SURAT
TERBUKA KEPADA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

Dari PEKERJA DI PT FREEPORT INDONESIA

Kepada
Yth :


Presiden Republik Indonesia
�
DR. H. SUSILO BAMBANG YUDHOYONO
�
Di Istana Negara Jl.Veteran No.16

Jakarta
Pusat
�

Bapak Presiden yang kami hormati ,

Pertama-tama kami panjatkan puji dan syukur kepada Allah pencipta langit dan 
bumi,atas pekenaan-Nya,sehingga kita masih diberikan nafas kehidupan dan doa 
kami agar Allah selalu memberikan kesehatan yang baik dan kekuatan untuk bapak 
Presiden dalam hidup sehari-hari serta memimpin dan mengatur bangsa dan negara 
yang kami
cintai ini .

Dalam
aksi mogok kerja yang telah kami lakukan di PT Freeport Indonesia , perihal
Tuntutan Perbaikan Kesejahteraan Pekerja yang menyangkut Penyesuaian Upah Pokok
belum ada kesepakatan, sebab “angka” tawaran dari pihak perusahan PT-FI sebesar
35% dari upah Pokok sebelumnya sebesar Rp 3,316,000 untuk level terendah F1
belum dapat kami terima, karena tawaran tersebut menurut kami belum sesuai
dengan kontribusi pekerja yang telah memberikan keuntungan berlipatganda untuk
PT-FI dan Freeport McMoran Copper and Gold serta sumber tambang mineral emas, 
tembaga dan perak di Grasberg (
tambang terbuka dan tambang bawah tanah ) dalam jumlah cadangan dan produksi 
yang terbesar di dunia .

Tuntutan
kami terakhir tentang Penyesuaian Upah Pokok kepada pihak pimpinan PT Freeport
Indonesia adalah US$7,5 per jam untuk level/grade terendah F-1 dan akan  
dikonvesikan ke mata uang rupiah
yaitu untuk upah per jam Rp67,500 dan upah pokok per bulan Rp 11,677,000,- per 
bulan . Tuntutan kami untuk
level/grade terendah F-1 sampai level atas yaitu level 3.

Dalam penyesuaian gaji yang kami maksud akan berdampak positif bagi Negara 
sebab pajak PPh akan meningkat .

Kami
tahu bahwa perusahan PT Freeport Indonesia adalah Affliate of Freeport McMoran
Copper and Gold yang adalah investasi Amerika di Indonesia . Sudah 40 tahun
Freeport berada di Tanah Papua, tetapi belum memberikan kesejahteraan yang baik
untuk pekerja dan masyarakat lokal serta rakyat Indonesia pada umumnya .

Kami
mohon agar investasi Freeport dapat memberikan kontribusi dan kesejahteraan
yang baik dan adil bagi rakyat Indonesia yang bekerja di Freeport .
Para
utusan menteri terkait , pemerintah daerah kabupaten dan provinsi sudah pernah
bertemu dengan kami, dan juga masalah ini sudah dimediasikan di Kemenakertrans
RI di Jakarta, tetapi belum ada titik temu . Masalah ini juga telah didaftarkan
oleh pimpinan PT Freeport Indonesia ke Pengadilan Hubungan Industrial di Jakarta
Pusat . Dalam Pandangan kami, persidangan di PHI akan menyita waktu yang lama .

Kami
telah membaca di media, bahwa bapak Presiden telah bertemu dengan Mr.Richard
C.Adkerson-President Director & CEO Freeport McMoran Copper and Gold, di
Hawaii Honohulu pada saat pertemuan APEC . Richard C. Adkerson menyampaikan 
bahwa mereka
(Freeport) akan menambah investasi lagi US$10 milyar sampai US$20 milyar .

Mengingat
hubungan diplomatik antar dua Negara, Indonesia dan Amerika dan beberapa Negara 
yang
menanamkan investasinya di Freeport Grasberg dan juga kepemilikan Saham 9,6%
oleh Pemerintah Indonesia, sehingga  pandangan kami bahwa tuntutan pekerja di 
PT Freeport Indonesia dapat
diselesaikan oleh bapak Presiden sebagai pemegang Otoritas Penuh.


Freeport
adalah sebagian dari masalah di Tanah  Papua . Sebagaimana konsen bapak 
Presiden agar masalah di Papua
diselesaikan dengan hati dan kasih, maka  kami memohon bapak Presiden  dapat 
mempertimbangkan serta
menyelesaikan Tuntutan Pekerja di PT Freeport
Indonesia  secara  adil dan bijaksana. Dengan harapan agar rakyat
Indonesia yang bekerja di PT Freeport Indonesia
dapat menikmati kesejahteraan yang baik dan adil dan dapat membantu
keluarga dan orang
lain, dan juga dapat hidup sejahtera dan setara dengan Negara-negara
maju di dunia .

Pancasila
dan UUD 1945 adalah dasar dari Perjuangan kami di PT
Freeport Indonesia .

Demikian dan atas  perhatian bapak Presiden, kami
sampaikan banyak terima kasih .


Timika, 03 Desember 2011.


Salam dan Hormat Kami,



Mewakili Pekerja di PT.Freeport Indonesia

FRANS BERNHARD OKOSERAY
Email : [email protected]

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke