Bencana Jepang Berdampak Negatif bagi Ekonomi Global Oleh Metro TV News | Metro TV – 2 jam 32 menit lalu
Metrotvnews.com, Jakarta: Bencana gempa disertai Tsunami di Jepang akhir pekan lalu bisa memberikan dampak negatif bagi pertumbuhan ekonomi dunia yang saat ini sudah mencapai kisaran empat persen. "Saat ini, China dan Jepang turut mendominasi pasar global. Dengan kondisi Jepang yang menurun, pertumbuhan yang saat ini sudah mencapai minimal empat persen akan terpengaruh," kata ekonom Indef Aviliani saat dihubungi Media Indonesia di Jakarta, Ahad (13/3). Menurut dia, Jepang saat ini termasuk negara dengan cadangan devisa terbesar di dunia selain China dan Rusia. Ia menyebut cadangan devisa ketiga negara tersebut berada di kisaran US$500 miliar hingga US$2,7 triliun, lebih tinggi dibandingkan negara-negara lain yang rata-rata di bawah US$200 miliar. Perbaikan infrastruktur pascagempa memakan waktu sedikitnya 6-12 bulan. Lumpuhnya pabrik serta meledaknya pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Jepang turut mengganggu ekspor Jepang. Padahal, Jepang menggantungkan 70 persen perekonomian mereka terhadap ekspor. "Jepang juga negara yang (memiliki) pinjaman luar negerinya cukup besar. Masalah pembayaran utang ditambah ekspor yang sementara berkurang, bisa menggerogoti cadangan devisa Jepang. Banyak negara harus memikirkan substitusi impor dari Jepang dan butuh pernyataan resmi dari Pemerintah Jepang untuk mendeklarasikan jumlah kerugian," sambung dia.(MI/BEY) [Non-text portions of this message have been removed]
