TKI Mudik Bawa Rp 800 Miliar 
Senin, 29 Agustus 2011 | 01:08 WIB
  
Tenaga Kerja Indonesia/TEMPO/Tommy Satria

TEMPO Interaktif, JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan 
Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Moh. Jumhur Hidayat menyatakan, tenaga kerja 
Indonesia dari luar negeri yang mudik tahun ini berkisar 80 ribu hingga 100 
ribu orang dengan jumlah remitansi atau uang kiriman TKI mencapai Rp 800 miliar 
lebih.

BNP2TKI mencatat data Bank Indonesia bahwa angka pengiriman uang para TKI dari 
luar negeri per semester pertama 2011 hingga Juni lalu sebesar US$ 
3.340.908.140,22 miliar atau lebih dari Rp 28,5 triliun, dengan memakai kurs 
US$1 = Rp 8.500. 

"Di luar catatan Bank Indonesia tentu angkanya jauh lebih banyak. Karena, tak 
sedikit TKI mengirim uangnya ke kampung halaman lewat perantara di luar jasa 
perbankan," ujar Jumhur. Ia menyatakan, total remitansi TKI yang masuk ke 
Indonesia dalam setahun lebih dari Rp. 100 triliun.

Arus mudik TKI dihitung sejak sepuluh hari menjelang lebaran hingga sepuluh 
hari sesudahnya. Menurut Jumhur, di luar musim Lebaran, jumlah TKI yang pulang 
dalam 20 hari seluruhnya 40 ribu orang dan sebulan sekitar 60 ribu orang. 

"Rata-rata TKI pulang ke tanah air per hari sebanyak 2.000 orang dan saat 
lebaran ini jumlahnya menjadi 4.000 orang per hari," kata Jumhur, Ahad (28/8) 
melalui keterangan tertulis. Terkait kepulangan TKI ini, kata Jumhur, BNP2TKI 
sudah memiliki sembilan kantor pelayanan pendataan. 

Kantor itu lain di Nunukan (Kalimantan Timur), Tanjungpinang (Kepulauan Riau), 
Entikong (Kalimantan Barat), GPK TKI Selapajang (Tangerang, Banten), Bandara 
Adi Soemarmo (Solo, Jawa Tengah), Bandara Husein Sastranegara (Bandung, Jawa 
Barat), Bandara Adi Sutjipto (Yogyakarta), Bandara Juanda (Surabaya, Jawa 
Timur), dan Bandara Selaparang (Mataram, Nusa Tenggara Barat).

Selain itu juga terdapat pelabuhan yang banyak digunakan TKI untuk pulang 
seperti Pelabuhan Dumai (Riau), Pelabuhan Tanjung Balai Karimun (Kepulauan 
Riau), Pelabuhan Belawan (Sumatera Utara), dan beberapa pelabuhan lain. Jumhur 
mengklaim bahwa sampai saat ini pelayanan dari semua terminal kedatangan TKI 
yang ada di Indonesia sepenuhnya aman dan lancar. 

"Baik yang menggunakan bandar udara maupun pelabuhan," katanya. Ia mengklaim, 
kelancaran pelayanan terhadap puluhan ribu TKI mudik lebaran tahun ini karena 
kesigapan petugas yang memiliki komitmen terbaik untuk melayani TKI.

l ATMI PERTIWI

Kirim email ke