Presiden NKRI bukan untuk rakyat cacat, maka oleh karena itu dilarang masuk istana untuk berjabat tangan dengan raja maha mulia rezim kleptokrasi.
http://www.lampungpost.com/home/pencarian-berita/39-nasional/7698-tak-diizinkan-bertemu-sby-zariman-cs-ngamuk-.html Tak Diizinkan Bertemu SBY, Zariman Cs 'Ngamuk' Rabu, 31 August 2011 22:51 Zariman (36), penyadang tuna netra dari Karawang, Jawa Barat, kecewa karena gagal bertemu dengan Presiden SBY, Rabu (31-8). Foto Detik. JAKARTA (Lampost.com): Zariman (36), penyadang tuna netra dari Karawang, Jawa Barat marah-marah di depan Istana Presiden. Dia dan empat temannya yang juga penyandang tuna netra tidak diizinkan bersilaturahmi dengan SBY. "Kami jauh-jauh datang dari Karawang, kalau tidak diizinkan beri kami ongkos buat balik," kata Zariman sambil teriak-teriak di depan Kantor Setneg, Jakarta, Rabu (31-8). Zariman mengaku naik kereta dari Cikampek pukul 13.00 WIB. Dia mengaku sejak Lebaran tahun lalu, selalu gagal bertemu SBY. Zariman dan teman-temannya sempat nekat masuk ke dalam kompleks Istana, namun buru-buru petugas kemanan dari TNI dan Setneg menghalaunya. "Boleh kami disuruh pulang, tapi beri kami duit. Di TV enggak diumumin jam berapa tutupnya. Bapak jangan melarang-larang, saya sumpahin buta juga," ujar rekan Zariman, Datim sambil meludah ke tanah. Zariman Cs tiba sekitar pukul 16.00 WIB. Nah, kebetulan saat yang bersamaan open house bagi pengunjung sudah ditutup. Petugas kepolisian melalui pengeras suara meminta warga agar pulang. Zariman dan rekannya sempat bertahan, dan karena tak tahan menunggu akhirnya mereka nekat masuk. "Kami mau pulang tapi tolong beri uang," terang Zariman sambil memilih berdiri di depan pagar istana. Hingga pulul 16.30 WIB, masih banyak warga yang berdatangan. Mereka sempat bertahan sejenak, namun beberapa memilih pulang. DTC/L-1 [Non-text portions of this message have been removed]
