http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/02/03/ArticleHtmls/ROSA-BICARAKAN-SETORAN-KE-ANGIE-MENTERI-JOYO-03022012001006.shtml?Mode=0
ROSA BICARAKAN SETORAN KE ANGIE, MENTERI & JOYO
JAKARTA
Gerhana dijadwalkan menjadi saksi sidang perkara Nazar hari ini.
Gerhana Sianipar, Direktur Utama PT Exatech Technology Utama, anak usaha Grup
Permai milik M.Nazaruddin, mengaku pernah melakukan percakapan dengan Mindo
Rosalina Manulang tentang setoran kepada sejumlah orang dalam kasus suap Wisma
Atlet. Pengakuan itu disebutkan dalam dokumen yang diperoleh Tempo.
Hari ini Nazaruddin, yang menjadi terdakwa kasus Wisma Atlet, akan menjalani
sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Beberapa saksi kunci
dijadwalkan bakal dihadirkan.
“Gerhana salah satunya,“ kata pengacara Nazar, Junimart Girsang, kemarin.
Selain itu, akan hadir saksi Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (nonaktif)
Wafid Muharam.
Dalam dokumen percakapan via BlackBerry Messenger itu tertulis, Rosa menyatakan
kepada Gerhana bahwa perusahaan mereka telah mengalirkan uang komisi proyek
Wisma Atlet kepada orang yang disebut sebagai Menteri, Joyo, dan Angie. Menteri
yang dimaksud oleh Rosa diduga Andi Mallarangeng, Menteri Pemuda dan Olahraga.
Adapun Joyo diduga Kepala Badan Pertanahan Nasional Joyo Winoto dan Angie
adalah politikus Demokrat, Angelina Sondakh.
Dokumen itu juga menyebutkan Gerhana mengaku diminta Rosa membuat pengajuan kas
Rp 2 miliar. “Nak, ajukan kas untuk artis,“ kata Rosa. Artis yang ia maksud
adalah Angie. Menurut Gerhana, kas yang diminta Rosa itu akan diserahkan ke DPR
via Angelina Sondakh.
Joyo Winoto hanya tersenyum ketika ditanya ihwal ini di kantornya di Kebayoran
Baru, Jakarta, kemarin.
Dalam beberapa kesempatan, Angie juga membantah tudingan terlibat dalam kasus
ini. Menteri Andi pun menampik. “Itu tidak benar,“ katanya.
Muhammad Iskandar, pengacara Rosa, menyatakan percakapan itu benar ada.
“Soal ada uang atau tidak, Rosa tak tahu,“ katanya.
PRIHANDOKO | ARYANI KRISTANTI | IRA GUSLINA | ISMA SAVITRI | SUNUDYANTORO
[Non-text portions of this message have been removed]