Umbar Tembakkan dan Todong Pistol ke Sekuriti, Mantan Kapolda Metro Dilaporkan 
ke Polisi
Republika 
        
Umbar Tembakkan dan Todong Pistol ke Sekuriti, Mantan Kapolda Metro Dilaporkan 
ke Polisi
Republika - 3 jam yang lalu
Selama Buron, Ini Dua Tempat Wisata Pilihan Nunun
Tempo - 5 jam yang lalu
        
Ruhut Soal Aulia Pohan: Kalau Saya Permadi, Saya Bakar Diri
Republika - 22 jam yang lalu
More ยป
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Mantan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol (Purn) MSY 
dilaporkan ke polisi oleh sekuriti perumahan Taman Resort Mediterania, Jakarta 
Utara, Sugeng Joko Sabiran. MSY dinilai bertindak arogan dengan mengancam dan 
mengumbar tembakan dihadapan petugas keamanan dan sejumlah warga perumahan 
setempat.
"Dasar laporan kami adalah perbuatan tidak menyenangkan," ungkap Sugeng Joko 
Sabiran saat dikonfirmasi via telepon, Senin (19/12).
Menurut pria yang akrab disapa Rony ini, laporan ke Polda Metro Jaya sudah 
masuk sejak Senin (8/12) lalu. Dalam laporan resmi bernomor 
TBL/2753/VIII/2011/PMJ/Dit.Reskrim.Um tanggal 8 Agustus 2011, MSY dilaporkan 
atas tuduhan Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan dan UU Darurat 
No 12 Tahun 1951.
Namun hingga saat ini laporan tersebut belum ditindaklanjuti. Niat untuk 
melaporkan MSY merupakan akumulasi kecemasan dan kekhawatiran warganya. Karena 
ulah mantan Kapolda yang semena- mena ini.
Ia juga menuturkan, insiden yang memicu keinginan warga untuk melaporkan MSY 
bermula saat Rabu (3/8) lalu. Saat iitu mantan pejabat Polri ini kedatangan 
tamu.
Sekitar pukul 16.15 WIB beberapa tamu tersebut ingin bermain tenis meja di 
lapangan perumahan Taman Resort Mediterania. Karena alasan tertentu penjaga pos 
keamanan kompleks, Kasman dan Ponijan lalu mencegah mereka.
Namun tamu tersebut menghubungi MSY dan segera pos jaga keamanan. "Dengan emosi 
MSY marah-marah, dia mengeluarkan pistol dan berkata 'saya tembak kamu' kepada 
kedua petugas keamanan perumahan," jelas Rony.
Setelah itu, lanjutnya, MSY lalu menuju gedung olahraga perumahan setempat. 
Sebelum masuk ke gedung tersebut, MSY pergi ke lapangan yang terletak di 
samping gedung tersebut.
Dengan masih terlihat emosi ia membuang tembakan sebanyak empat kali. Sejumlah 
warga sempat melihat aksi MSY ini.
Sebagai barang keamanan setempat mengamankan tiga butir selongsong peluru 
kaliber 7,65 mm dari lapangan tersebut. "MSY pun segera mengajak tamunya untuk 
tetap bermain tenis meja," lanjutnya.
Belakangan, masih jelas Rony, arogansi MSY masih berlanjut. Sekitar pukul 20.45 
WIB, MSY mendatangi kantor keamanan perumahan. Kepada petugas yang ada, Saali. 
Sekali lagi MSY menanyakan siapa yang melarang tamunya masuk gedung olahraga.
Saat itu Rony mencoba menengahi dan mengajak MSY berjabat tangan, tetapi 
ditolaknya. "Ia justru mengancam kami sambil menodongkan pistol dan 
mengeluarkan kata-kata kasar," tuturnya.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Untung S Rajab yang dikonfirmasi hanya 
menyampaikan setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti polisi. "Kalau 
duduk perkara kasus tersebut, silahkan langsung tanyakan sama penyidiknya," 
tegas Kapolda.
BERITA LAINNYA
"AJ" Pria yang Diduga Membunuh ChristoperKasus Istri Polisi Masih Belum 
TerungkapParagames (Tenis Meja) - Indonesia Raih Empat Emas Pertama Tenis 
MejaPolisi Lakukan Tes Psikologi Terhadap EKKapolda Metro Jaya Tidak Percaya 
PocongIstri Kanit Reskrim Hanya Dipegang AnunyaASEAN Para Games Resmi 
DibukaPolda Metro Jaya Tambah Gerai Layanan SIM dan STNKIstri Polisi Diperkosa8 
Langkah Aman Naik Angkot
PILIHAN REDAKSI

story
Korupsi, Mahasiswa Yogya Diam

story
8 Langkah Aman Naik Angkot

story
Beking Nunun Tawarkan Sogokan  

story
Suku Anak Dalam Jahit Mulut

story
Membunuh Teman Sekelas

story
Fitur Beranda Sosial di Yahoo! Indonesia
Baca Yahoo! di ponsel Anda. Klik di sini.
Semua KomentarDibagi di Facebook
Sign in untuk mem-posting komentar, atau Daftar untuk mendapatkan account 
gratis.
317 komentar
Populer Saat IniTerbaru Terlama Balasan Terbanyak

Ari 2 jam yang lalu
PURNAWIRAWAN MASIH PEGANG PISTOL?......MANA NIH ATURAN JELASNYA?!! GIMANA NIH 
PROVOOST / PM ??!!

2 jam yang lalu
percuma di laporin, mereka pasti bela korp nya, pasti yg disalahin satpam,

FajarW 13 menit yang lalu
baru purn kapolda aja udah sombong,gmana purn kapoldurrr

Lonanta 53 menit yang lalu
Waaah !!!!...... Kebanyakan nonton film "COWBOY" nih !!!.......

