Refl: Apakah di kemudian hari bulan akan bisa bertabrakan dengan bumi? Bila 
terjadi tabarakan apakah terjadi dunia kiamat? Bagi yang punya hubungan 
langsung dengan Penguasa Alam Semesta, apakah bisa bantu mengindarkan 
malapetakan yang terjadi akibat tabrakan ini?

http://www.equator-news.com/utama/supermoon-di-garis-equator

Minggu, 20 Maret 2011 
Supermoon di Garis Equator 
 -  
Jumat-Sabtu (19-20/3) bulan tampak lebih besar 14 persen dan lebih cemerlang 
dibandingkan saat purnama biasanya. Fenomena 18 tahun sekali ini disebut 
supermoon. Sayangnya, tadi malam bulan tak terlihat di garis Equator karena 
cuaca mendung.

"Supermoon ini tak berdampak signifikan terhadap ketinggian air pasang. 
Ketinggian pasang hanya berkisar 1,3 hingga 1,4 meter dari permukaan air surut 
terendah. Ketinggian pasang pada supermoon kali ini tidak perlu dikhawatirkan," 
kata Sri Ningsih, Kepala Seksi Informasi dan Observasi Badan Meteorologi 
Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak melalui Prakirawan BMKG 
Maritim, Prada Wiliantama kepada Equator, Sabtu (19/3).

Menurut Prada, pasang sudah terjadi sejak Jumat pagi (18/3). Namun menjelang 
siang, pasang kembali surut. "Pasangnya hanya dua jam. Hari Jumat, pasang mulai 
jam 4 pagi hingga jam 6 pagi. Hari ini pasang mulai jam 5 pagi hingga jam 7. 
Besok (hari ini, red) diperkirakan juga mulai jam 5 hingga jam 7," katanya.

Ketinggian pasang yang terjadi pada supermoon kali ini tidak perlu 
dikhawatirkan. Ketinggian pasang masih berada pada batas normal. Artinya, pada 
waktu tidak ada supermoon, ketinggian pasang sama dengan sekarang. "Pasang ini 
tidak perlu dikhawatirkan. Tidak akan menimbulkan rob seperti pasang yang 
terjadi secara tiba-tiba Desember lalu," ucap Prada.

Pada fenomena supermoon, bulan akan terlihat bervariasi dalam ukuran karena 
bentuk oval dari orbit, dengan salah satu ujung dekat ke Bumi. Penduduk bumi 
bisa menikmati kawah bulan dengan lebih jelas saat peristiwa langka ini. 
Supermoon bisa dinikmati dengan mata telanjang.

Prada menegaskan, ketinggian pasang di Kalbar tidak seberapa parah karena 
daerah ini bukan daerah yang titiknya terdekat dengan bulan. Di daerah yang 
lebih dekat, ketinggian pasang air laut akan lebih tinggi.

"Fenomena supermoon ini hanya berimbas terjadinya pasang. Tidak ada fenomena 
alam lain yang akan muncul. Kalau pun disebut-sebut pertanda bencana, itu hanya 
dikaitkan saja. Artinya, banyak orang mengaitkan supermoon dengan bencana 
karena saat supermoon terjadi beberapa waktu lalu, di sejumlah daerah kebetulan 
memang terjadi bencana alam," pungkasnya. (bdu)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke