqar 
Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa 'uddah 
harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).

Dhu Al Faqar adalah sebuah pedang Nabi Muhammad SAW sebagai hasil rampasan pada 
waktu perang Badr. Dan dilaporkan bahwa Nabi Muhammad SAW memberikan pedang ini 
kepada Ali bin Abi Thalib, yang kemudian Ali mengembalikannya ketika Perang 
Uhud dengan bersimbah darah dari tangan dan bahunya, dengan membawa Dhu Al 
Faqar di tangannya.

Banyak sumber mengatakan bahwa pedang ini milik Ali Bin Abi Thalib dan 
keluarga. Berbentuk blade dengan dua mata.

4. Al Battar 
Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa 'uddah 
harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).

Al Battar adalah sebuah pedang Nabi Muhammad SAW sebagai hasil rampasan dari 
Banu Qaynaqa. Pedang ini disebut sebagai 'Pedangnya para nabi', dan di dalam 
pedang ini terdapat ukiran tulisan Arab yang berbunyi :

'Nabi Daud AS, Nabi Sulaiman AS, Nabi Musa AS, Nabi Harun AS, Nabi Yusuf AS, 
Nabi Zakaria AS, Nabi Yahya AS, Nabi Isa AS, Nabi Muhammad SAW'.

Gambar ukiran nama-nama para nabi di dalamnya :


Di dalamnya juga terdapat gambar Nabi Daud AS ketika memotong kepala dari 
Goliath, orang yang memiliki pedang ini pada awalnya. Di pedang ini juga 
terdapat tulisan yang diidentifikasi sebagai tulisan Nabataean.

Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan 
panjang 101 cm. Dikabarkan bahwa ini adalah pedang yang akan digunakan Nabi Isa 
AS kelak ketika dia turun ke bumi kembali untuk mengalahkan Dajjal.



5. Hatf 
Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami,
Suyuf al-Rasul wa 'uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992)

Hatf adalah sebuah pedang Nabi Muhammad SAW sebagai hasil rampasan dari Banu 
Qaynaqa. Dikisahkan bahwa Nabi Daud AS mengambil pedang 'Al Battar' dari 
Goliath sebagai rampasan ketika dia mengalahkan Goliath tersebut pada saat 
umurnya 20 tahun.

Allah SWT memberi kemampuan kepada Nabi Daud AS untuk 'bekerja' dengan besi, 
membuat baju baja, senjata dan alat perang, dan dia juga membuat senjatanya 
sendiri. Dan Hatf adalah salah satu buatannya, menyerupai Al Battar tetapi 
lebih besar dari itu.

Dia menggunakan pedang ini yang kemudian disimpan oleh suku Levita (suku yang 
menyimpan senjata-senjata barang Israel) dan akhirnya sampai ke tangan Nabi 
Muhammad SAW. Sekarang pedang ini berada di Musemum Topkapi, Istanbul. 
Berbentuk blade, dengan panjang 112 cm dan lebar 8 cm.

6. Al Mikhdham 
Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami,
Suyuf al-Rasul wa 'uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).

Ada yang mengabarkan bahwa pedang ini berasal dari Nabi Muhammad SAW yang 
kemudian diberikan kepada Ali bin Abi Thalib dan diteruskan ke anak-anaknya 
Ali. Tapi ada kabar lain bahwa pedang ini berasal dari Ali bin Abi Thalib 
sebagai hasil rampasan pada serangan yang dia pimpin di Syria.

Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan 
panjang 97 cm, dan mempunyai ukiran tulisan Arab yang berbunyi: 'Zayn al-Din 
al-Abidin'.

7. Al Rasub 
Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami,
Suyuf al-Rasul wa 'uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).

Ada yang mengatakan bahwa pedang ini dijaga di rumah Nabi Muhammad SAW oleh 
keluarga dan sanak saudaranya seperti layaknya bahtera (Ark) yang disimpan oleh 
bangsa Israel.

Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan 
panjang 140 cm, mempunyai bulatan emas yang didalamnya terdapat ukiran tulisan 
Arab yang berbunyi: 'Ja'far al-Sadiq'.

8. Al Qadib 
Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami,
Suyuf al-Rasul wa 'uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).

Al-Qadib berbentuk blade tipis sehingga bisa dikatakan mirip dengan tongkat. 
Ini adalah pedang untuk pertahanan ketika bepergian, tetapi tidak digunakan 
untuk peperangan.

Ditulis di samping pedang berupa ukiran perak yang berbunyi syahadat:

"Tidak ada Tuhan selain Allah, Muhammad Rasul Allah - Muhammad bin Abdallah bin 
Abd al-Mutalib."

Tidak ada indikasi dalam sumber sejarah bahwa pedang ini telah digunakan dalam 
peperangan. Pedang ini berada di rumah Nabi Muhammad SAW dan kemudian hanya 
digunakan oleh khalifah Fatimid.

Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Panjangnya adalah 100 
cm dan memiliki sarung berupa kulit hewan yang dicelup.

9. Qal'a 
Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami,
Suyuf al-Rasul wa 'uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).

Pedang ini dikenal sebagai "Qal'i" atau "Qul'ay." Nama yang mungkin berhubungan 
dengan tempat di Syria atau tempat di dekat India Cina. Ulama negara lain bahwa 
kata "qal'i" merujuk kepada "timah" atau "timah putih" yang di tambang berbagai 
lokasi.

Pedang ini adalah salah satu dari tiga pedang Nabi Muhammad SAW yang diperoleh 
sebagai rampasan dari Bani Qaynaqa. Ada juga yang melaporkan bahwa kakek Nabi 
Muhammad SAW menemukan pedang ini ketika dia menemukan air Zamzam di Mekah.

Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan 
panjang 100 cm. Didalamnya terdapat ukiran bahasa Arab berbunyi: "Ini adalah 
pedang mulia dari rumah Nabi Muhammad SAW, Rasul Allah."

Pedang ini berbeda dari yang lain karena pedang ini mempunyai desain berbentuk 
gelombang.

 Print  PDF 
This post was submitted by Jonathan S.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke