Sirsak mampu menghancurkan sel-sel kanker 
28 Januari 2012 
Sutji Suryatie
 
Pohon sirsak dapat digunakan sebagai antikanker. (istimewa)

  Pemanfaatan buah sirsak sebagai obat-obatan sebenarnya bukan merupakan suatu 
hal yang baru di Indonesia. Secara turun temurun sirsak telah digunakan oleh 
sebagian masyarakat Indonesia untuk mengobati beberapa penyakit. 
Jakarta (ANTARA News) - Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun dan batang 
sirsak mampu menyerang dan menghancurkan sel-sel kanker, demikian hasil 
penelitian tentang khasiat sirsak sebagai antitumor dan antikanker yang 
dilakukan The National Cancer Institute tahun 1976.

Pemanfaatan buah sirsak sebagai obat-obatan sebenarnya bukan merupakan suatu 
hal yang baru di Indonesia. Secara turun temurun sirsak telah digunakan oleh 
sebagian masyarakat Indonesia untuk mengobati beberapa penyakit.

Masyarakat di daerah Sunda (Jawa Barat) misalnya, menggunakana buah sirsak yang 
masih muda untuk obat penurun tekanan darah tinggi, sedangkan masyarakat Aceh 
menggunakan buah sirsak sebagai obat penyakit hepatitis dan daunnya untuk 
mengobati sakit batuk. Sementara di daerah Sulawesi Selatan, daun sirsak bisa 
digunakan untuk penurun panas. Bahkan saat ini sudah ada dokter dan para 
herbalis yang meresepkan daun sirsak untuk mengatasi beberapa penyakit .

Tidak hanya di dalam negeri, di banyak negarapun sirsak tidak hanya 
dimanfaatkan sebagai bahan pangan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk obat 
dan pestisida alami.

Lina Merdiana, peraih penghargaan Traditional Medicine Award pada 2002 dari 
Forum Sarjana Award (FORSA) dan juga Juwita Ratnasari, sarjana pertanian IPB 
dengan program studi hortikultura, yang kini tengah melanjutkan studi pasca 
sarjana itu mencermati banyaknya khasiat akan tanaman sirsak baik dari mulai 
daun, batang hingga buahnya yang sangat beragam dari 

tanaman buah hingga tanaman obat dengan menuangkan di bukunya berjudul : 
"Ramuan dan Khasiat Sirsak". Buku ini karya keempat Lina, sebelumnya berjudul 
"Mencegah dan Mengobati Kanker Pada Wanita; Ramuan dan Menu Untuk Meningkatkan 
Gairah Sekseual; dan Ramuan Tradisional untuk Kesuburan Suami Istri", yang 
diterbitkan oleh Penebar Swadaya.

Lina dan Juwita mengupas secara gamblang tentang manfaat dan kegunaan tanaman 
sirsak, di mana untuk buahnya dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan. 

Di Indonesia buah sirsak bisa dibuat dodol, sedangkan di Filipina buah sirsak 
muda beserta bijinya yang masih lunak dapat digunakan sebagai sayuran, 
sementara suku Indian di Amerika Serikat selama berabad-abad telah menggunakan 
berbagai bagian dari pohon sirsak termasuk daun, kulit dan akar, buah serta 
bijinya untuk obat penyakit jantung, asma, gangguan hati dan arthritis.

Obat dan pestisida alami 

Dalam sistematika tumbuhan (taksonomi), menurut penulis, tanaman sirsak 
diklasifikasikan sebagai anggota famili Annonacea dengan nama ilmiah 
A.macrocarpa, A.bonplandiana, A.Cearensi dan Guanabanus muricatus. Tanaman 
sirsak ini berkerabat dekat dengan srikaya.

Tanamana tropis yang buahnya memiliki aroma dan rasa khas ini, di berbagai 
negara dikenal dengan nama thurian thet (Thailand), guayabano (Filipina), 
graviola (Brazil), guanabana (Spanyol) dan stachelannone (Jerman) serta dalam 
bahasa Inggris disebut soursop karena rasanya yang manis keasaman.

Sirsak selain sebagai bahan pangan , juga bisa dimanfaatkan untuk obat dan 
pestisida alami. Mengkonsumsi 100 gram daging sirsak dapat memenuhi 13 persen 
kebutuhan serat pangan harian. Buah yang kaya senyawa fitokimia itu , selain 
dapat meningkatkan selera makan juga untuk pengobatan nyeri pinggang, penyakit 
wasir (ambeien) dan juga batu empedu, menurut Lina, yang membuka klinik 
pengobatan alternatif di beberapa kota besar seperti Jakarta, Wonogiri, Solo 
dan Yogyakarta itu.

Selain kandungan air, zat gizi yang terbanyak dalam sirsak adalah karbohidrat, 
salah satunya adalah gula pereduksi (glukosa dan fruktosa) dengan kadar 81,9 - 
93,6 persen dari kandungan gula total.

Vitamin yang paling dominan adalah vitamin C sekitar 20 miligram per 100 gram 
daging buah sirsak, sementara kandungan lemaknya sangat sedikit hanya 
0,3g/100g. Selain kaya serat pangan (dietary fiber) yakni mencapai 3,3 g/100g 
daging buah, yang dibutuhkan dalam proses pencernaan, juga kadar sodium 
(natrium) rendah hanya 14 mg/100 gram, tetapi tinggi potasium (kalium) yakni 
278 mg/100gram. Perbandingan yang tinggi ini, penulis menuturkan sangat baik 
untuk pencegahan penyakit hipertensi.

Daun hingga akar

Menurut Juwita, yang juga telah menulis berbagai buku "Galeri Tanaman Hias 
Daun, Galeri Tanaman Hias bunga dan Kuliah 

Kelas Bisnis Lancar " itu, dari daun hingga akar tanaman sirsak, semua 
berkhasiat untuk obat. Daun sirsak banyak mengandung zat antara lain 
annocatacin, annocatalin, annohexocin, annonacin dan gigantetronin. Secara 
tradisional biasa digunakan antara lain untuk mengobati abses, asma, bronkitis, 
batuk, diabetes, demam, gangguan empedu, jantung hipertensi, gangguan 
pencernaan , reumatik hingga tumor.

Sementara bunganya juga bisa untuk obat engobatan bronkitis dan batuk, 
sementara buahnya untuk obat diare, maag, disentri, demam, flu dan menjaga 
stamina. Sedangkan bijinya untuk mengobati parasit kulit, sebagai obat cacing 
dan sudah banyak digunakan untuk insektisida. 

Kulit batang pohon sirsak antara lain mengandung atherosperimne, murin dan 
solamine, yang biasa digunakan untuk pengobatan asma, batuk, hipertensi dan 
obat penenang serta kejang. Sedangkan akarnya paling banyak mengandung zat 
diantaranya annocotacin, annomontacin , muricatin serta reticulatacin. Akar 
sirsak ini bisa untuk obat penenang dan mengobat kejang-kejang serta dabetis. 
Khusus diabetis yang digunakan adalah kulit akarnya.

Dalam bukunya yang sudah memasuki cetakan ke enam selama 2011 itu, baik Lina 
maupun Juwita mengupas secara gamblang tentang manfaat dari tanaman sirsak, 
hingga cara-cara menanam dan merawat tanaman serta pemaparan sejumlah ramuan 
herbal, tehnik meramu dan cara penggunaannya.

(S004)

Editor: Ella Syafputri
http://www.antaranews.com/berita/294840/sirsak-mampu-menghancurkan-sel-sel-kanker

Kirim email ke