http://www.mediaindonesia.com/read/2011/03/17/211043/270/115/Inilah-Surat-yang-Ditujukan-untuk-Ahmad-Dhani
Minggu, 20 Maret 2011
Inilah Surat yang Ditujukan untuk Ahmad Dhani
Kamis, 17 Maret 2011 18:04 WIB
AHMAD Dhani, pentolan grup band Dewa 19, ternyata juga mendapat kiriman paket
buku yang berisi bom berdaya ledak rendah. Buku itu sampai di kediaman Ahmad
Dhani pada Selasa (15/3) sekitar pukul 9.30 WIB. Namun karena kesibukan musisi
itu, paket buku itu baru diketahui pada Kamis (17/3). Paket bom itu akhirnya
diledakkan oleh Tim Gegana di lahan kosong dekat rumah Dhani.
Kejadian ini menambah panjang ancaman deretan teror melalui bom buku.
Sebelumnya, tiga paket bom buku ditujukan kepada aktivis Jaringan Islam Liberal
(JIL) Ulil Abshar-Abdalla, Ketua Umum Pemuda Pancasila (PP) Yapto S
Soerjosoemarno, dan Kepala Pelaksana Harian BNN Komjen Pol Gorries Mere.
Bom buku yang diterima Dhani ini dikirim oleh seseorang bernama Alamsyah
Muchtar, warga Jalan Darmaga No 21 Bogor, Jawa Barat. Dalam paket buku
tersebut, pihak pengirim menyelipkan sepucuk surat kepada Dhani meminta
memberikan kata pengantar untuk buku yang berjudul Yahudi Militan.
Berikut salinan surat yang ditujukan kepada Ahmad Dani:
Kepada : Yth. Ahmad Dhani di Tempat
Hal : Permohonan Memberikan Kata Pengantar Buku dan "Interview"
Lampiran : 1 (Satu) Bundel Buku
Dengan hormat,
Bersamaan dengan ini, saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Alamsyah Muchtar
Alamat : Jl Darmaga No 21 Bogor.
Tlp 081310002992
Pekerjaan : Penulis
Sedang dalam proses penyelesaian penulisan buku yang urgensinya sangat erat
dengan peran aktif Bapak, dalam lembaga yang Bapak pimpin. Penulis bermaksud
mengajukan permohonan, sudi kiranya memberikan kata pengantar pada buku saya.
Judul buku : Yahudi Militan
Tema : Bukti-bukti serta bantahan Ahmad Dhani sebagai seorang Yahudi
Jumlah : 436 halaman
Saya siap untuk melakukan interview dengan Bapak mengenai karya kecil ini. Atas
kerja sama dan kesediaan memberikan perhatian serta waktu, saya ucapkan terima
kasih.
Hormat saya
ttd
Alamsyah Muchtar (Penulis)
[Non-text portions of this message have been removed]