Kamis, 10/03/2011 13:53 WIB
Ucapkan Istilah Diskriminatif, Siswono Diprotes Alvin Lie   
Gagah Wijoseno - detikNews

Jakarta - Mantan anggota DPR Alvin Lie gemas dan geram setelah mendengar 
pernyataan anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar (FPG) Siswono Yudo Husodo. Di 
depan Dirut Bulog, Siswono mengucapkan istilah diskriminatif. Menurut Alvin, 
Siswono melanggar UU. 

Ucapan Siswono yang membuat gusar Alvin adalah sebagai berikut: ".... Saya 
alergi apabila kebijakan Bapak diwarnai oleh Menteri Perdagangan saat ini. 
Seluruh bea masuk Nol persen. Lihat Cina-Cina' itu membeli beras dari pasar 
kemudian menjualnya dengan cara biasa ....... dst". 

Kalimat ini diucapkan Siswono dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi IV 
dengan Dirut Bulog Sutarto Alimoeso di gedung DPR, Kamis (10/3/2011). Siswono 
merupakan salah satu dari sekian banyak anggota Komisi IV DPR yang menyampaikan 
komentar dalam rapat tersebut.

Pernyataan Siswono selengkapnya sebagai berikut:

"Bapak adalah satu-satunya Dirut Perum Bulog berasal dari Dirjen Tanaman 
Pangan. Saya ingin Bapak memberikan warna dalam kebijakan. Saya alergi dengan 
bila kebijakan Bapak diwarnai oleh Menteri Perdagangan saat ini. Seluruh bea 
masuk nol persen.

Lihat Cina-Cina itu, membeli beras dari pasar kemudian menjualnya dengan cara 
biasa. Ini soal manajemen stok. Tidak boleh impor beras. Kalau kita mau setujui 
anggaran 2012, dengan catatan tidak boleh ada impor."

Terhadap komentar Siswono itu, Alvin Lie merasa kecewa. Dia pun mengirim pesan 
kepada Siswono dan ditembuskan kepada Amien Rais. Alvin, yang merupakan mantan 
Tim Sukses Amien Rais-Siswono pada Pilpres 2004 lalu, merasa tersakiti. 

Berikut pesan Alvin Lie kepada Siswono: 

Pak Siswono yg sy hormati,
Dlm RDP Kom IV dgn Bulog hr ini, Kamis 10Mar11, Bp mengeluarkan stetmen: ".... 
Saya alergi apabila kebijakan Bapak diwarnai oleh Menteri Perdagangan saat ini. 
Seluruh bea masuk Nol persen. Lihat Cina-Cina itu membeli beras dari pasar 
kemudian menjualnya dengan cara biasa ....... dst". 

Sadarkah Bapak bhw Bapak telah melakukan generalisasi thd suatu gejala. Bapak 
menggunakan terminologi "Cina-Cina" dalam konotasi yg sangat diskriminatif thd 
warga Tionghoa yg ke Indonesiaannya tidak kalah dibanding dgn Bapak.Tidak 
ingatkah Bapak akan buku "Kawan Baru" yg Bapak tulis & sy bantu sebarluaskan 
saat kampanye Pilpres 2004? Tidak sadarkah Bapak bahwa ucapan Bapak dapat 
dinilai melanggar pasal2 dalam UU ttg Penghapusan Diskriminasi Ras & Etnis? 

Sebagai seorang teman yg selama ini sangat menghormati Bapak, sy merasa sangat 
kecewa & tersakiti oleh stetmen Bapak. 
Salam,
Alvin Lie
cc: Bapak Amien Rais

Saat dihubungi detikcom, Alvin membenarkan isi pesan yang ia kirim ke Siswono. 
Dia memang mengaku sangat kecewa dan tersakiti. "Sampai sekarang belum dibalas. 
Mungkin HP-nya sedang tidak aktif, karena dia masih di dalam ruang rapat," kata 
politisi PAN itu. 

(asy/nrl)



Kamis, 10/03/2011 15:03 WIB
Siswono: Yang Saya Maksud Barang Impor Cina, Ucapan Saya Tidak SARA   
Elvan Dany Sutrisno - detikNews

Jakarta - Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi Partai Golkar (FPG) Siswono Yudo 
Husodo meluruskan pernyataannya yang dinilai Alvin Lie sebagai ucapan 
diskriminatif. 'Cina-cina' yang ia ucapkan tidak berkaitan dengan SARA. Yang ia 
maksud adalah impor barang-barang dari Cina. 

"Yang saya maksud adalah impor barang-barang Cina  yang menghancurkan industri 
dalam negeri kita. Bea masuk barang Cina itu nol persen sehingga barang Cina 
murah," kata Siswono saat dikonfirmasi mengenai hal ini di sela-sela menghadiri 
rapat dengar pendapat Komisi IV dengan Dirut Bulog di gedung DPR, Jalan Gatot 
Subroto, Kamis (10/3/2011). 

Menurut Siswono, Indonesia dibanjiri oleh barang-barang industri dan elektronik 
yang murah. "Industri konveksi, cangkir, gelas, elektronik kita dibanjiri 
barang Cina yang murah. Kalau alat transportasi seperti motor, dipakai enam 
bulan rusak sehingga tidak khawatir. Yang penting alat elektronik, peralatan 
rumah tangga ini menghancurkan industri dalam negeri. Tidak ada kaitannya 
dengan SARA," ujar Siswono. 

Sebelumnya mantan anggota DPR Alvin Lie merasa gemas  dan geram setelah 
mendengar rekaman pernyataan Siswono. Ucapan Siswono yang membuat gusar Alvin 
adalah sebagai berikut: ".... Saya alergi apabila kebijakan Bapak diwarnai oleh 
Menteri Perdagangan saat ini. Seluruh bea masuk nol persen. Lihat Cina-Cina itu 
membeli beras dari pasar kemudian menjualnya dengan cara biasa ....... dst". 

Alvin menilai ucapan Siswono itu bernada diskriminatif dan tidak selayaknya 
diucapkan oleh anggota DPR. Alvin yang mantan Tim Sukses Amien Rais-Siswono 
pada Pilpres 2004 lalu itu, merasa kecewa dan tersakiti dengan ucapan Siswono.

(van/asy)



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke