Hukum
Bubarkan Semua Ormas Pengguna Kekerasan
Imam Prihadiyoko | Wisnu Nugroho

JAKARTA, KOMPAS.com Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Kebangsaan 
Santosa Arief Prihandoyo di Jakarta, Selasa (14/2/2012), menilai, pelaku 
kekerasan bukan hanya FPI. Karenanya, semua ormas pengguna kekerasan harus 
dibubarkan juga.

kita harus jujur mengakui, banyak ormas, bahkan kelompok warga, yang lebih 
senang menyelesaikan persoalan dengan kekerasan.

"Apa pun ormasnya harus sama di depan hukum. Saat ini, kita harus jujur 
mengakui, banyak ormas, bahkan kelompok warga, yang lebih senang menyelesaikan 
persoalan dengan kekerasan," ujar Arief.

Oleh karena itu, penolakan terhadap FPI yang dianggap sebagai pelaku kekerasan 
tidak boleh berhenti sekadar slogan. Penghentian kekerasan harus dilakukan 
semua pihak dan tuntutan pembubaran juga harus dilakukan kepada semua ormas 
yang menggunakan kekerasan.

Tentang maraknya warga yang senang menggunakan kekerasan, menurut Arief, hal 
itu bisa jadi peringatan bagi penyelenggara negara. "Ada yang tidak beres dalam 
proses berbangsa dan bernegara," ujarnya.

"Kita melihat bagaimana ormas bentrok dengan ormas. Kalah pilkada langsung 
menyerang pihak yang menang. Artinya, konflik horizontal sudah ada di depan 
mata. Pemerintah harusnya lebih waspada," ujarnya.

Kirim email ke