Kerusuhan Ambon Karena Salah Duga http://www.gatra.com/nasional-cp/1-nasional/2605-kerusuhan-ambon-karena-salah-duga
Jakarta Bentrok massa di Ambon,Maluku, pada Ahad (11/9/2011) sore, dipicu oleh kesalahpahaman. Hal itu diungkapkan Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Anton Bachrul Alam. Ia kemudian mengungkapkan kronologi kerusuhan di Kota Ambon yang terjadi sore tadi. Kejadian tersebut, menurut Anton, bermula dari kecelakaan yang terjadi pada seorang tukang ojek bernama Darkin Saimen, yang mengalami kecelakaan tunggal. "Kecelakaan dialami Darkin Saimen, yang mengendarai sepeda motor dari arah stasiun TVRI, Gunung Nona, menuju pos Benteng," kata Anton. Di daerah sekitar tempat pembuangan sampah, Darkin hilang kendali dan menabrak pohon gadihu. Ia kemudian terpental ke rumah seorang warga," ujar Anton saat menjelaskan kronologi kejadian kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Minggu sore. Menurut Anton, nyawa tukang ojek itu tak terselamatkan sebelum sampai ke rumah sakit. Dia meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Lalu, ia diisukan dibunuh. Padahal, Darkin mengalami kecelakaan tunggal. Hasil otopsi dokter pun menyebutkan, Darkin mengalami kecelakaan murni. Tetapi, tersebar isu bahwa Darkin dibunuh, bukan karena kecelakaan. "Padahal berdasarkan keterangan saksi dan hasil otopsi, semua tidak ada tanda-tanda kekerasan. Itu kecelakaan murni," tutur Anton. Pertikaian akibat kematian pria tersebut, kata Anton, terjadi antara dua kelompok. Mereka saling melempar batu dan merusak sejumlah fasilitas. "Sekarang sudah diredam. Mereka memang dua kelompok lama yang bermusuhan. Yang jelas, situasi sekarang sudah bisa dikendalikan. Kami sudah memonitor perkembangan selanjutnya," Anton menegaskan. Menkopolhukkam Djoko Suyanto menjelaskan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi langsung dengan Gubernur Maluku, Kapolri dan Kepala Badan Intelejen (BIN) dan Panglima TNI. "Setelah Gubernur Maluku Laporan siang tadi, kami segera koordinasi. Saat ini semua komponen sedang bekerja agar peristiwa itu tidak meluas," ungkap Djoko. Menurut Djoko, Gubernur Maluku melaporkan bahwa situasi sudah mulai mereda, dan pertemuan Muspida dengan tokoh-tokoh masyarakat akan dilakukan lagi malam ini. (HP) BLOG & Feed Tionghoanet http://tionghoanet.blogspot.com http://feeds.feedburner.com/Tionghoanet BLOG Indonesia Updates http://indonesiaupdates.blogspot.com BLOG & Feed LowonganNet http://lowonganNet.blogspot.com http://feeds.feedburner.com/Lowongannet BLOG & Feed Export Import Marketplaces http://export-import-indonesia.blogspot.com http://feeds.feedburner.com/Export-import-indonesia
