Selasa, 15/03/2011 16:28 WIB
Bom untuk Ulil Meledak, Tangan Kasat Reskrim Kompol Dodi Rahmawan PutusĀ
Chazizah Gusnita - detikNews
<p>Your browser does not support iframes.</p>
Foto: Andri (detikcom)
<a
href='http://openx.detik.com/delivery/ck.php?n=a59ecd1b&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE'
target='_blank'><img
src='http://openx.detik.com/delivery/avw.php?zoneid=24&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a59ecd1b'
border='0' alt='' /></a>
google_protectAndRun("ads_core.google_render_ad",
google_handleError, google_render_ad);
Jakarta -
Paket bom untuk Ulil Abshar Abdalla akhirnya meledak dan
mengenai
seorang polisi. Tangan sang polisi itu putus. Polisi yang menjadi korban
bom itu ternyata Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur Kompol Dodi
Rahmawan.
"Ya ini HP nya ketinggalan di Polsek. Ya kasat yang
tangannya kena," kata seorang petugas polisi yang memegang HP Dodi saat
dihubungi detikcom, Selasa (15/3/2011).
Sebelumnya pantauan
detikcom, Selasa (15/3/2011) polisi yang menjadi korban itu sedang
memeriksa paket bom itu. Di saat ledakan keras itu terjadi, tangan kiri
sang polisi berdarah-darah, terlihat putus. Darah berceceran dan suasana
jadi histeris.
Polisi naas itu kemudian langsung diselamatkan dan dilarikan ke RS. Hingga saat
ini, suasana di kantor KBR 68 H itu masih riuh.
Paket
bom itu dikirimkan untuk Ulil, tokoh Jaringan Islam Liberal (JIL) yang
juga merupakan ketua DPP Partai Demokrat, melalui kantor KBR 68 H. Paket
itu berisi buku. Namun, saat paket itu diperiksa dengan metal detector,
ternyata alat itu berbunyi.
(gus/asy)
[Non-text portions of this message have been removed]