Simantap2u sekitar 1 jam yang lalu
Memang itulah yang realitanya...ini hanya satu dari sebagian yang ada dan 
terjadi, namun hukum berpihak pada yang punya posisi tertentu, harapan saya 
sama TUHAN semoga carut marut dalam lembaga HUKUM ditegakkan, bukan menegakan...

Semiartha 2 jam yang lalu
Mestinya seorang penegak hukum tau persis etika yang harus di lakukan, bukanya 
menjadi contoh yang tidak baik buat masyarakat apalagi Perwira tinggi dimana 
Pancasilamu?

Arie M 2 jam yang lalu
JANGAN SUKA MENGHINA DAN MENGHUJAT POLISI KARENA BANYAK OKNUM POLISI SUDAH HINA 
DAN TERHUJAT. sebaiknya diproses saja kalau memang tidak bisa, berarti bukan 
OKNUMNYA YG JELAS YA KORPSNYA

Agus 2 jam yang lalu
hahahahaa... purnawirawan... masih pegang pistol... harusnya selepas tugas, 
semua pisotl yg di miliki di kembalikan ke negara... memang untuk apa pistol 
itu...??... kalau sudah tidak tugas lagi...??... sayang sekali... Manusia2 
seperti ini... lebih banyak sombongnya... kita berharap Provost segera 
mengamankan senjata itu... dan pihak berwajib memulai perkarakan permasalahan 
penggunaan pistol untuk menakut - nakuti rakyat... Anda telah melanggar 
ketertiban umum.

Sili A 2 jam yang lalu
Purnawirawan Streeesss !

Ms 2 jam yang lalu
aparat jaman sekarang ko g menegakan pancasila serta UUD yg ada y?saya merasa 
malu menjadi bangsa Indonesia yg katanya tercinta bila aparatnya bukan 
melindungi tapi malah menyakiti mau melindungi asal ada uang gt 
ktanya,PAYAH!!!!!!!!!!!!!!!

Kurnia Vidi 2 jam yang lalu
Aduh.....koq arogan sekali ya....., MSY kan mantan....., mohon penegak hukum 
untuk memeriksa ijin kepemilikan senjata tersebut punya apa ngak ya...., apakah 
itu sejata api atau gas ya.......?

Uchin 20 detik yang lalu
Pasti ma polisi laporan td cuma didiemin ajah,,,
mana ada jeruk makan jeruk!!

Marianka 3 menit yang lalu
cuma ada 3 polisi yang bener di negeri ini: Hoegeng, patung polisi dan polisi 
tidur .

Unknown 2 menit yang lalu
Bah, ini mah laporan yang masuk bakalan dianggap 'liwat' aja, hilang ditelan 
masa, ngelapor sih ngelapor, tp tindak lanjutnya ... "ya nanti dulu" sampai 
lupa ...
Kemungkinan juga yang jadi Satpam sok mentang2 security juga ngomong keras, 
makanya dia mencak2 begitu, gak mungkin kl ngomong baik2 orang ngluarin pistol, 
apalagi sampe ngelepas tembakan, kecuali udah stress or ga waras

Setyo 6 menit yang lalu
Harusnya mantan pejabat/perwira tinggi bisa menjadi contoh dilingkungannya, 
bukannya malah bikin resah..........bikin rusak nama korp aja (walau udah 
pensiun)......semoga Polisi tetap berani memproses kasus ini,...............

F 12 menit yang lalu
emang polisi sama bekas polisi bisa semena-mena di negri ini, dan arogan, 
beraniya pake senjata.... coba sekali2 polisi duel tanpa senjata pasti deh loyo 
ama gendutnya...

Honeysmile 13 menit yang lalu
mantan kapolda masih arogan...?!!!, seandainya dia masih kapolda satpam itu 
diseret ke kantor polisi divermak disana...tetapi yang mermak bukan kapolda nya 
tetapi anak buahnya.. sehingga kalo dituntut yang disalahkan anak buahnya... 
itulah potret para penguasa... di indonesia... bikin aturan sendiri dilanggar 
sendiri...???!

Anggi Jefry 22 menit yang lalu
kalo saya melihat dari sisi lain mungkin cara menegur petugas keamanan komplek 
kurang sopan, atau malah teralu arogan, sehingga menjatuhkan harga diri mantan 
Kapolda tsb. (arogan ketemu arogan ) dan saya rasa sangant wajar jika harga 
diri seseorang dijatuhkan di depan para tamu dan kemudian marah ... tapi saya 
tidak sependapat juga jika mengeluarkan pistol lalu menembak2 kannya dan 
mengancam orang lain ..
semoga kita jadikan pelajaran, dan semoga dibenahi lagi cara peneguran petugas 
keamana terhadap orang2 yang tidak lain warga komplek itu sendiri terutama jika 
dihadapan tamunya.
dan juga semoga jadi pelajaran bagi intitusi POLRI agar dapat menegakan Hukum 
sesuai dengan keadilan masyarakat.

Dian 22 menit yang lalu
itulah indonesia raya...!!!

BAGUS 23 menit yang lalu
Individu yang seperti ini seharusnya diberangus. Dia tidak hanya melanggar 
hukum , tetapi juga merupakan ancaman serius bagi masyarakat. Lalu apa bedanya 
orang ini dengan PREMAN? Kalau POLRI berniat membuat citra yang baik. Delik 
semacam ini harus dengan segera diproses hukum. Sekaligus juga untuk memberikan 
efek jera dan contoh kepada siapa pun yang melakukan hal serupa

Kirim email ke