Ref: Beberapa waktu silam diberitakan bahwa burung Kakatua Hitam di Pulau Seram 
telah habis , karena pengundulan hutan. Tambah kaya negeri ku?

http://www.gatra.com/nusantara/maluku-a-papua/2148-selamatkan-kakatua-maluku

Selamatkan Kakatua Maluku 
Minggu, 28 Agustus 2011 05:12 















Sejak tahun 2000 ProFauna Indonesia aktif melakukan kampanye perlindungan 
burung nuri dan kakatua (parrot) di Maluku. Program ProFauna di Maluku dimulai 
dengan melakukan investigasi mendalam tentang perdagangan parrot di Maluku 
Utara. Hasil investigasi tersebut dipublikasikan pada bulan Mei 2002 dalam 
sebuah laporan berjudul "Flying without Wings" yang melaporkan adanya 
penangkapan sekitar 15.000 ekor parrot setiap tahunnya dari Maluku Utara. 

Sejak itu ProFauna aktif melakukan kampanye penghentian penangkapan parrot di 
Maluku Utara melalui kegiatan edukasi, lobbying, advokasi dan law enforcement. 
Hasilnya pemerintah merespon baik kampanye ProFauna tersebut dengan melakukan 
penyitaan dan penutupan terhadap penampungan parrot illegal di Ternate, ibukota 
Propinsi Maluku Utara. Ahirnya perdagangan parrot di Ternate, Maluku Utara 
menurun hingga 80%.

Kemudian pada tanggal 22 Mei 2008 ProFauna kembali meluncurkan laporan berjudul 
Pirated Parrot yang melaporkan adanya penyelundupan parrot asal Maluku ke 
Philipina. Laporan ProFauna ini juga direspon positif oleh pemerintah dengan 
melakukan patroli yang lebih intensif dan juga beberapa kali penyitaan parrot 
di penangkap ataupun penampung.

ProFauna bekerja erat dengan pemerintah daerah dan juga masyarakat lokal di 
Maluku Utara. ProFauna mendapatkan dukungan dari Sultan Ternate, tokoh agama 
dan juga gubernur Maluku Utara. Dukungan dari tokoh masyarakat dan agama itu 
kemudian dituangkan dalam sebuah film edukasi berjudul "Suara Masyarakat Maluku 
Utara". Film itu berisikan pesan kepada masyarakat Maluku Utara untuk tidak 
menangkap dan memperdagangkan burung nuri dan kakatua. Film tersebut diputar di 
sekolah-sekolah dan desa-desa di Maluku Utara.

Saat ini ProFauna masih berjuang untuk melindungi kakatua putih, kakatua 
endemic Maluku Utara yang sayangnya belum masuk dalam daftar satwa dilindungi. 
ProFauna mendorong pemerintah untuk melindungi kakatua putih, karena ini akan 
lebih memberikan jaminan tidak ada lagi penangkapan kakatua putih di alam 
secara illegal. Masyarakat dan pemerintah daerah Maluku Utara sudah setuju 
dengan perlindungan kakatua putih ini, tinggal menunggu keputusan dari Menteri 
Kehutanan untuk melindungi kakatua putih yang menjadi kekayaan alam Maluku 
Utara.

ProFauna akan terus bekerja untuk pelestarian satwa liar dan alam di Maluku. 
Banyak hasil positif yang telah dicapai ProFauna di Maluku, kami akan terus 
melanjutkan hal positif tersebut. Dukungan dari masyarakat lokal, pemerintah 
daerah dan tokoh-tokoh agama membuat ProFauna semakin melangkah mantap untuk 
bersama-sama melestarikan satwa liar di Maluku.

Informasi lebih lanjut tentang ProFauna Maluku Representative, silahkan 
hubungi: [email protected] atau [email protected] 




[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke